Pemberdayaan Remaja IPNU-IPPNU Sebagai Kader Anti-Bullying Untuk Mencegah Perundungan Anak
DOI:
https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v4i3.1795Keywords:
Kader anti-bullying, IPNU-IPPNU, Perundungan, RemajaAbstract
Kegiatan pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk menjadikan para remaja IPNU-IPPNU ranting Buaran Kota Pekalongans sebagai kader anti-bullying yang bisa menjadi perwakilan remaja yang berdaya di dalam masyarakat. Kegiatan ini diawali dengan memberikan pendampingan dan pembekalan bagi para remaja IPNU-IPPNU kelurahan Buaran Kota Pekalongan tentang bahaya bullying dan upaya pencegahannya. Setelah kegiatan pembekalan ini, para remaja IPNU-IPPNU ranting Buaran juga dibekali materi tentang cara pembuatan konten video yang digunakan untuk mengkampanyekan gerakan anti bullying. Setelah video content selesai dibuat, para remaja IPNU-IPPNU mulai bergerak untuk mensosialisasikan pesan anti bullying pada anak-anak dan remaja di sekitar kelurahan Buaran Kota Pekalongan. Sosialisasi dan kampanye pesan anti bullying ini dilakukan secara online dan offline. Kampanye secara online dilakukan dengan berbagi konten video yang sudah dibuat melalui berbagai laman media sosial, seperti Instagram, TikTok, Whatsapp, YouTube dan juga Thread. Adapun kampanye secara offline dilakukan dengan mendatangi beberapa lembaga Pendidikan non-formal, seperti Taman Pendidikan Alqur’an (TPA) dan lembaga bimbingan belajar yang berada di sekitar Kelurahan Buaran Kota Pekalongan.
References
Ardiana, O. D., Narindra, R. A., Syah, A. Z., & Prasetyo, D. H. (2024). Pengaruh Media Sosial Terhadap Terungkapnya Kasus Bullying di SMA Binus Serpong. 2(3), 224–232. https://doi.org/10.5281/zenodo.11652674
Aufa, M., Aliyah, F. S., Fachrizasalim, E. M., & Zulfahmi, M. N. (2025). Strategi Pencegahan Bullying di Lingkungan Kampus Melalui Penggunaan Media Sosial. Jurnal Nakula : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial, 3(1), 262–269. https://doi.org/10.61132/nakula.v3i1.1509
Bryn, S. (2011). Stop bullying now! A federal campaign for bullying prevention and intervention. Journal of School Violence, 10(2), 213–219. https://doi.org/10.1080/15388220.2011.557313
Grahani, F. O., Zuroida, A., & Dhei, B. (2020). Pemberdayaan Kader OSIS Sebagai Bentuk Preventif Bullying pada Remaja di Sekolah (Vol. 3). www.kpai.go.id
Junita, N., & Hafnidar, H. (2022). Establishment of a Community to Protect Violence in Children and Implementation of Activities. Gotong Royong: Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat (J-P3KM), 1(2), 37–42. https://jp3km.jurnalp3k.com/index.php/j-p3km
Kambau, R. A., Kadir, N. A., Mutmainnah, M., Jamilah, J., & Rahman, A. (2016). Panduan Implementasi Service-Learning di UIN Alauddin Makassar. Nur Khairunnisa Press. http://litapdimas.kemenag.go.id/publication
Musa, N., Ibrahim, D. H. A., Abdullah, J., Saee, S., Ramli, F., Mat, A. R., & Khiri, M. J. A. (2017). A methodology for implementation of service learning in higher education institution: A case study from faculty of computer science and information technology, UNIMAS. Journal of Telecommunication, Electronic and Computer Engineering (JTEC), 9(2-10), 101-109.









