Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Di Kelurahan Rejomulyo Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun

Authors

  • Leo Eladisa Ganjari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
  • Christianto Adhy Nugroho Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
  • Agus Purwanto Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
  • Antonius Budiawan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
  • Levi Puradewa Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v4i3.1359

Keywords:

Ketahanan pangan, Kota Madiun, Pupuk organik cair

Abstract

Masyarakat Kelurahan Rejomulyo Kota Madiun saat ini sedang melaksanakan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L), yaitu kegiatan penanaman tanaman pangan di lahan pekarangan rumah masing-masing. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah bagaimana memanfaatkan sumber daya lingkungan sekitar untuk menyediakan pupuk yang murah dan alami. Dalam proses komunikasi dengan mitra, diketahui bahwa ketersediaan pupuk organik yang terjangkau menjadi kendala penting dalam mendukung program ketahanan pangan melalui budidaya tanaman pangan. Sebagai solusi, diusulkan pembuatan pupuk organik dengan memanfaatkan potensi sumber daya yang ada di Kelurahan Rejomulyo. Harapannya, wilayah ini dapat berkembang menjadi desa mandiri pupuk organik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan meliputi pembuatan pupuk organik cair dan padat dengan menggunakan bahan tunggal berupa kotoran hewan (kohe) kambing. Hasil kuesioner mengenai pemahaman pembuatan pupuk organik cair berbahan kohe kambing menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra dengan rata-rata skor sebesar 9,34%, yaitu dari skor 81,07 sebelum pelatihan menjadi 90,41 setelah pelatihan. Peningkatan ini mengindikasikan bahwa terdapat pengetahuan baru yang diperoleh mitra, sehingga menambah wawasan sekaligus keterampilan mereka dalam mengolah pupuk organik cair.

References

Badan Ketahanan Pangan. (2021). Petunjuk teknis bantuan pemerintah kegiatan pekarangan pangan lestari (P2L) tahun 2021. Jakarta: Kementerian Pertanian.

Laura, A. T. (2021). Pembuatan pupuk organik dari kotoran kambing. Proceedings UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 1(50), 44–51.

Murbandono, L. (1990). Membuat kompos. Jakarta: Penebar Swadaya.

Saleh, M., & Rosalin, Z. (2017). Pelatihan pembuatan pupuk kompos berbahan dasar daun bambu bagi masyarakat di Desa Tanete Kecamatan Simbang Kabupaten Maros. Prosiding Seminar Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat (SNP2M) 2017, 76–78.

Setyorini, D., Saraswati, R., & Anwar, E. K. (2006). Kompos. Dalam Pupuk organik dan hayati. Jakarta: BBSDLP-Badan Litbang Pertanian

Downloads

Published

2025-09-05