Peran Kesehatan Mental Dalam Hubungan Pola Asuh dan Kesejahteraan Psychological Well-Being Terhadap Pencegahan NAPZA Pada Generasi Z
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss4.1905Kata Kunci:
Generasi Z, Mental health, Pencegahan napza, Pola asuh otoritatif, Psychological Well-BeingAbstrak
Penyalahgunaan Napza di kalangan remaja terus mengalami peningkatan dan menjadi isu serius yang berdampak pada kesehatan dan masa depan generasi muda. Salah satu faktor utama penyebabnya adalah masalah psikologis, termasuk kesehatan mental yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran mental health sebagai mediator dalam hubungan antara psychological well-being dan pola asuh otoritatif terhadap pencegahan penggunaan Napza pada remaja Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei cross-sectional yang bersifat kausal. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model path analysis untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Uji mediasi dilakukan menggunakan uji Sobel pada taraf signifikansi 5%. Sampel sebanyak 331 peserta didik SMK Negeri dipilih melalui purposive random sampling. Hasil menunjukkan bahwa mental health berperan signifikan dalam menjembatani pengaruh psychological well-being (β = 0,40; p < 0,01) dan pola asuh otoritatif (β = 0,27; p < 0,01) terhadap upaya pencegahan penggunaan Napza. Kesimpulannya, terdapat psychological well-being dan pola asuh otoritatif berpengaruh signifikan terhadap pencegahan penggunaan NAPZA pada remaja Generasi Z. Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi orang tua dan pihak sekolah untuk memperkuat dukungan emosional dan pola asuh yang positif guna meningkatkan ketahanan psikologis remaja terhadap bahaya Napza.
Referensi
Akbar, B., Prawesti, D., & Perbani, W. (2024). Big Picture Mental Health of Generation Z in The World. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 4(1), 1–20.https://doi.org/10.58545/jkki.v3i3.223
Anggrainy, N. (2020). Pola Asuh Otoritatif Terhadap Remaja. JIVA: Journal of Behavior and Mental Health, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.30984/jiva.v1i1.1161
Awwalya, S. N., Noviekayati, N., Rina, A. P., & Putri, R. A. (2024). Analisis Konsep Diri dengan Sikap Remaja terhadap Penyalahgunaan Narkoba. Jiwa: Jurnal Psikologi Indonesia, 2(2), 409–416. https://doi.org/https://doi.org/10.30996/jiwa.v2i2.10567
Azizi, S., Aulia, D., & Astri, S. R. F. (2023). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Tindakan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Pada Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Health Information: Jurnal Penelitian, 15(1), 45–54. https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/hijp
Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN). (2024). HANI 2024: Masyarakat Bergerak, Bersama Melawan Narkoba Mewujudkan Indonesia Bersinar. BNN.
Bui, Q., & Moriuchi, E. (2021). Economic and social factors that predict readmission for mental health and drug abuse patients. Sustainability (Switzerland), 13(2), 531. https://doi.org/10.3390/su13020531
Daliri, H., & Sadeghi, Z. (2021). Predictive Role of Social Capital and Mental Health in Tendency to Risky Behaviors in Students. Razavi Ournal Of Medicine, 9(2), 1034–1045. https://doi.org/10.30483/RIJM.2021.254182.1034
Dodok, Y., Guntur, A., Indriyawati, I., & Wicaksono, K. (2022). Behavioral Differences In Seeking Help For Mental Health Among Generation Z From The Kodi People Group And The Madurese Ethnic Group. Journal of Applied Nursing and Health, 4(1), 68–78. https://doi.org/10.55018/janh.v4i1.57
Hardjo, S., Aisyah, S., & Mayasari, S. (2020). Bagaimana Psychological well being Pada Remaja. Analisis Berkaitan Dengan Faktor Meaning In Life. Jurnal Diversita, 6(1), 63–76. https://doi.org/10.31289/diversita.v6i1.2894
Herdianti, H., Listiawaty, R., & Ashari, A. (2021). Faktor Penyebab Penyalahgunan Napza Pada Perilaku Remaja Sebagai Upaya Pencegahan. Public Health and Safety International Journal, 1(1), 12–20. https://doi.org/https://doi.org/10.55642/phasij.v1i01.22
Javier, P., Gallardo, G., Lopez, F., & Rodrigo, M. (2020). Analysis of the Relationship Between Psychological Well-Being and Decision Making in Adolescent Students. Frontiers in Psychology, 11, 1195. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.01195
Mastrobattista, L., Gomez, P., Gallimberti, L., Genetti, B., Andreotti, A., Fassinato, D., & Buscemi, E. (2024). Psychosocial risk and protective factors for youth problem behavior are associated with food addiction in the Generation Z. Frontiers in Public Health, 12, 1269382. https://doi.org/10.3389/fpubh.2024.1269382
Trisnawati, Y., & Satwanto, G. (2022). Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Penyalahgunaan NAPZA Pada Siswa SMK Di Kecamatan Purwakerto. Jurnal Bina Cipta Husada, 18(2), 99–107.
Umonia, R., Tanra, A., & Laenggeng, H. (2022). Tingkat Pengetahuan Siswa Tentang Bahaya Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (Napza) Di Sma Negeri 1 Ampana Kota. Journal of Biology Science and Education, 10(1), 21–35. https://doi.org/https://doi.org/10.22487/jbse.v10i1.2463











