Analisis Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Daun Golka (Ageratum conyziodes) Sebagai Tumbuhan Obat Tradisional Masyarakat Bima

Authors

  • Irma Rubianti STKIP Bima
  • Nikman Azmin STKIP Bima
  • Muh Nasir STKIP Bima

DOI:

https://doi.org/10.55784/juster.v1i2.67

Keywords:

Skrining Fitokimia, Daun Golka, Masyarakat Bima

Abstract

Daun Golka (Ageratum conyziodes) adalah tanaman khas Daerah Bima yang  telah dipergunakan  secara  turun temurun oleh  masyarakat Bima (Suku Mbojo), tanaman golka biasanya digunakan sebagai obat seperti dioleskan kebagian tubuh atau kulit yang luka, adanya nyeri dengan memberikan sensasi gatal sebagai penanda bahwa obat tersebut bekerja sesuai dengan kepercayaan masyarakat, yang mampu menghilangkan  rasa  nyeri  pada area yang dioleskan setelah diberikan daun tanaman golka.Kandungan kimia yang terdapat dalam tumbuhan mengambil peran dalam memberi aktifitas farmakologi yang berbeda, sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan pemanfaatan daun tanaman golka sebagai  obat herbal selain antinyeri dengan melakukan analisis skrining fitokimia. Skrining fitokimia bertujuan memberikan gambaran umum tentang golongan senyawa yang terkandung dalam tanaman daun gatal meliputi pemeriksaan alkaloid, glikosida, steroid atau triterpenoid, saponin, flavonoid, polifenol, dan tanin. Sampel diambil dari masyarakat  lokal Bima. Ekstrak dibuat dengan mengekstraksi simplisia daun golka dengan pelarut etanol dan melakukan pengujian. Hasil uji skrining menunjukkan bahwa daun gatal golka mengandung senyawa golongan alkaloid, glikosida, steroid atau triterpenoid dan negatif untuk uji saponin, flavanoid, polifenol, dan tannin.

References

Arifin B, Ibrahim S (2018) Struktur, bioaktivitas dan antioksidan flavonoid. Jurnal Zarah 6: 21-29. doi: 10.31629/zarah.v6i1.313

Agustina. S., Ruslan dan Agrippina. W. 2016. Skrining Fitokimia Tanaman Obat Di Kabupaten Bima. Cakra Kimia (Indonesian E-Journal of Applied Chemistry) Volume 4, Nomor 1, hal 71-76.

Azmin, N., Nasir, M., Hartati, H., Ariyansyah, A., & Fahruddin, F. (2021, April). Traditional Medicinal Plants in Bima Communities: A Bacterial Activities Test and Phytochemicals. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 755, No. 1, p. 012067). IOP Publishing.

Azmin, N., Rahmawati, A., & Hidayatullah, M. E. (2019). Uji kandungan fitokimia dan etnobotani tumbuhan obat tradisional berbasis pengetahuan lokal di kecamatan Lambitu kabupaten Bima. Florea: J Biol Pembelajarannya, 6, 101-113.

Azmin, N., & Rahmawati, A. (2019). Skrining dan analisis fitokimia tumbuhan obat tradisional masyarakat kabupaten bima. Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI), 6(2), 259â-268.

Azmin, N., & Rahmawati, A. (2019). Inventarisasi Tumbuhan Obat Tradisional Di Kecamatan Wera Kabupaten Bima. ORYZA (JURNAL PENDIDIKAN BIOLOGI), 8(2), 34-39.

Azmin, N., & Rahmawati, A. (2018). Kearifan Lokal Dalam Pemanfaatan Tumbuhan Obat Tradisional Oleh Masyarakat Daerah Bima. In Prosiding Seminar Nasional II APPPI NTB (Vol. 1, No. 1).

Fitriah, Mappiratu, Prismawiryanti (2017) Uji aktivitas antibakteri ekstrak daun tanaman johar (Cassia siamea Lamk.) dari beberapa tingkat kepolaran pelarut. J Kovalen 3: 242-251.

Martiningsih, N. M., & Azmin, N. (2018). Inventarisasi berbagai jenis tumbuhan obat tradisional di kecamatan Wawo sebagai kearifan lokal masyarakat Bima. Oryza J Pendidik Biol, 7, 8-13.

Hidayatullah ME (2018) Potensi ekstrak etanol tumbuhan krinyuh (Chromolaena odorata) sebagai senyawa anti-bakteri. Hal. 1-6. The 7th University Research Colloqium 2018. Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta. 436-441 ISSN 2047-9189.

Situmorang TS, Sihombing ESR (2018) Kajian pemanfaatan tumbuhan obat pada masyarakat Suku Simalungun di Kecamatan Raya Desa Raya Bayu dan Raya Huluan Kabupaten Simalungun. BioLink 4: 112-120. doi: 10.31289/biolink.v4i2.971

Downloads

Published

2022-05-19