Pengalaman Perempuan Dalam Asuhan Kebidanan Masa Kehamilan: Studi Kualitatif
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss2.1829Kata Kunci:
Kehamilan, Komplementer, Model pelayanan, Pengalaman continuity model of careAbstrak
Pengalaman kehamilan positif adalah kondisi di mana ibu merasa didukung secara fisik, emosional, dan sosial, yang sangat dipengaruhi oleh model asuhan kebidanan. Salah satu model yang direkomendasikan adalah Midwifery Led Continuity Model of Care. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengalaman perempuan dalam mendapatkan asuhan kebidanan selama kehamilan. Metode penelitian kualitatif dengan desain fenomenologis, melibatkan 8 partisipan melalui purposive sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan thematic analysis. Hasil penelitian menunjukan bahwa Ibu merasakan pengalaman kehamilan yang menyenangkan, meliputi akses layanan, pemeriksaan kehamilan, dan keikutsertaan dalam kelas hamil. Kesimpulannya bahwa Pengalaman positif kehamilan erat kaitannya dengan penerapan model asuhan kebidanan berkelanjutan yang konsisten, holistik, dan berfokus pada fisik, emosional, sosial, serta psikologis ibu. Komunikasi efektif dan pendekatan yang memberdayakan perempuan meningkatkan pemahaman, kenyamanan, dan keterlibatan ibu dalam pengambilan keputusan kesehatan.
Referensi
Arimurti, I. S., Aini, R., & Rosmilawati, R. (2020). Asuhan umum kebidanan komplementer (Complementary general midwifery care). JAM: Jurnal Abdi Masyarakat, 1(1). https://doi.org/10.52031/jam.v1i1.79
Arlym, D., & Herawati, Y. T. (2021). Edukasi persiapan persalinan terhadap kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan normal. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(2), 87–95. https://doi.org/10.22435/kespro.v12i2
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2023). Laporan SKI 2023. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Budiman, A., & Riorini, S. V. (2023). Perceived service quality dan pengaruhnya terhadap kepuasan serta loyalitas pasien di fasilitas kesehatan. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 26(1), 45–56.
Budiman, M., & Riorini, S. V. (2023). Pengaruh servicescape, emotional satisfaction, perceived service quality, hospital image terhadap patient loyalty. SEIKO: Journal of Management & Business, 6(2.1), Article 2.1. https://doi.org/10.37531/sejaman.v6i2.5079
Fithri, D., & Simamora, M. (2022). Efektivitas pijat perineum antenatal dalam menurunkan kejadian ruptur perineum dan episiotomi. Jurnal Ilmu Kebidanan, 10(3), 120–127. https://doi.org/10.31227/jik.v10i3
Ingan Tarigan, T. R., & Afifah, T. (2019). Peningkatan kunjungan ibu hamil di puskesmas sebagai efek digunakannya ultrasound pada pemeriksaan kehamilan. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 10(2), 141–152. https://doi.org/10.22435/kespro.v10i2.2412.141-152
Ingan, T., & Afifah, T. (2019). Ketersediaan USG sebagai faktor pendorong kunjungan antenatal care. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 14(1), 33–40. https://doi.org/10.21109/kesmas.v14i1
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2021. Kementerian Kesehatan RI.
Kurniawati, D., Lestari, R., & Wahyuni, S. (2022). Hubungan ketersediaan fasilitas pemeriksaan USG dengan kepatuhan ibu hamil melakukan ANC. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan, 13(2), 101–109. https://doi.org/10.33560/jkk.v13i2
Putri, N. R., Amalia, R., & Kusmawati, I. I. (2022). Kelas ibu hamil terhadap kesehatan psikologis ibu hamil dan persiapan persalinan: Systematic review. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 5(1), Article 1. https://doi.org/10.35473/ijm.v5i1.1427
S., H., & Nurana, N. (2022). Kelas ibu hamil sebagai sarana edukasi promotif dan preventif. Jurnal Promosi Kesehatan, 10(2), 66–73. https://doi.org/10.24893/jpk.v10i2
S., S., & Nurana, S. (2022). Formation of pregnant women class as a form of optimizing antenatal care examination. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), Article 1. https://doi.org/10.53770/amjpm.v2i1.77
Sahara, L. P., & Prayoga, D. (2024). Penerapan strategi digital marketing pada pelayanan kesehatan: Literature review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(5), Article 5. https://doi.org/10.56338/mppki.v7i5.4985
Sandall, J., Fernandez Turienzo, C., Devane, D., Soltani, H., Gillespie, P., Gates, S., Jones, L. V., Shennan, A. H., & Rayment-Jones, H. (2024). Midwife continuity of care models versus other models of care for childbearing women. The Cochrane Database of Systematic Reviews, 2024(4), CD004667. https://doi.org/10.1002/14651858.CD004667.pub6
World Health Organization. (2015). WHO recommendations: Non-clinical interventions to reduce unnecessary caesarean sections. https://www.who.int/publications/i/item/9789241550338
World Health Organization. (2022). WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience (2nd ed.). World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789241550215











