Efektivitas Media Digital Dalam Edukasi Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1591Kata Kunci:
Anemia, Edukasi kesehatan, Media interaktif, Media sosial, Remaja putriAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi pencegahan anemia pada remaja putri menggunakan media sosial dan media interaktif. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental with pre-test and post-test control group design. Sampel penelitian ini sejumlah 150 remaja putri, dengan jumlah 50 tiap kelompok, kelompok edukasi media sosial, kelompok edukasi media interaktif, dan kelompok kontrol. Data pengetahuan, sikap, dan praktik pencegahan anemia dikumpulkan melalui kuesioner daring sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data kuantitatif dengan menggunakan uji statistik Paired t-test, ANOVA, dan uji post-hoc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua bentuk edukasi, baik melalui media sosial maupun media interaktif, secara signifikan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik pencegahan anemia pada remaja putri (p<0.001). Namun, edukasi menggunakan media interaktif terbukti lebih efektif dan signifikan dalam meningkatkan ketiga variabel tersebut dibandingkan dengan edukasi melalui media sosial (p<0.05). Pada kelompok kontrol tidak menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi pencegahan anemia pada remaja putri menggunakan media digital, khususnya media interaktif tersebut sangat efektif untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik. Media interaktif menawarkan potensi yang lebih besar dalam mendorong keterlibatan dan perubahan perilaku yang lebih mendalam dibandingkan media sosial. Hasil ini mendukung penggunaan teknologi digital sebagai pendekatan edukasi kesehatan yang relevan bagi remaja.
Referensi
Black, R. E., Allen, L. H., Bhutta, Z. A., Caulfiel, L. E., de Onis, M., Ezzati, S. M.,& Grantham-McGregor, S. (2013). Maternal and child undernutrition study group. Maternal and Child Undernutrition: Global and Regional Exposures and Health Consequences. The Lancet, 371(9608), 243-264.
Cahyono, S. B. (2015). Peningkatan pengetahuan siswi tentang anemia setelah mendapatkan pendidikan gizi dengan media video animasi. [Skripsi]. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Chou, W. Y. S., Prestin, A., Lyons, C., & Wen, K. Y. (2018). The role of social media in health communication. Health promotion practice, 19(5), 651-662.
Fadhilah, A. N., Simanjuntak, B. Y., & Haya, M. (2022). Kajian Literatur: Studi Intervensi Media Edukasi Visual dan Audiovisual terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja tentang Anemia di Negara Berkembang. Amerta Nutrition, 6(1), Article 1. https://doi.org/10.20473/amnt.v6i1.2022.91-99
Fuaidah, A. (2019). Efektivitas pemberian penyuluhan dengan metode Audio visual tentang pengetahuan pencegahan anemia pada remaja putri di SMPN 2 Ungaran Kab. Semarang [Skripsi]. Universitas Ngudi Waluyo.
Kemenkes, P., Dosen, K., Gizi, J., & Kaltim, K. (2023). Pengaruh Edukasi Anemia Dengan Video Animasi Terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Dan Kadar Hemoglobin Remaja Putri Di SMPN 17 Samarinda. In Advances in Social Humanities Research (Vol. 1, Issue 8).
Kapp, K. M. (2012). The gamification of learning and instruction: Game-based methods and strategies for training and education. John Wiley & Sons.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Riani, P., Sukriani, W., & Lucin, Y. (2023). Pengaruh Edukasi Kesehatan Berbasis Video Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Di SMK-N 4 Palangka Raya. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 10(2), 307–320. https://doi.org/10.36743/medikes.v10i2.553
Ridwan, R. S., Al-Aqsha, I., & Rahmadini, G. (2020). Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Video dalam Penyampaian Konten Pembelajaran. Inovasi Kurikulum, 18(1), 38–53. https://doi.org/10.17509/jik.v18i1.37653
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.
Rosenstock, I. M. (1974). Historical origins of the Health Belief Model. Health Education Monographs, 2(4), 328-335.
Solang, S.D., Tupan, H.A., Kusmiyati, K., 2023. Efektivitas Audio Visual Dan Modul Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Tentang Anemia: Literatur Review. jgkp 4, 75. https://doi.org/10.52742/jgkp.v4i1.20457
World Health Organization. (2011). Iron deficiency anaemia: assessment, prevention, and control. A guide for programme managers. WHO Press.
Yuliana Dwiningrum, Faurina Risca Fauzia. 2022. Efektivitas Video Edukasi Anemia Gizi Besi Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Di Bantul. Jurnal Medika Indonesia Vol. 1 No. 1, 33–40.











