Peningkatan Pengetahuan Remaja Tentang Pencegahan Anemia Melalui Edukasi Di Sekolah Menengah Atas Khadijah Pesawaran

Authors

  • Indah Budiarti Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang
  • Monica Dara Delia Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang
  • Riska Nur Suci Ayu Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

DOI:

https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v4i3.1785

Keywords:

Anemia, Remaja, TTD

Abstract

Remaja putri merupakan pionir yang berpengaruh terhadap faktor kesehatan Wanita Usia Subur (WUS). Peran remaja putri sangat strategis dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan anemia. Namun, para remaja putri umumnya kurang mengetahui pentingnya konsumsi makanan tinggi zat besi dan Tablet Tambah Darah (TTD). Hal ini dapat memicu terjadinya anemia pada remaja putri. Dengan adanya program perbaikan gizi masyarakat, salah satunya pemberian TTD, membuat remaja putri perlu mengkonsumsi TTD. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh dosen dari Poltekkes Tanjungkarang, dengan sasaran remaja  yang bertempat di SMA Khadijah Pesawaran. Penyuluhan dilakukan sebagai upaya edukatif untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta membentuk perilaku hidup sehat remaja dengan mencegah anemia. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, diskusi interaktif, tanya jawab, demonstrasi cata minum tablet tambah darah.. Materi yang diberikan mencakup informasi tentang pentingnya mencegah anemia dengan tablet tambah darah.. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran peserta terhadap pentingnya mencegah anemia. Edukasi kesehatan yang diberikan memberikan dampak nyata dalam mendorong perubahan sikap dan perilaku yang lebih sehat pada kelompok sasaran. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata institusi pendidikan dalam mendukung program transformasi kesehatan nasional melalui pendekatan promotif dan preventif.

References

Dewi, N. P., Susanti, I. A., & Laksmi, N. M. (2023). Efektivitas edukasi berbasis Health Belief Model terhadap kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 11(2), 45–55. https://doi.org/10.20473/jpk.V11.I2.2023.45-55

Handayani, F., & Pratiwi, Y. (2022). Efektivitas metode partisipatif (PLA) dalam peningkatan pengetahuan kesehatan menstruasi pada remaja. Jurnal Pendidikan Kesehatan Indonesia, 8(1), 34–42. https://doi.org/10.31290/jpki.v8i1.1234

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Hasil Utama Riskesdas 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kumalasari, M. L., Lestari, R. A., & Putri, A. P. (2019). Hubungan asupan zat besi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 1 Gombong. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 11(1), 34–41. https://doi.org/10.14710/jgk.11.1.34-41

Lestari, M., & Yuliana, R. (2023). Strategi promosi kesehatan berbasis difusi inovasi untuk peningkatan konsumsi tablet tambah darah. Jurnal Kesehatan Reproduksi Remaja, 4(1), 17–25. https://doi.org/10.31294/jkrr.v4i1.2345

Martini, S. (2016). Peran gizi dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan dan dampaknya terhadap kesehatan jangka panjang. Jurnal Gizi Indonesia, 4(2), 59–66. https://doi.org/10.31227/jgi.v4i2.2016

Mularsih, S. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi tablet tambah darah. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 8(1), 12–18. https://doi.org/10.31227/jkr.v8i1.2017

Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku (Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Sari, D. A., & Astuti, R. T. (2022). Penerapan teori kognitif sosial untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat, 6(3), 210–219. https://doi.org/10.31294/jkkm.v6i3.3456

Sugiharti, R. (2021). Dampak anemia pada remaja putri terhadap kesehatan ibu dan anak di masa depan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(3), 180–188. https://doi.org/10.26553/jikm.v12i3.2021.

Downloads

Published

2025-09-07