Keluhan Kesehatan Akibat Penggunaan Air Conditioner (AC) Mahasiswa FKM UINSU Medan
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss4.1658Kata Kunci:
Air conditioner, Keluhan kesehatan, Perilaku, MahasiswaAbstrak
Penggunaan air conditioner (AC) telah menjadi kebutuhan penting dalam lingkungan perkuliahan, terutama di daerah tropis seperti Indonesia. Namun, penggunaan AC yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan berbagai keluhan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keluhan kesehatan yang dialami mahasiswa akibat penggunaan AC di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (FKM UINSU) pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif analitik dengan teknik purposive sampling, melibatkan 96 responden yang mengisi kuesioner daring mengenai data demografis, durasi penggunaan AC, keluhan kesehatan, serta sikap terhadap pelestarian lingkungan kampus. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden adalah perempuan (86,5%) dan berusia 19–21 tahun (89,6%). Sebagian besar mahasiswa menggunakan AC selama 3–4 jam per hari (59,4%), dan sebanyak 21,9% di antaranya mengaku mengalami keluhan kesehatan. Selain itu, 35,5% mahasiswa menunjukkan sikap kurang peduli terhadap lingkungan kampus. Temuan ini mengindikasikan masih rendahnya kesadaran akan dampak kesehatan dan lingkungan dari penggunaan AC. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukatif dan kebijakan kampus yang mendukung penggunaan AC secara bijak dan ramah lingkungan.
Referensi
Agung, A., & Sukmatika, Y. (2025). Perubahan Struktur Demografis Indonesia : Tantangan & Rekomendasi. 03(01), 27–31.
Alwi, H., Setyaningsih, Y., & Wahyuni, I. (2020). Kejadian Sick Building Syndrome Di Indonesia : Kajian Pustaka. KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 95–105. https://doi.org/10.24903/kujkm.v6i2.947
Arie, Y., Pribadi, A. N., & Amalia, U. H. (2024). Dampaknya Bagi Kesehatan Manusia Fungus Identification from the Removal of AC Rooms and the Health Effects for Humans. 1(1077), 32–36.
Ginting, D. B., Santosa, I., & Trigunarso, S. I. (2022). Pengaruh Suhu, Kelembaban Dan Kecepatan Angin Air Conditioner (AC) Terhadap Jumlah Angka Kuman Udara Ruangan. Jurnal Analis Kesehatan, 11(1), 44. https://doi.org/10.26630/jak.v11i1.3183
Juanda, M., Lestarika, D. P., Hukum, P., & Bengkulu, U. (2024). Abstrak Terjadinya ketimpangan gender khususnya di indonesia dalam. 7(4).
Kemenkes. (2024). Bahaya Polusi Udara bagi Kesehatan: Dampak, Penyebab dan Pencegahannya.
Khuwaranyu, K., & Ruen-Ngam, D. (2019). Factors Influencing Energy-saving Behavior of Air-conditioner Usage in Sanam Chandra Palace Campus, Silpakorn University. Research & Knowledge, 5(2), 11–14.
Larasati, A. W., & Himayani, R. (2020). Hubungan Penggunaan Air Conditioner (AC) di Ruang Kelas terhadap Kejadian Sindrom Mata Kering pada Pelajar SMA Negeri Bandar Lampung. Jurnal Majority, 9(1), 35–39.
Murniati, N. (2018). Hubungan Suhu dan Kelembaban dengan Keluhan Sick Building Syndrome pada Petugas Administrasi Rumah Sakit Swasta X. 07(03), 148–154.
PP Nomor 22 Tahun 2020. (2020).
Prasasti, C. I., Mukono, J., & Sudarmaji. (2005). Pengaruh Kualitas Udara Dalam Ruangan Ber-Ac Terhadap Gangguan Kesehatan. Jurnal Kesehatan Lingkungan, Vol.1, NO., 160–170.
Sagara, R., Setiawan, A. H., & Purnawan, E. (2025). Dinamika Kependudukan dan Ketenagakerjaan : Tantangan dan Kebijakan Berkelanjutan untuk Indonesia. 11(1), 317–329.
Sakha, W. (2023). Pengaruh Pengaturan Suhu AC (Air Conditioner) Terhadap Konsumsi Daya Listrik Pada Laboratorium Pengujian Sekolah Vokasi UNDIP.
Yakub, H. M., Santana, J., Sugianto, A., & Junia, D. (2023). Hubungan Pemakaian pendingin ruangan (Air conditioner) Terhadap Mata Kering. Journal of Indonesia Optometrists, 1(1), 1–11.
Zuniati, A. R., Maulidza, R., Sabilla, N., & Ummah, A. (2024). Komparasi Implementasi Partisipasi Perempuan dan Sistem Pemilu di Negara Indonesia dan Australia. Jurnal Ilmu Politik dan Pemerintahan, 10(1).











