Pengembangan Asuhan Keperawatan Berbasis Android Dengan Integrasi Layanan Primer Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss3.1957Kata Kunci:
Android, Asuhan keperawatan keluarga, Hipertensi, ILP, PuskesmasAbstrak
Hipertensi adalah salah satu penyakit tidak menular yang memerlukan pengelolaan jangka panjang dan menjadi tantangan utama dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Indonesia. Penyakit ini berperan besar sebagai faktor risiko terjadinya berbagai komplikasi kardiovaskular yang dapat mengancam jiwa. Berdasarkan laporan World Health Organization (WHO), diperkirakan terdapat sekitar 972 juta penderita hipertensi di seluruh dunia atau sekitar 26,4% dari populasi global, dan angka ini diprediksi meningkat menjadi 29,2% pada tahun 2025. Sebagian besar kasus hipertensi teridentifikasi di fasilitas pelayanan kesehatan dasar, khususnya di Puskesmas. Perawat sebagai tenaga kesehatan di Puskesmas memiliki peran penting dalam pendokumentasian asuhan keperawatan, khususnya keperawatan keluarga. Namun, dalam praktiknya, pendokumentasian keperawatan keluarga di Puskesmas masih banyak dilakukan secara manual, belum terstandar, dan belum terintegrasi dalam sistem berbasis teknologi. Kondisi ini berpotensi menyebabkan pengkajian data yang tidak lengkap, kesalahan dalam penegakan diagnosa keperawatan, serta ketidakefektifan dalam intervensi dan evaluasi perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengintegrasikan layanan primer dalam implementasi asuhan keperawatan berbasis 3S (SDKI, SLKI, SIKI) pada pasien hipertensi melalui aplikasi berbasis Android di Puskesmas Sapta Taruna Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang dimodifikasi. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat di Puskesmas Sapta Taruna selaku pemberi asuhan keperawatan. Proses pengembangannya aplikasi menggunakan pendekatan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Skor validasi keseluruhan kemudahan penggunaan adalah 4,15. Pengembangan model ini memberikan kemudahan kepada perawat dalam melakukan pendokumentasian keperawatan secara lebih cepat, akurat, real-time, dan terstandar sesuai 3S yakni SDKI, SLKI, dan SIKI.
Referensi
Agrina. (2012). Efektifitas asuhan keperawatan keluarga terhadap tingkat kemandirian keluarga mengatasi masalah kesehatan di keluarga. Festiva. https://festiva.ejournal.unri.ac.id/index.php/JS/article/download/2003/1971
Ahmed Abdelwahab Ibrahim El-Sayed. (2024). Threats of nursing productivity in the digital era: Investigating the interplay between smartphones addiction and procrastination behavior among nurses. BMC Nursing.
Akhirfiarta, B. T. (2018). Literalis digital pada pegawai RSUD dr. Soetomo Surabaya. Universitas Airlangga Repository. http://repository.unair.ac.id/id/eprint/70731
Alotaibi, N., Brown Wilson, C., & Traynor, M. (2025). Enhancing digital readiness and capability in healthcare: A systematic review of interventions, barriers, and facilitators. BMC Health Services Research.
Amin, S. M. (2025). Bridging virtual and real learning: The role of digital literacy in nursing. PMC.
El-Sayed, A. A. I., Goda, S. F. D. A., & Elbialy, G. G. (2024). Threats of nursing productivity in the digital era: Investigating the interplay between smartphones addiction and procrastination behavior among nurses. BMC Nursing, 23(1). https://doi.org/10.1186/s12912-024-02218-y
Hariyati, R. T. S. (2024). Digital nursing promotion has increased ethics digital literacy. F1000Research.
Kuek, A. (2019). Healthcare staff digital literacy levels and their attitudes towards information systems. Health Informatics Journal.
Marlina, M., Imran, I., Kurniawan, I., & Surbakti, E. (2023). Home rehabilitation using android-based system as booster on the independences of stroke patients in local government hospital in Aceh, Indonesia. Acta Biomedica, 94(2). https://doi.org/10.23750/abm.v94i2.13605
McKenna, L., Efendi, F., & Sommers, C. (2025). Digital health in Indonesian nursing: A scoping review. CIN – Computers, Informatics, Nursing. https://doi.org/10.1097/CIN.0000000000001326
Nowicki, G. J., Mazurek, W., Waśkowicz, A., Kowalczyk, E., Kozioł, J., Miłosz, M., Dzieńkowski, M., & Ślusarska, B. (2024). Development and pre-evaluation of a “DiagNurse” mobile app to support nurses in clinical diagnosis using the ADDIE model. Scientific Reports, 14(1). https://doi.org/10.1038/s41598-024-81813-0
Putra, C. S., Kunci, K., Keperawatan, :, Kesehatan, P., & Informatika, T. (2019). Peranan teknologi informasi dalam pelayanan keperawatan di rumah sakit. Jurnal SIMTIKA, 2(3).
Rumaf, F., Tutu, C. G., Talamati, B. H., Putabuga, R., & Nugroho, C. W. (2023). Pemetaan penderita hipertensi pada lansia (Studi pada wilayah kerja Puskesmas Sangkub Kabupaten Bolaang Mongondow Utara). Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 1, 27.
Tsania, A. Z. (2021). Pengembangan literasi digital keperawatan di masa pandemi Covid-19. Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan.
Taryudi, T., Mutiar, A., Supriatin, E., & Lindayani, L. (2019). Digital media literacy level among nurses in urban area of Indonesia. Open Access Journal.











