Pengaruh Edukasi Hipertensi Terhadap Pengetahuan Masyarakat Di Desa Mekar Laras
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss2.1875Kata Kunci:
Edukasi kesehatan, Hipertensi, Masyarakat pesisir, PengetahuanAbstrak
Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan yang prevalensinya terus meningkat baik di tingkat global maupun nasional, termasuk di wilayah pesisir. Data laporan Puskesmas Ujung Kubu periode Januari–April 2025 mencatat sebanyak 123 kasus hipertensi, sehingga menjadikannya sebagai masalah kesehatan prioritas di wilayah kerja tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana memberikan edukasi kesehatan mempengaruhi pengetahuan masyarakat mengenai penyakit hipertensi di Desa Mekar Laras. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik dengan desain kuantitatif jenis pre-post test. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 40 orang. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner terstruktur dan alat pengukur tekanan darah. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji univariat dan bivariat dengan metode uji t dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum edukasi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang kurang baik, yaitu sebanyak 57,5%, namun setelah dilakukan edukasi, pengetahuan responden meningkat menjadi baik pada 95% dari jumlah responden. Secara rata-rata, skor pengetahuan meningkat dari 48,8 menjadi 75,3 dengan p-value = 0,0001 (<0,05), artinya secara statistik adanya perbedaan yang signifikan antara pengetahuan sebelum dengan sesudah diedukasi. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa edukasi kesehatan efektif meningkatkan pemahaman masyarakat dan perlu dijadikan intervensi rutin dalam upaya pencegahan serta pengendalian hipertensi.
Referensi
Devi, H. M., & Putri, R. S. M. P. (2021). Peningkatan pengetahuan dan kepatuhan diet hipertensi melalui pendidikan kesehatan di Posyandu Lansia Tlogosuryo Kota Malang. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 10(2), 432–438.
Estrada, D., Sierra, C., Soriano, R. M., Jordán, A. I., Plaza, N., & Fernández, C. (2020). Grado de conocimiento de la hipertensión en pacientes hipertensos. Enfermería Clínica, 30(2), 99–107. https://doi.org/10.1016/j.enfcli.2018.11.033
Hadiyati, L., & Sari, F. P. (2022). Tingkat pengetahuan masyarakat Kelurahan Antapani Kidul mengenai pencegahan dan komplikasi hipertensi. Jurnal Sehat Masada, 1, 136–141.
Kadrianti, E., Hasifah, & Kasim, J. (2021). Peningkatan pengetahuan tentang hipertensi kepada masyarakat. MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 433–439.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021, Mei 6). Hipertensi penyebab utama penyakit jantung, gagal ginjal, dan stroke. Kemenkes.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia 2022 (F. Sibuea, Ed.). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Lubis, S. P. S., Siregar, H. D., & Simanjuntak, E. (2022). Analisis hipertensi tidak terkontrol di UPT Puskesmas Teladan Kota Medan tahun 2021. Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA, 8(2), 165–172. https://doi.org/10.52943/jikeperawatan.v8i2.1084
Lukitaningtyas, D., & Cahyono, E. A. (2023). Hipertensi: Artikel review. Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan, 2(2), 100–117. https://doi.org/10.56586/pipk.v2i2.272
Mahyuni, Sardjan, U. R. W., Herman, & Israyana. (2024). Pengaruh edukasi masyarakat tentang hipertensi terhadap tingkat pengetahuan pasien hipertensi di Desa Bokori Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Jurnal Keperawatan, 8(1), 1–7.
Mardianto, Darwis, & Suhartatik. (2021). Hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi. Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 1(4), 507–512.
Muthukrishnan, G., Pillai Uma, S. B. K., & V., A. V. (2018). A cross-sectional study of hypertension and their risk factors in fishermen of Chennai district. International Journal of Community Medicine and Public Health, 5(6), 2464. https://doi.org/10.18203/2394-6040.ijcmph20182178
Nekada, C. D. Y., Mahendra, I. G. B., Rahil, N. R., & Amigo, T. A. E. (2020). Pengaruh pendidikan kesehatan tentang penatalaksanaan non farmakoterapi hipertensi terhadap tingkat pengetahuan kader di Desa Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta. Journal of Community Engagement in Health, 3(2), 200–209. https://doi.org/10.30994/jceh.v3i2.62
Putra, S., & Susilawati. (2022). Pengaruh gaya hidup dengan kejadian hipertensi di Indonesia: A systematic review. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 15794–15798.
Rahayu, F. S., & Kurniasari, R. (2021). Efektivitas media poster dan media video animasi terhadap tingkat pengetahuan remaja mengenai hipertensi. Jurnal Kesehatan, 10(2). https://doi.org/10.37048/kesehatan.v11i1.422
Siregar, F. A., Hasibuan, F. N. U., Arsania, R. F., & Purba, S. H. (2024). Literature review pengaruh gaya hidup masyarakat pesisir terhadap kejadian hipertensi. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(7), 2610–2615.
Suprayitno, E., & Wahid, A. (2019). Pendampingan tentang penyakit hipertensi dan perawatan keluarga dengan hipertensi. Seminar Nasional Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 104–106.
Wahyuni, W., & Susilowati, T. (2018). Hubungan pengetahuan, pola makan, dan jenis kelamin terhadap kejadian hipertensi di Kalurahan Sambung Macan Sragen. Gaster, 16(1), 73. https://doi.org/10.30787/gaster.v16i1.243
Wijayanti, A., Rachmah, S., & Holida, S. S. (2024). Buku ajar pendidikan dan promosi kesehatan. PT Nuansa Fajar Cemerlang.
World Health Organization. (2023, Maret 16). Hypertension. World Health Organization.











