Mengintegrasikan Gerakan Sholat Sebagai Praktik Preventif Gangguan Muskuloskeletal: Sebuah Pendekatan Fenomenologi Terhadap Pengalaman Individu

Penulis

  • Gigih Setianto Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
  • M. Ghilang Maulud Setyawan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
  • Risdiani Risdiani Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss3.1996

Kata Kunci:

Fenomenologi, Kesehatan islam, Muskuloskeletal, Pengalaman, Sholat

Abstrak

Gangguan muskuloskeletal (MSDs) merupakan masalah kesehatan yang sering mengganggu kualitas hidup dan produktivitas. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa aktivitas fisik seperti peregangan dan terapi fisik dapat membantu mencegah gangguan ini. Gerakan sholat sebagai ibadah rutin umat Muslim memiliki kesamaan dengan latihan fisik dalam aspek biomekanik. Namun, masih minim eksplorasi mengenai pengalaman subjektif individu dalam mengintegrasikan gerakan sholat sebagai upaya preventif terhadap MSDs. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna dan persepsi individu mengenai integrasi gerakan sholat dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga kesehatan muskuloskeletal. Pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi digunakan dalam studi ini. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama: makna ganda gerakan sholat (ibadah dan terapi), kesadaran postural dalam pelaksanaan sholat, serta adaptasi dan konsistensi gerakan sholat dalam menjaga fleksibilitas dan mengurangi keluhan nyeri. Studi ini menyimpulkan bahwa gerakan sholat yang dilakukan secara benar dan konsisten dapat berkontribusi sebagai bentuk upaya promotif dan preventif terhadap gangguan muskuloskeletal. Temuan ini memberikan dasar bagi integrasi nilai religius dalam program edukasi kesehatan masyarakat.

Referensi

Choi, S. D., Woletz, T., & Heidari, K. (2017). The effects of yoga on musculoskeletal disorders. Work, 56(3), 473–483.

Handoko, L., Nuraini, A., Rachmat, A. N., & Sugiyatmi, T. A. (2025). Factors Contibuting To The Development Of Musculoskeletal Disorders Among Employees In The Manufacturing Sector : A Cross-Sectional Study. Jurnal Ners, 9(1), 1238–1243.

Jumini, S., & Munawaroh, C. (2018). Analisis Vektor Dalam Gerakan Shalat Terhadap Kesehatan. SPEKTRA : Jurnal Kajian Pendidikan Sains, 4(2), 123. https://doi.org/10.32699/spektra.v4i2.53

Kreps, G. L. (n.d.). The Role of Prayer in Promoting Health and Well Being. Journal of Communication and Religion. https://doi.org/10.5840/jcr201235317

Maulida, H. S., Mukhlisah, I., & Kinanti, H. L. (2024). Analisis Biomekanika Gerakan Salat: Implikasi untuk Kesehatan. Islamologi: Jurnal Ilmiah Keagamaan, 1(2), 1–10.

Monson, A. L., Chismark, A. M., Cooper, B. R., & Krenik-Matejcek, T. M. (2017). Effects of Yoga on Musculoskeletal Pain. Journal of Dental Hygiene, 91(2), 15–22.

Muhammad, S., Murfat, Z., Khalid, Nur Fadhillah, Rachman, M. E., Syamsu, R. F., Kuswardana, H., Arsyad, N. N., & Imran, M. (2022). Pengaruh Intensitas Pelaksanaan Salat Sunah Rawatib Terhadap Kesehatan Sendi. Fakumi Medical Journal, 1(2), 121–128. https://doi.org/https://doi.org/10.33096/fmj.v1i2.150

Qardhawi, Y. (1995). Al-Ibadat fi al-Islam. Maktabah Wahabiyah.

Utama, R. A. N. A., Oktarlina, R. Z., & Oktafany, O. (2022). Pemanfaatan Gerakan Salat Sebagai Upaya Mencegah dan Mengatasi Hipertensi. Medical Profession Journal of Lampung, 12(1), 9–13. https://doi.org/10.53089/medula.v12i1.320

Woolf, A. D., & Pfleger, B. (2003). Burden of major musculoskeletal conditions. Bulletin of the World Health Organization, 81(9), 646–656.

Zhou, J., Xie, S., Xu, S., Zhang, Y., Li, Y., Sun, Q., Zhang, J., & Zhao, T. (2024). From Pain to Progress: Comprehensive Analysis of Musculoskeletal Disorders Worldwide. Journal of Pain Research, 17, 3455–3472. https://doi.org/10.2147/JPR.S488133 PMID-39469334PMCID- PMC11514690

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-30