Peran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Dalam Mengurangi Pengangguran Di Provinsi Jawa Timur

Authors

  • Muhammad Farras Nasrida Universitas Palangka Raya
  • Anjelina Siburian Universitas Palangka Raya
  • Jetti Laoli Universitas Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.57218/jueb.v2i2.622

Keywords:

Pengangguran, Tingkat upah, UMKM

Abstract

Di era globalisasi saat ini, banyak sekali berbagai mcam jenis usaha yang dapat ditemukan di Indonesia baik itu dalam skala kecil maupun besar.  Dalam hal ini pemerintah selalu berupaya memberikan dukungan bagi pelaku UMKM agar dapat menciptakan usaha yang berkembang di setiap bidangnya masing-masing. Analisis data yang digunakan adalah Regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Tingkat upah dan Uji F Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah keduanya memiliki pengaruh simultan terhadap pengangguran di Provinsi Jawa Timur. 2) Berdasarkan temuan uji parsial (uji t) yang membandingkan UKM, response rate di Provinsi Jawa Timur mengalami penurunan. Hal ini dapat dijelaskan dengan nilai t hitung sebesar 27,85499 tetapi nilai t tabel hanya sebesar 2,13185. Nilai t hitung yang diperoleh melebihi t tabel secara signifikan, atau taraf signifikan 0,00 lebih kecil dari 0,05. Aksi di Provinsi Jawa Timur akan menurun sebesar 22,2% dengan pertumbuhan usaha mikro dan kecil, menurut koefisien regresi sebesar 0,222454 atau 22,2%. 3) Tingkat upah pada UMKM berdampak negatif terhadap penurunan balasan di Provinsi Jawa Timur, menurut uji parsial (uji t) diantara mereka. Hal ini dapat dijelaskan dengan fakta bahwa nilai t hitung, yaitu -7,082008, secara substansial lebih kecil dari nilai t tabel, 2,13185, atau dengan menggunakan ambang batas signifikan 0,0021 < 0,05. Tingkat respons di provinsi Jawa Timur akan turun sebesar 3,92% ketika tingkat upah untuk usaha mikro, kecil dan menengah dinaikkan, menurut koefisien regresi -3,920577, atau 3,92%.

References

Annisa, A. (2022). Dampak Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Terhadap Pengentasan Kemiskinan Dan Pengangguran Di Kota Sibolga. Jurnal Economica Didactica, 3(1), 46-59. Didactica 3.1 (2022): 46-59.

Dongoran, F. R. (2016). Analisis Jumlah Pengangguran Dan Ketenagakerjaan Terhadap Keberadaan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Di Kota Medan. Edutech: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 2(2).

Halim, A. (2020). Pengaruh Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Mamuju. 1(2).

Hasri, B., Santoso, S., & Santosa, D. (2014). Analisis Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Sebagai Upaya Pengentasan Kemiskinan Dan Pengangguran Daerah Di Kabupaten Ngawi. Miskinan Dan Pengangguran Daerah Di Kabupaten Ngawi.

Hidayati, Nurul. Pengaruh Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (Umkm) Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah Kabupaten Bogor Priode 2012-2015. 2016. Bachelor's Thesis. Jakarta: Fakultas Ekonomi Dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ikbal, M., Mustafa, S. W., & Bustami, L. (2018). Peran Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah Dalam Mengurangi Pengangguran Di Kota Palopo. Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo, 4(1), 35–46. Https://Doi.Org/10.35906/Jep01.V4i1.293

Savitri, R. V., & Saifudin, . . (2018). Pencatatan Akuntansi Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (Studi Pada Umkm Mr. Pelangi Semarang). JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis Dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi)., 5(2), 117–125. Https://Doi.Org/10.35794/Jmbi.V5i2.20808

Syairozi, M. I., & Susanti, I. (2018). Analisis Jumlah Pengangguran Dan Ketenagakerjaan Terhadap Keberadaan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Di Kabupaten Pasuruan. Jurnal Samudra Ekonomi Dan Bisnis, 9(2), 198-208.

Downloads

Published

2023-06-02