Analisis Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Penggunaan Antibiotik Di Apotek Berkah Muhammad Baranti Kabupaten Sidenreng Rappang
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1541Kata Kunci:
Analysis, Antibiotics, Public knowledge, ResistanceAbstrak
This study aims to analyze the public’s knowledge regarding antibiotic use at Berkah Muhammad Pharmacy, located in Baranti, Sidenreng Rappang Regency. The research employed a quantitative method with a descriptive approach, specifically a survey, to gather relevant data. A total of 110 respondents were selected using purposive sampling. Data collection methods included observations, questionnaires, and documentation/literature study. Data analysis was conducted using the Spearman rank test with the assistance of SPSS version 21.The study revealed that respondents’ knowledge levels were categorized as follows: good 8 respondents (7.27%), sufficient 26 respondents (23.64%), and poor 76 respondents (69.09%). The analysis of the relationship between knowledge levels and antibiotic use behavior showed a value of 0.363 with a p-value of 0.000 (<0.05), indicating a positive correlation. This study demonstrates a significant relationship between knowledge and antibiotic use at Berkah Muhammad Pharmacy, Baranti, Sidenreng Rappang Regency.The findings suggest the need for increased educational efforts to improve public understanding of proper antibiotic use, thereby reducing the risk of misuse and the development of antibiotic resistance. Practical recommendations include enhanced community outreach by healthcare professionals and the use of various media channels for educational campaigns.
Referensi
Al-A’izzah, F., Wiyono, W. I., & Jayanti, M. (2023). Analisis hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku penggunaan antibiotik masyarakat Desa Sukma Kecamatan Botupingge Kabupaten Bone Bolango. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 7046–7052. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i4.15926
Cantikasari, N., Susanto, H., & Monica, E. (2022). Kajian tingkat pengetahuan masyarakat terhadap antibiotik dan ketepatan penggunaannya. Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi, 3(1), 232–238. https://doi.org/10.33479/sb.v3i1.160
Febrianti, D., Sulaiman, Z., Mardhatillah, Said, S., Adri, K., & Ramlan, P. (2021). Implementasi penggunaan sosial media dalam program promosi kesehatan di Puskesmas. Citizen-Based Marine Debris Collection Training: Study Case in Pangandaran, 2(1), 56–61.
Ivoryanto, E., Sidharta, B., & Illahi, R. K. (2017). Hubungan tingkat pendidikan formal masyarakat terhadap pengetahuan dalam penggunaan antibiotika oral di apotek Kecamatan Klojen. Pharmaceutical Journal of Indonesia, 2(2), 31–36. https://doi.org/10.21776/ub.pji.2017.002.02.1
Kirana, D. A., & Feladita, N. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku penggunaan antibiotik pada mahasiswa medis di Universitas Malahayati. Journal of Pharmacy and Tropical Issues, 2(1), 11–16.
Lubis, M. S., Meilani, D., Yuniarti, R., & Dalimunthe, G. I. (2019). PKM penyuluhan penggunaan antibiotik kepada masyarakat Desa Tembung. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 297–301. https://doi.org/10.32696/ajpkm.v3i1.246
Madania, A. M. A. S., Ramadhani, F. N., Makkulawu, A., & Papeo, D. R. P. (2022). Tingkat pengetahuan masyarakat terhadap tindakan penggunaan antibiotik tanpa resep dokter. Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 4(3), 717–725.
Meinitasari, E., Yuliastuti, F., & Santoso, S. B. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku penggunaan antibiotik masyarakat. Borobudur Pharmacy Review, 1(1), 7–14. https://doi.org/10.31603/bphr.v1i1.4869
Pambudi, R. S. (2022). Sosialisasi penggunaan antibiotik yang benar pada konsumen Apotek Yudhistira Surakarta. Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 214–219. https://doi.org/10.46576/rjpkm.v3i1.1654
Permenkes RI. (2021). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2021 Tentang Pedoman Penggunaan Antibiotik. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Pratiwi, A. (2018). Hubungan pengetahuan dan sikap terhadap rasionalitas perilaku penggunaan antibiotik pada masyarakat Sekampung Kabupaten Lampung Timur. Nucleic Acids Research, 6(1), 1–7.
Santi, M. D. S., Artika, M. P., Udi, W. W., & Dewi, N. P. D. (2023). Tingkat pengetahuan tentang penggunaan antibiotik di wilayah Denpasar Barat. Jurnal Pharmactive, 2(Antibiotik), 17–23.
Santoso, T. A. M. P., Wiyono, W. I., & Mpila, D. A. (2022). Studi tingkat pengetahuan masyarakat tentang antibiotik di Kelurahan Ardipura Kota Jayapura. Pharmacon, 11(4), 1723–1729.
Sartika, S., Tikirik, W. O., & Tarnoto, T. (2024). Gambaran tingkat pengetahuan masyarakat terhadap antibiotik di lingkungan Kalubibing Kelurahan Mamunyu. Media Ilmiah Kesehatan Indonesia, 2(1), 27–31. https://doi.org/10.58184/miki.v2i1.230
Sasenga, Y. E., Wiyono, W. I., & Lebang, J. S. (2020). Evaluasi tingkat pengetahuan masyarakat tentang penggunaan antibiotik di Kecamatan Tahuna. Jurnal Lentera Farma, 1(1), 1–8.
Supranata, N. S., Wiyono, W. I., & Lebang, J. S. (2023). Tingkat pengetahuan masyarakat mengenai antibiotik dan penggunaannya di Kota Bitung. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 2510–2520. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i3.17120
Wulandari, A., & Rahmawardany, C. Y. (2022). Perilaku penggunaan antibiotik di masyarakat. Sainstech Farma, 15(1), 9–16. https://doi.org/10.37277/sfj.v15i1.1105
Zakkiyah, A., Efriani, L., & Hadi, I. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan penggunaan antibiotik di Puskesmas X Kabupaten Cirebon. CERATA Jurnal Ilmu Farmasi, 14(2), 118–122. https://doi.org/10.61902/cerata.v14i2.827












