Pengaruh Ekstrak Kulit Durian Sidikalang Terhadap Kadar Glukosa dan Histopatologi Pankreas Tikus Wistar
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss3.1994Kata Kunci:
Durian, Flavonoid, Kulit, Tikus, WistarAbstrak
Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan global. Ekstrak kulit durian (Durio zibethinus) kaya senyawa fenolik, berpotensi antidiabetik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai efek antihiperglikemik serta proteksi histologis pankreas ekstrak kulit durian pada tikus Wistar yang diinduksi aloksan. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan kelompok kontrol dan beberapa dosis ekstrak. Kadar glukosa darah diukur pada baseline, setelah induksi, dan pada hari ke-5,10,15. Pankreas diperiksa secara histopatologi dan jumlah pulau Langerhans dihitung. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak kulit durian sidikalang menurunkan glukosa darah secara bermakna pada hari ke‑15 dibanding kontrol, dengan kecenderungan respons dosis. Kerusakan histologis acinar/insula tidak berbeda bermakna, namun jumlah pulau Langerhans kelompok ekstrak lebih tinggi signifikan dibanding kontrol (p=0,006). Kesimpulan ekstrak kulit durian menunjukkan efek antihiperglikemik dan menjaga pulau Langerhans pada model aloksan, sehingga berpotensi sebagai adjuvan fitoterapi untuk pengendalian glukosa. Penelitian lanjutan perlu menguji biomarker stres oksidatif dan uji toleransi glukosa untuk memperkuat mekanisme.
Referensi
Adli, F. K. (2021). Diabetes Melitus Gestasional : Diagnosis dan Faktor Risiko. Jurnal Medika Hutama, 03(01), 1545–1551.
Al-Hadi, H., Zurriyani, S. A., & Saida, S. A. (2020). Prevalensi diabetes melitus tipe 2 dengan kejadian hipertensi di Poliklinik Penyakit Dalam RS Pertamedika Ummi Rosnati. Jurnal Medika Malahayati, 4(4), 291–297.
Authority, H. I. and Q. (2022). Health technology assessment of metabolic surgery for the treatment of comorbid type 2 diabetes and obesity. July.
Biologi, J., Sains dan Teknologi, F., Alauddin Makassar, U., Pemeriksaan, C., Pengobatan dan Cara Pencegahan LESTARI, C., Aisyah Sijid, S., Studi Biologi, P., & Alauddin Makassar Jl Yasin Limpo Gowa, U. H. (2021). Diabetes Melitus: Review Etiologi. http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/psb
Budi, A., Nababan, S. M. T., & Nardi, L. (2023). Effectiveness of durian peel ethanol extract for lowering blood sugar levels in alloxan diabetic wistar rats. Jurnal Prima Medika Sains, 5(2), 218–222. https://doi.org/10.34012/jpms.v5i2.4523
Butar-Butar, T. N., Ferbriani, H., Rasyidah, R., & Syukriah, S. (2022). Histopatologi Pankreas Tikus (Rattus Norvegicus) Diabetes Melitus Yang Diberi Ekstrak Etanol Bawang Batak (Allium chinense G.Don). Klorofil: Jurnal Ilmu Biologi Dan Terapan, 6(1), 5. https://doi.org/10.30821/kfl:jibt.v6i1.10866
Ente, D. R., Thamrin, S. A., Arifin, S., Kuswanto, H., & Andreza, A. (2020). Klasifikasi Faktor-Faktor Penyebab Penyakit Diabetes Melitus Di Rumah Sakit Unhas Menggunakan Algoritma C4. 5. Indonesian Journal of Statistics and Its Applications, 4(1), 80-88.
Esti, T., & Bakti, K. (2023). Skrining Fitokimia Dan Analisis Kadar Flavonoid Total Fraksi Etil Asetat Kulit Buah Durian Merah (Durio graveolens Becc.) Dengan METODESPEKTROFOTOMETRI Uv-VIS. Journal Of Pharmacy Science and Technology, 4(1), 2023.
