Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Terhadap Risiko Gangguan Motorik Kasar Anak Usia 1-3 Tahun di Puskesmas Grogol Petamburan
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss3.1971Kata Kunci:
Gangguan perkembangan, Motorik kasar, Pengetahuan ibu, Perkembangan anakAbstrak
Perkembangan motorik kasar merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak yang sangat dipengaruhi oleh pengetahuan ibu mengenai stimulasi dan perawatan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan risiko gangguan perkembangan motorik kasar pada anak usia 1–3 tahun di Puskesmas Kecamatan Grogol, Jakarta Barat. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan metode purposive sampling dan melibatkan 81 ibu yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan ibu dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP), kemudian dianalisis dengan uji statistik menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, dan sebagian kecil anak berisiko mengalami gangguan perkembangan motorik kasar. Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dan risiko gangguan perkembangan motorik kasar (p < 0,001). Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan ibu melalui edukasi dan stimulasi perkembangan anak sangat penting dilakukan sebagai upaya pencegahan dini terhadap gangguan perkembangan pada anak usia 1–3 tahun.
Referensi
Black, M. M., Walker, S. P., Fernald, L. C. H., et al. (2021). Early childhood development coming of age: Science through the life course. The Lancet, 398(10299), 313–327.
Britto, P. R., Lye, S. J., & Proulx, K. (2022). Nurturing care framework for early childhood development: A global overview and policy implications. Early Childhood Research Quarterly, 59, 1–10.
Muchid, A., Samiasih, A., & Mariyam. (2013). Hubungan pengetahuan ibu dengan perkembangan motorik kasar anak usia 3–4 tahun di Posyandu Budi Lestari Desa Tlogorejo Guntur Demak. Jurnal Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 3–4 Tahun Di Posyandu Budi Lestari Desa Tlogorejo Guntur Demak, 6(1).
Bulan, A. U. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perkembangan anak usia 12–24 bulan pada profil kesehatan ibu dan anak tahun 2022 untuk membentuk generasi berkualitas. Jurnal Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perkembangan Anak, 11(4).
Sendra, E. (2017). Relationship between mother’s knowledge about early development stimulation of toddlers aged 3–24 months and inspection results by pre-screening questionnaire of development (KPSP) in the Village of Ngadiluwih, Kediri, Indonesia. International Journal of Scientific and Research Publications.
Bean, H., Softas-Nall, L., & Mahoney, M. (2011). [Article title not provided]. The Family Journal.
Kurniawan, K., & Mangunatmadja, I. (2019). Faktor risiko eksternal terhadap keterlambatan motorik kasar pada anak usia 6–24 bulan: Studi kasus–kontrol. Sari Pediatri.
Nardina, A. (2021). Tumbuh kembang anak. https://www.researchgate.net/publication/362847356_Tumbuh_Kembang_Anak
Nuraini, E., & Andriyani, F. (2021). Hubungan jumlah anak dengan perkembangan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2).
Permatasari, R., & Nurhayati, D. (2023). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi keterlambatan perkembangan anak usia 1–3 tahun di Indonesia. Jurnal Psikologi Perkembangan dan Pendidikan Anak, 12(2), 101–112.
Putri, D. A., & Novitasari, R. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan stimulasi perkembangan motorik kasar anak usia 1–3 tahun. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional, 6(2).
Rosidi, A., Yuliyanti, S., Sari, A. S., Paramitha, I. A., & Syukri, M. (2023). Pengetahuan ibu berhubungan dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia 12–24 bulan. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 13(2).
Sari, M., & Fitriani, L. (2021). Hubungan status pekerjaan ibu dengan perkembangan anak usia 1–3 tahun. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(1)
Sulistyowati, E., & Hartati, S. (2020). Hubungan stimulasi dini dengan perkembangan anak usia 1–3 tahun di Posyandu. Jurnal Keperawatan Anak Indonesia, 8(1), 45–52.
Yousafzai, A. K., Rasheed, M. A., & Rizvi, A. (2021). Integrating responsive stimulation into health and nutrition services to promote early child development: Evidence from low- and middle-income countries. Child: Care, Health and Development, 47(2), 229–238.











