Inovasi Pemanfaatan Sumber Daya Lokal Dalam Penanggulangan Stunting Melalui Pengolahan Daun Kelor dan Sargassum Sebagai Pangan Tambahan

Authors

  • Hartati Universitas Nggusuwaru
  • Wahyuni Universitas Nggusuwaru
  • Nikman Azmin Universitas Nggusuwaru
  • ST. Nurbayan Universitas Nggusuwaru
  • Fahruddin Universitas Nggusuwaru

DOI:

https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v4i3.1847

Keywords:

Daun kelor, Desa Wilamaci, Pemberdayaan masyarakat, Sargassum, Stunting

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi kronis yang menghambat kualitas sumber daya manusia di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bima, sehingga diperlukan upaya penanggulangan berbasis potensi lokal yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman gizi dan keterampilan masyarakat Desa Wilamaci melalui pemanfaatan daun kelor (Moringa oleifera) dan rumput laut Sargassum sebagai pangan tambahan untuk pencegahan stunting. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi sederhana, pendampingan, serta evaluasi keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat, dimana 90% responden menilai sosialisasi sangat baik/baik, serta peningkatan keterampilan pengolahan pangan lokal, di mana 90% masyarakat puas hingga sangat puas pada tahap pelatihan. Selain itu, aspek pendampingan memperoleh apresiasi tertinggi dengan 65% sangat puas, sedangkan keberlanjutan program mendapat dukungan positif dari 85% responden. Kesimpulannya, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran gizi, keterampilan pengolahan pangan lokal, serta mendorong terbentuknya kelompok usaha desa berbasis kelor dan Sargassum, sehingga berpotensi menjadi model pengabdian berkelanjutan dalam penanggulangan stunting.

References

Anah, L., Athi’Hidayati, S. S., Sy, M., Haryanti, P., Sy, S., Sy, M., ... & Masruroh, S. A. (2020). Modernisasi pengolahan pangan lokal hasil potensi desa kromong dan rancangan strategi pemasarannya. Abidumasy, 1(1), 42-48.

Chambers, R. (2020). Whose Reality Counts? Putting the First Last. Intermediate Technology Publications.

Fitriani, N., Sari, R., & Pratiwi, D. (2020). Penerapan teknologi tepat guna dalam pengolahan pangan lokal. Jurnal Pangan dan Gizi, 15(2), 55–64.

Firdaus, F., Ahmad, S., Akhyar, A., & Haeril, H. (2024). Efektivitas Program Kesehatan Berbasis Masyarakat untuk Mengurangi Prevalensi Stunting di Kabupaten Bima. JURNAL SYNTAX IMPERATIF: Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 5(3), 366-376.

Hidayati, N., Rahayu, E., & Puspitasari, W. (2020). Inovasi pangan lokal berbasis komunitas dalam peningkatan ketahanan pangan desa. Jurnal Ketahanan Pangan, 8(1), 21–34.

Ina, Y. T., Sirappa, I. P., & Saragih, E. C. (2024). Pemanfaatan Tepung Kelor Dan Tepung Hati Ayam Melalui Diversifikasi Produk Kambambang Sebagai Upaya Pencegahan Stunting. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 8(6), 6179-6191.

Komariah, N., Farid, M., Akbar, R., Ababil, A., Abdillah, M., Nilasari, N., ... & Azmin, N. (2023). Kearifan Lokal Masyarakat Dalam Pemanfaatan Tumbuhan Obat Tradisional Di Wisata Air Terjun. JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan, 2(1), 33-44.

Kharisna, D., Arfina, A., Febtrina, R., Yanti, S., Natalia, C., & Safitri, D. (2024). Puding Daun Kelor Sebagai Alternatif Pemberian Makanan Tambahan (Pmt) Pada Anak Untuk Pencegahan Stunting. JDISTIRA-Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat, 4(1), 50-59.

Novianti, S., & Arisandi, A. (2021). Analisis Kosentrasi Kadar Lemak, Protein, Serat Dan Karbohidrat Alga Coklat (Sargassum Crassifolium) Pada Lokasi Yang Berbeda. Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan, 2(1), 32-38.

Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.

Prasetya, LKB (2024). Tantangan Menuju Prevalensi Stunting 14%: Mengapa Penurunan Prevalensi Stunting Dalam 2 Tahun Terakhir (Tahun 2021 Dan 2022) Sangat Kecil Di Indonesia?. Jurnal Keluarga Berencana , 1-7.

Pawestri, S., Anam, S., Sandralina, M., Mardiana, M., & Wahyudi, W. (2024). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Kertasari, Kepulauan Sumbawa Besar melalui Pengembangan Produk Pangan Berbasis Rumput Laut. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, 4(6).

Rubianti, I., Azmin, N., & Nasir, M. (2022). Analisis Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Daun Golka (Ageratum conyziodes) Sebagai Tumbuhan Obat Tradisional Masyarakat Bima. JUSTER: Jurnal Sains dan terapan, 1(2), 7-12.

Rogers, E.M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). Free Press.

Simanjuntak, R., Sitorus, S., & Marbun, D. (2021). Pendampingan gizi masyarakat dalam pencegahan stunting. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(3), 134–141.

Setiawan, AS, Budiarto, A., & Indriyanti, R. (2023). Perilaku makan remaja putri di negara-negara dengan prevalensi stunting balita yang tinggi: tinjauan sistematis. Frontiers in Psychology , 14 , 1228413.

Suhaemi, Z. Z. S., Zahmi, A., Safaria, S., Kom, S., Kom, M., Mayuasti, M., & Firdaus, F. (2024). Implementasi Inovasi Olahan Pangan Yang Menggunakan Daun Kelor Guna Meningkatkan Massa Tubuh Balita Stunting Dan Literasi Gizi Secara Digital. Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 7(1), 53-61.

Yani, DI, Rahayuwati, L., Sari, CWM, Komariah, M., & Fauziah, SR (2023). Karakteristik rumah tangga keluarga dan stunting: tinjauan pelingkupan terkini. Nutrisi , 15 (1), 233.

Zimmerman, M.A. (2000). Empowerment theory. In J. Rappaport & E. Seidman (Eds.), Handbook of Community Psychology (pp. 43–63). Springer Science & Business Media.

Downloads

Published

2025-09-30