Penerapan Standar Nasional Pemeriksaan Odontologi Di Rumah Sakit Bhayangkara Nusa Tenggara Barat Tahun 2022

Penulis

  • Danesh Hadyljinan Utomo Universitas Mataram
  • Ida Ayu Arnawati Universitas Mataram
  • Arfi Syamsun Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1577

Kata Kunci:

Autopsi, Identifikasi jenazah, Odontologi forensik, Visum et repertum

Abstrak

Pemeriksaan odontologi forensik memegang peranan penting dalam proses identifikasi jenazah, terutama dalam kasus kematian yang tidak wajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan standar nasional pemeriksaan odontologi dalam proses autopsi forensik di Rumah Sakit Bhayangkara Nusa Tenggara Barat (RS Bhayangkara NTB) selama tahun 2022. Penelitian dilakukan dengan metode observasional deskriptif dan pendekatan cross-sectional terhadap tiga belas data rekam medik dalam bentuk surat Visum et Repertum (VeR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 38,45% kasus telah memenuhi standar pemeriksaan odontologi dan penulisan surat VeR, sementara 61,55% sisanya belum sesuai, baik karena pencatatan yang tidak lengkap maupun tidak dilakukan sama sekali. Temuan ini menunjukkan adanya kekurangan dalam pelaksanaan pemeriksaan odontologi forensik, yang dapat berdampak pada validitas hasil autopsi sebagai alat bukti hukum. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan ketelitian dalam pencatatan VeR serta pencantuman odontogram untuk meningkatkan kualitas dan akurasi identifikasi jenazah di institusi forensik.

Referensi

ABFO. (2017). Body Identification Information and Guidelines. American Board of Forensic Odontology.

Afandi, D. (2017). Visum et Repertum: Tata laksana dan teknik pembuatan (Ed. 2). Fakultas Kedokteran Universitas Riau.

Astuti, R., & Koswara, I. Y. (2021). Visum Et Repertum Sebagai Alat Bukti Konkrit Dalam Mencari Kebenaran Materiil Pada Pembuktian Tindak Pidana. Jurnal Lus Civile, 5(2). https://doi.org/10.35308/jic.v5i2.3434

Cahyani, N. P. M., Sujana, I. N., & Widyantara, I. M. M. (2021). Visum et Repertum Sebagai Alat Bukti Dalam Tindak Pidana Penganiayaan. Jurnal Analogi Hukum, 3(1). https://doi.org/10.22225/ah.3.1.2021.122-128

Departemen Forensik dan Medikolegal. (2018). Manual keterampilan klinik pemeriksaan luar jenazah. Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.

Direktorat Bina Upaya Kesehatan Dasar KKR (2015). Panduan rekam medis kedokteran gigi. Kementrian Kesehatan RI.

Kinandani, I. G. A. R., & Layang, I. W. B. S. (2023). Tinjauan Kekuatan Pembuktian Visum Et Repertum Yang Dikeluarkan Oleh Dokter Non Forensik Dalam Tindak Pidana. Jurnal Kertha Semaya, 12(1). https://doi.org/10.24843/KS.2023.v12.i02.p13

Mamuaja, M. K. O., Aling, D. F., & Worang, E. (2023). Peranan Visum Et Repertum Dalam Pembuktian Tindak Pidana. Lex Privatum, XII(2). https://dediafandi.staff.unri.ac.id

Mohammed, F., Fairozekhan, A. T., Bhai, S., & Menezes, R. G. (2021). Forensic odontology. StatPearls. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK559297/

Prawestiningtyas, E., & Algozi, A. M. (2013). Identifikasi forensik berdasarkan pemeriksaan primer dan sekunder sebagai penentu identitas korban pada dua kasus bencana massal. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 25(2), 88–94. https://doi.org/10.21776/ub.jkb.2009.025.02.3

Putusan Pengadilan Negeri Banda Aceh Nomor 214/Pid.B/2019/PN Bna jo. Putusan Pengadilan Tinggi Banda Aceh Nomor 313/Pid/2019/PT Bna jo. Putusan Mahkamah Agung Nomor 361 K/Pid/2020.

Ramadhani, D. P., & Sugiarti, I. (2021). Prosedur dan jenis permintaan visum et repertum di rumah sakit: Literature review. Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM), 9(2), 109–114. https://doi.org/10.47007/inohim.v9i2.302

Ramadhani, G. M., Adriano dan Chomariyah (2023) “Odontologi Forensik Sebagai Metode Identifikasi dan Alat Bukti di Pengadilan”, Jurnal Hukum dan Etika Kesehatan. Surabaya, Indonesia, 3(2), hlm.52–66. https://doi.org/10.30649/jhek.v3i2.127.

Syaharani, F. D., Tanjung, R., & Utama, V. (2023). Gambaran pengetahuan dokter gigi di RSGM Ladokgi TNI AL R.E Martadinata dalam ketepatan penulisan odontogram. Jurnal Kedokteran Gigi Terpadu, 5(1). https://doi.org/10.25105/jkgt.v5i1.17039

Tanjung, R. (2024). “Dental Autopsi dalam Bidang Kedokteran Gigi Forensik” Jurnal Kedokteran Gigi Terpadu, 6(1), pp. 21–24. Available at: https://doi.org/10.25105/jkgt.v6i1.20799.

Varesa, D., Asmara, R. and Husni. (2021). “Visum et Repertum Sebagai Alat Bukti Dalam Tindak Pidana Pembunuhan Berencana,”. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, 4(3). https://doi.org/10.29103/jimfh.v4i3.6384.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-29