Efektivitas Intervensi Pencegahan Diabetes Mellitus Berbasis Komunitas di Desa Baru
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss3.1983Kata Kunci:
Diabetes mellitus, Edukasi, Intervensi kesehatan, Promosi kesehatanAbstrak
Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pencegahan berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan menilai efektivitas program edukasi partisipatif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan DM di Desa Baru, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan community-based participatory yang melibatkan 525 peserta dari berbagai kelompok sasaran, seperti lansia, siswa SD dan SMP, ibu perwiridan, dan penderita DM. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner pre–post edukasi, dan dokumentasi kegiatan, kemudian dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk persentase. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman pada seluruh kelompok sasaran dengan tingkat keberhasilan 70–90%, tertinggi pada edukasi camilan rendah gula (90%) dan terendah pada penyebaran leaflet (70%). Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan edukasi berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan perilaku pencegahan Diabetes Mellitus. Implikasinya, program serupa dapat menjadi model kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan institusi pendidikan dalam memperkuat kebijakan promotif-preventif di tingkat masyarakat.
Referensi
Aisyah, L., Wastutiningsih, S. P., & Sulastri, E. (2023). Dinamika Transformasi Penyuluhan Kesehatan Digital pada Masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Sleman. Ikesma: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 19(2), 92. https://doi.org/10.19184/ikesma.v19i2.27493
Awaluddin, A., Syarifah, A., & Aslina, A. (2021). Pengaruh Rebusan Kayu Manis Terhadap Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe II. Ensiklopedia of Journal, 3(4), 135–140. https://doi.org/10.33559/eoj.v3i4.816
Gunawan, Q. A., & Yenita, Y. (2022). Penyuluhan dan Cek Kadar Gula Darah Sewaktu sebagai Upaya Deteksi Dini Diabetes Mellitus Tipe 2 di Kelurahan Sudirejo II. Jurnal Implementa Husada, 3(3), 144–149. https://doi.org/10.30596/jih.v3i3.11819
Hawara, G., Febrianti, T., & Fitriani, D. (2024). Analisis Status Sosial Ekonomi Dengan Kepatuhan Pengobatan Pada Pasien Diabetes Melitus Di Kota Depok. Edu Dharma Journal: Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat, 8(1), 68–78. https://doi.org/10.52031/edj.v8i1.752
Lubis, R. F., & Kanzanabilla, R. (2021). Latihan Senam dapat Menurunkan Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II. Jurnal Bikfokes: Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan, 1(3), 177–188. https://doi.org/DOI:10.7454/bikfokes.v1i3.1016
Luwito, J., & Santoso, A. H. (2021). Hubungan Asupan Gula Dalam Minuman Terhadap Obesitas Pada Anak Remaja Usia 15 – 19 Tahun di Sekolah SMA Notre Dame Jakarta Barat. Jurnal Muara Medika Dan Psikologi Klinis, 1(2), 161–168. https://doi.org/10.24912/jmmpk.v1i2.16501
Noviati, T. D., Renowening, Y., Maarif, M. Z., Mahmudah, H., & Ridha, A. (2023). Review: Pengaruh Ubi Jalar Ungu terhadap Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Promotif Preventif, 6(2), 344–351. https://doi.org/10.47650/jpp.v6i2.794
Ramadhani, A., Halim, H., & Bahri, S. (2024). Gaya Hidup Konsumsi Makanan Cepat Saji Terhadap Kesehatan Remaja Di Richeese Factory Kabupaten Gowa. Jurnal Sosiologi Kontemporer, 4(1), 18–21. https://doi.org/DOI:10.56326/jsk.v4i1.4869.
Salim, R. (2024). Edukasi Perilaku Hidup Sehat, Bersih, Dan Gizi Seimbang Sejak Dini. Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi, 3(1), 16–29. https://doi.org/10.37905/ljpmt.v3i1.24302
Suryani, L. (2022). Analisis Faktor Dominan Serta Pengaruh Media Leaflet Dan Poster Terhadap Pengetahuan Pasien Diabetes Militus (DM) Di Puskesmas Tirta Harja Banyuasin. Koloni: Jurnal Multidisiplin Ilmu, 1(3), 953–964. https://doi.org/10.31004/koloni.v1i3.393