Hardianto, D. (2021). Telaah Komprehensif Diabetes Melitus: Klasifikasi, Gejala, Diagnosis, Pencegahan, Dan Pengobatan. Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI), 7(2), 304–317. https://doi.org/10.29122/jbbi.v7i2.4209
Howe, K., Dwinell, M., Shimoyama, M., Corton, C., Betteridge, E., Dove, A., ... & Blaxter, M. (2021). The genome sequence of the Norway rat, Rattus norvegicus Berkenhout 1769. Wellcome Open Research, 6, 118. https://doi.org/10.12688/wellcomeopenres.16854.1
Husna, P. A. U., Kairupan, C. F., & Lintong, P. M. (2022). Tinjauan Mengenai Manfaat Flavonoid pada Tumbuhan Obat Sebagai Antioksidan dan Antiinflamasi. EBiomedik, 10(1), 76–83. https://doi.org/10.35790/ebm.v10.i1.38173
Murtiningsih, M. K., Pandelaki, K., & Sedli, B. P. (2021). Gaya Hidup sebagai Faktor Risiko Diabetes Melitus Tipe 2. https://doi.org/10.35790/ecl.9.2.2021.32852
Nifadila Dachi, V. O., Arif Rayyan, T., Putri Utami, S., Mutia, R., Akbar, K., Esmaralda Lumbantobing, C. J., Kunardi, S., & Hendriani Djuang, M. (2022). Pengaruh variasi pemberian dosis aloksan terhadap angka kadar gula darah hewan coba. Jurnal Prima Medika Sains, 4(1), 33. https://doi.org/10.34012/jpms.v4i1.2460
Ningsih, A. W., Nurrosyidah, I. H., & Hisbiyah, A. (2020). Pengaruh Perbedaan Metode Ekstraksi Rimpang Kunyit (Curcuma domestica) Terhadap Rendemen dan Skrining Fitokimia. Journal of Pharmaceutical-Care Anwar Medika, 2(2), 49–57. https://doi.org/10.36932/jpcam.v2i2.27
Nurvita, S. (2023). Diabetes Mellitus Tipe 1 Pada Anak Di Indonesia. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 635–639.
Purwandari, C. A. A., Wirjatmadi, B., & Mahmudiono, T. (2022). Faktor Risiko Terjadinya Komplikasi Kronis Diabetes Melitus Tipe 2 pada Pra Lansia. Amerta Nutrition, 6(3), 262–271. https://doi.org/10.20473/amnt.v6i3.2022.262-271
Rahman, A., Yustian, A. A., Fitria, A., Hariyanto, A. Y., Rahmah, A., Saputri, R., Mustaqimah, M., & Hakim, A. R. (2023). Edukasi Tentang Diabetes Melitus Pada Kader Kesehatan Desa Sungai Rangas Tengah. Majalah Cendekia Mengabdi, 1(3), 141–145. https://doi.org/10.63004/mcm.v1i3.204
Sayed, S. A. El, & Mukherjee, S. (2023). Physiology, Pancreas. StatPearls. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK459261/
Shamin-Shazwan, K., Shahari, R., Amri, C. N. A. C., Ghazali, M. Z., & Go, R. (2020). Trichome morphology of Durio zibethinus L. Malaysian Journal of Microscopy, 16(1), 196–204.
Soelistijo, S. (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2021. Global Initiative for Asthma, 46. www.ginasthma.org.
Talathi, S. S., Zimmerman, R., & Young, M. (2023). Anatomy, Abdomen and Pelvis, Pancreas. StatPearls. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK532912/
Ummah, M. S. (2019). Sustainability (Switzerland), 11 (1), 1–14.
Wahyuningsih, S., & Dkk. (2024). Buku Ekstraksi Bahan Alam Edisi 2024 (Issue March)











