Korelasi Tingkat Pengetahuan Pedagang Dengan Kepadatan Lalat Di Pasar Kampung Lalang Kota Medan
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1614Kata Kunci:
Kepadatan lalat, Pengetahuan pedagang, Sanitasi lingkungan, Vektor penyakitAbstrak
Sanitasi lingkungan pasar tradisional merupakan aspek penting dalam mencegah berkembangnya vektor penyakit seperti lalat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan pedagang terhadap sanitasi lingkungan serta mengamati kepadatan lalat di Pasar Kampung Lalang, Kota Medan. Penelitian dilakukan dengan desain observasional analitik melalui pendekatan cross-sectional terhadap 96 responden pedagang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan observasi langsung menggunakan lem lalat di tiga lokasi utama pasar: tempat pembuangan sementara (TPS), kamar mandi/WC, dan area pedagang ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pedagang (83%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik hingga sangat baik mengenai sanitasi. Namun, rata-rata kepadatan lalat tertinggi ditemukan di area TPS, yaitu sebesar 15 ekor per menit, diikuti area pedagang ikan sebesar 6,2 ekor per menit, dan terendah di kamar mandi/WC sebesar 1 ekor per menit. Temuan ini menunjukkan bahwa tingginya pengetahuan pedagang belum sepenuhnya diikuti oleh perilaku higienis dan pengelolaan lingkungan yang memadai, terutama pada area dengan limbah organik tinggi dan sistem pengelolaan sampah yang buruk. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan terpadu berupa edukasi perilaku bersih, perbaikan infrastruktur sanitasi pasar, dan pengawasan rutin untuk menurunkan populasi lalat serta menciptakan lingkungan pasar yang lebih sehat. Temuan ini penting sebagai dasar intervensi perilaku dan kebijakan pengelolaan pasar.
Referensi
Adifa, F., Stephani, S., & Pertiwi, A. T. (2025). Kondisi Fasilitas Sanitasi Tempat-Tempat Umum di Pasar Tradisional pada Masa Pandemi COVID-19. 3(2), 30–34.
Arif, M. I., & Sarmaliana. (2023). The Relationship between Market Sanitation and Flies Density at the Main Market of Minasa Maupa, Gowa Regency. Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika Dan Masyarakat, 23(2), 216–225.
Fikri, E., & Prameswari, I. (2024). Tinjauan Kondisi Sanitasi Pasar Berdasarkan Pendekatan Permenkes No. 17 Tahun 2020 (Studi: Pasar Margahayu Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung). Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 23(1), 111–119. https://doi.org/10.14710/jkli.23.1.111-119
Hernawati, S. (2017). Metode Penelitian Dalam Bidang kesehata kuantitatif & Kualitatif (C. Heru Santoso Wahito Nugroho, M.M.Kes. (ed.)).
Lawan, K., Romeo, P., & Sirait, R. W. (2022). Media Kesehatan Masyarakat Kota Kupang Media Kesehatan Masyarakat. 4(1), 82–88.
Nainggolan, E. (2022). Analisis Sanitasi Pasar Dan Pengetahuan Pedagang Kaki Lima Serta Kepadatan Lalat Di Pasar Sei Sikambing Kota Medan Tahun 2022. Skripsi, 1–89.
Nanda, M., Harahap, W. A., Manalu, N. S. A., Nashirah, S., Utami, D. S., Sijabat, A. S. N., Perdana, S. W., & Fachrurrizal, F. (2023). Hubungan Sanitasi Pasar dengan Tingkat Kepadatan Lalat di Pasar Tradisional Pancur Batu. Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal, 6(1),244–251. https://doi.org/10.47467/reslaj.v6i1.3337
Nurafni Maftukhah. (2024). Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Terhadap Personal Hygiene Penjamah Makanan (Food Handler) Di Pasar Retail Jakabaring Palembang. Journal Health Applied Science and Technology, 2(1), 20–26. https://doi.org/10.52523/jhast.v2i1.35
Permenkes. (2020). Peraturan Mentri Kesehatan Repblik Indonesia Nomor 17 Tahun 2020 Tentang Pasar Sehat. 2507(February), 1–9.
Purnamasari, D. K., Ariyanti, B. J. M., Syamsuhaidi, Sumiati, & Erwan. (2021). Potensi Sampah Organik Sebagai Media Tumbuh Maggot Lalat Black Soldier (Hermetia illucens). Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia, 7(2), 95–106.
Thohira, M. C., & Rahman, F. (2021). Tata Kelola Sanitasi Lingkungan Pasar Rakyat Menuju Pasar Sehat Era New Normal di Kota Yogyakarta. Higiene, 7(3), 110–118.












