Kajian Bruguiera gymnorrhiza (Tumbuhan Tancang) Di Kawasan Mangrove Muara Aluh-Aluh Sebagai Bahan Pengayaan Konsep Keanekaragaman Hayati Di SMA Dalam Bentuk Booklet

Authors

  • Patimah Patimah Universitas Lambung Mangkurat
  • Hardiansyah Hardiansyah Universitas Lambung Mangkurat
  • Noorhidayati Noorhidayati Universitas Nahdlatul Ulama Lampung

DOI:

https://doi.org/10.55784/jupeis.Vol1.Iss3.136

Keywords:

Tumbuhan tancang, Mangrove, Keanekaragaman hayati, Booklet

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan tumbuhan Tancang (Bruguiera gymnorrhiza) di kawasan mangrove muara Aluh-aluh (2) Mendeskripsikan hasil validitas bahan ajar booklet yang dikembangkan tentang Tumbuhan Tancang (Bruguiera gymnorrhiza) di kawasan mangrove muara Aluh-aluh (3) Mendeskripsikan hasil uji keterbacaan bahan ajar booklet yang dikembangkan tentang Tumbuhan Tancang (Bruguiera gymnorrhiza) di kawasan mangrove muara Aluh-aluh. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan transek kuadran dan penelitian pengembangan dengan model Borg and Gall dalam Sugiyono. Hasil penelitian menunjukkan (1) Tumbuhan Tancang (Bruguiera gymnorrhiza) memiliki tipe akar lutut, batang memiliki lentisel, dan daun yang berwarna hijau dengan permukaan yang licin serta mengkilap, tebal seperti kulit, berbentuk elips hingga lanset. Bunga berwarna orange hingga merah, terletak di ketiak daun dengan daun kelopak dan mahkota yang masing-masing berjumlah 10-14. Buah Bruguiera gymnorrhiza melingkar spiral, berbentuk bundar melintang dengan panjang 2-2,5 cm. (2) Bahan ajar booklet yang dikembangkan mendapatkan kategori valid dengan skor 3,50 sehingga dapat digunakan sebagai bahan pengayaan konsep Keanekaragaman Hayati di SMA. (3) Hasil uji keterbacaan oleh siswa mendapatkan skor 90,83% dengan kategori sangat baik dan layak untuk digunakan sebagai bahan pengayaan konsep Keanekaragaman Hayati di SMA

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, I. (2014). Pengembangan Kurikulum, Teori & Praktik. Jakarta: Rajawali Pers.

Borg, W.R., & Gall, M.D. Gall. (1989). Educational Research: An Introduction Fifth Edition. New York: Longman.

BPS Kabupaten Banjar. (2018). Kecamatan Dalam Angka. BPS Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar.

Duke, N.C., & James, A. (2006). Bruguiera gymnorrhiza (large-leafed mangrove). Species Profiles for Pacific Island Agroforestry. Ver 2.I. www.traditionaltree.org.

Fadli, R., et al. (2017). Pengembangan Kamus Berbasis Sistem Operasi Telepon Pintar Pada Materi Biologi SMA Kelas XI. Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA. 8 (2): 10-17.

Hastarini, E., et al. (2014). Karakteristik Udang Kupas Vannamei Dengan Penambahan Edible Coating Berbahan Kitosan dan Ekstrak Lindur (Bruguiera gymnorrhiza) Selama Penyimpanan. Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan.

Istifarida, B., et al. (2017). Pengembangan E-Book Berbasis Problem Based Learning-Gis Untuk Meningkatkan Kecakapan Berfikir Keruangan Pada Siswa Kelas X SMAN 1 Sragen 2016/2017. Jurnal GeoEco, 3(2): 133- 144.

Majid, A. (2010). Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Noor, Y.R. et al. (2006). Panduan Pengenalan Mangrove di Indonesia. Wetland Internasional – Indonesia Programme. Bogor.

Nugroho, S., et al. (2012). Pembelajaran IPA dengan Metode Inkuiri Terbimbing Menggunakan Laboratorium Rill dan Virtuil Ditinjau dari Kemampuan Memori dan Gaya Belajar Siswa. Jurnal Inkuiri, (1)3: 235-244.

Panjaitan, R.G.P., et al. (2016). Pengembangan Media E-Comic Bilingual Sub Materi Saluran Dan Kelenjar Pencernaan. Unnes Science Education Journal, 5(3): 1379-1387.

Paramita, R., et al. (2018). Pengembangan Booklet Hasil Inventarisasi Tumbuhan Obat Sebagai Media Pembelajaran Pada Materi Manfaat Keanekaragaman Hayati. (JIPI) Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA, 2(2), 83-88.

Paul. (2013). Bruguiera gymnorrhiza. Diakses melalui 30 November 2020 melalui http://www.mangrove.at/bruguie-gymnorrhiza-large-leafed-orange-mangrove.html.

Prabowo, S.A. & Firdaus, F. (2016). Pengaruh Persepsi Tentang Pelaksanaan Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Ikip Pgri Madiun. In Prosiding Seminar Nasional “Optimalisasi Active Learning dan Character Building dalam Meningkatkan Daya Saing Bangsa di Era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)” (pp. 29-34). Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Prodi Bimbingan dan Konseling.

Prastowo, A. (2013). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Jogjakarta: DIVA Press.

Rohmad, A.S., & Sriyanto. (2013). Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Eksplorasi, Elaborasi, dan Konfirmasi (EEK) Serta Kebencanaan Sebagai Bahan Ajar Mata Pelajaran Geografi SMA/MA Di Kabupaten Rembang. Semarang: Universitas Semarang.

Rahmatih, A.N., et al. (2017). Pengembangan Booklet Berdasarkan Kajian Potensi dan Masalah Lokal Sebagai Suplemen Bahan Ajar SMK Pertanian. Journal of Innovative Science Education, 6(2), 162 - 169.

Rosulva, I. (2014). Aplikasi Edible Coating Berbasis Kitosan dan Ekstrak Lindur (Bruguiera gymnorrhiza) pada Udang Kupas. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Roymond S. Simamora. (2009). Buku Ajar Pendidikan Dalam Keperawatan. Jakarta: EGC.

Steenis, C.G.G.J.V. (2013). Flora. Jakarta: Pradnya Paramita.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian dan Pengembangan: Research and Development. Bandung: Alfabeta.

Utami, W.F. (2016). Pengembangan Media Booklet Teknik Kaitan Untuk Peserta Didik Kelas X SMKN 1 Saptosari Gunung Kindul. Skripsi Universitas Negeri Yogyakarta. Diakses Pada 30 Oktober 2020 melalui www.eprints.uny.ac.id/55023.

Downloads

Published

2022-07-01