Pemanfaatan Poli PTM Di Puskesmas Pulo Brayan: Tinjauan Perspektif Tenaga Kesehatan
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1608Kata Kunci:
Pemanfaatan, Penyakit tidak menular, Poli PTMAbstrak
Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah kelompok penyakit yang tidak disebabkan oleh infeksi dan umumnya bersifat kronis, berlangsung dalam jangka panjang, serta berkembang secara perlahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan Poli Penyakit Tidak Menular (PTM) di Puskesmas Pulo Brayan berdasarkan perspektif petugas kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap 4 informan kunci, yang terdiri dari Kepala Puskesmas, dokter penanggung jawab Poli PTM, dan dua petugas program PTM. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Poli PTM telah berjalan namun masih menghadapi kendala dalam implementasinya. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan poli meliputi ketersediaan sumber daya manusia, fasilitas dan sarana pendukung, kesadaran masyarakat, serta sistem rujukan yang belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi peningkatan pemanfaatan Poli PTM perlu difokuskan pada penguatan kapasitas petugas kesehatan, peningkatan sarana dan prasarana, serta edukasi masyarakat tentang pentingnya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular. Penelitian ini berkontribusi dalam merumuskan strategi penguatan pelayanan PTM berbasis puskesmas, yang dapat dijadikan acuan dalam peningkatan efektivitas layanan kesehatan primer di Indonesia.
Referensi
Alfanisha, H., Putri, W., Adi, S., & Mawarni, D. (2024). Implementasi Program Posbindu PTM di Puskesmas Kendalsari Kota Malang Selama Pandemi Covid-19. 6(5), 559–574.
Alim, M. C., Indar, I., & Harniati, H. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan pelayanan kesehatan di Klinik Engsar Polewali Mandar. Jurnal Ners, 7(2), 829–836. https://doi.org/10.31004/jn.v7i2.15096
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE Publications. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Dinas Kesehatan Kota Medan. (2024). Laporan tahunan data kesehatan Puskesmas Pulo Brayan. Dinas Kesehatan Kota Medan.
Febriani, W. M. (2019). Gambaran perilaku pencarian pengobatan pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Jurnal PROMKES, 7(2), 193–203. https://doi.org/10.20473/jpk.v7.i2.2019.193-203
H., Putri, W., Adi, S., & Mawarni, D. (2024). Implementasi program Posbindu PTM di Puskesmas Kendalsari Kota Malang selama pandemi COVID-19. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(5), 559–574.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Pedoman umum Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM). Kementerian Kesehatan RI.
Keren, P., Wardhani, D. R., & Ananta, R. (2023). Peran Puskesmas dalam penguatan layanan primer PTM: Studi kebijakan dan implementasi. Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik, 9(1), 45–60. https://doi.org/10.24198/jkpp.v9i1.37765
Kurniawati, N., & Suryawati, C. (2019). Evaluasi program pengendalian diabetes mellitus pada usia produktif di Puskesmas Sapuran Tahun 2019. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(4), 633–646. (https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm)
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781506353079
Rachmawati, T. S. (2020). Peran tenaga kesehatan puskesmas sebagai komunikator dalam program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga. Jurnal Komunikasi Profesional, 4(1), 1–13. https://doi.org/10.25139/jkp.v4i1.2370
Sibatuara, I. M., & Thamrin, I. (2024). Keterlibatan puskesmas dalam edukasi pencegahan Penyakit Tidak Menular di Sulawesi Selatan. Jurnal Ilmu Kesehatan, 12(2), 87–98. https://doi.org/10.38035/jik.v12i2.1298
Susanti, D. N., Putra, A. S., & Yanti, D. (2023). Risiko individu dan lingkungan terhadap penyebab PTM di komunitas urban. Jurnal Epidemiologi Kesehatan, 5(3), 120–132.https://doi.org/10.22219/jek.v5i3.164











