Minyak Gosok (Paceng-Paceng) Dari Limbah Daun Pala Dan Cengkeh
DOI:
https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v4i3.1920Keywords:
Antiinflamasi, Minyak gosok paceng-paceng, Daun cengkeh, Daun pala, RelaksasiAbstract
Maluku Utara memiliki potensi hasil bumi berupa daun pala dan daun cengkeh yang selama ini hanya dianggap sebagai limbah dan belum dimanfaatkan. Kedua jenis daun ini mengandung senyawa aktif yang bermanfaat seperti eugenol berfungsi sebagai antiseptik dan anestetik lokal, sedangkan myristicin memberikan efek relaksasi dan analgesik sehingga berpotensi diolah menjadi produk bernilai guna. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di Desa Gufasa melalui sosialisasi dan pelatihan pembuatan minyak gosok (Paceng-Paceng) sebagai produk kesehatan sekaligus buah tangan khas daerah. Metode yang digunakan bersifat partisipatif, meliputi pre-test dan post-test, sosialisasi, pelatihan praktik, pendampingan, dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup manfaat daun pala dan cengkeh, teknik formulasi minyak gosok, pengemasan, serta strategi baik secara pemasaran digital maupun konvensional. Hasil diperoleh distribusi N-Gain score dengan nilai mean 0,76 dalam rentang kategori tinggi yang artinya adanya perbedaan nyata antara mean pre test dan mean post test yang menunjukkan peningkatan pengetahuan pada setiap responden setelah sosialisasi dan pelatihan pembuatan minyak gosok (paceng- paceng). Secara keseluruhan hasil persentase evektifitas N-Gain menunjukkan 77,02 % yakni program yang dilakukan ini efektif.
References
Fawwaz, M., ANurdiansyah, S., & Baits, M. (2017). Potensi Daun Pala (Myristica Fragrans Houtt) Sebagai Sumber Fenolik. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 4(1), 212–214.
Nur, A., Marwati, E., & Tjiroso, B. (2023). Pemanfaatan Potensi Alam Kota Rempah Melalui Pengolahan Minyak Atsiri Daging Buah Pala (Myristica Fragrans) Di Kelurahan Tanah Tinggi Barat Kota Ternate. Jurnal Abdi Insani , 10(4), 2235–2245.
Putra, R. A., Lestari, N., & Yuliani, S. (2022). Potensi minyak atsiri pala (Myristica fragrans) sebagai agen antijamur dan antidepresan ringan. Jurnal Farmasi Herbal Indonesia, 7(1), 33–41.
Sari, D. P., & Nurjanah, A. (2021). Aktivitas antibakteri dan antioksidan minyak atsiri cengkeh (Syzygium aromaticum). Jurnal Biologi dan Kesehatan, 9(2), 89–97.
Sururi, A. M., Maharani, D. K., & Wati, F. A. (2023). Potensi Senyawa Eugenol Dari Cengkeh (Syzygium aromaticum) Sebagai Inhibitor Protease HIV-1 (PR). UNESA Journal of Chemistry , 1(12), 26–30.
Wulandari, S. S., Nisrina, S., Asi, S. B., Sarah, S., Gresia, S., & Hakim, A. R. (2024). Review: Manfaat Biji Pala (Myristicae Semen) Sebagai Sumber Obat Tradisional. Sains Medisina, 2(5), 169–172.









