Hubungan Beban Kerja Terhadap Stres Kerja Pada Pegawai Pengawas Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2012Kata Kunci:
Beban kerja, K3, Stres kerjaAbstrak
Beban kerja yang tidak dikelola secara optimal dapat memicu stres kerja dan berdampak pada kesehatan serta kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara beban kerja dan stres kerja pada pegawai Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Kuantitatif dengan Desain Survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara, dengan sampel sebanyak 41 responden yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner dengan skala ordinal, dan analisis data dilakukan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki beban kerja pada kategori sedang (58,5%) dan stres kerja pada kategori rendah (73,2%). Analisis Uji Chi Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0.000 < 0,05, yang menandakan adanya hubungan yang signifikan antara beban kerja dan stres kerja dengan arah hubungan positif, dimana peningkatan beban kerja diikuti oleh peningkatan tingkat stres kerja. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan beban kerja yang proporsional serta dukungan organisasi untuk mencegah peningkatan stres kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif.
Referensi
Ardana, Z. A., & Rizqi, M. A. (2024). Pengaruh stres kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan dengan komitmen organisasi sebagai variabel intervening pada PT Envilab Indonesia. JIMEA | Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi), 8(2), 1758–1776.
Arif, R., dkk. (2024). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Saba Jaya Publisher.
Hartati, O. C. T., Fathimahhayati, L. D., & Gunawan, S. (2022). Analisis pengaruh beban kerja terhadap produktivitas karyawan plywood dengan metode konsumsi energi dan NASA-TLX. ARIKA, 16(2), 83–96.
Hutagaol, H. N. (n.d.). Kuesioner hubungan beban kerja dengan stres kerja perawat di IGD RSAB Harapan Kita.
Ilmiyah, Z. F., & Anshori, M. I. (2025). Analisis hubungan stres kerja terhadap produktivitas kinerja karyawan: Studi kasus Saka Indonesia Pangkah Limited (SIPL). PARADOKS: Jurnal Ilmu Ekonomi, 8(2).
Indriyani, L. S., & Dihan, F. N. (2025). Analisis faktor-faktor penyebab stres kerja terhadap kepuasan kerja karyawan divisi rangka atas UPT Balai Yasa Yogyakarta. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(2), 6672–6684. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.1703
Jatiningsih, M. A. N., & Nugroho, M. A. S. (2025). Pengaruh stres kerja dan beban kerja terhadap kinerja dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi. 5(2), 269–274.
Putra, A. J., & Erwandi, D. (2025). Analisis faktor psikososial yang mempengaruhi stres kerja pada ASN di Balai Besar Pelatihan X. COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 5(3), 988–1007.
Sholihah, L. H., & Rizqi, M. A. (2024). Analisis beban kerja pada bagian sumber daya manusia di Rumah Sakit XYZ. Jurnal Ilmiah Bisnis & Kewirausahaan (JBK), 13(3), 286–299.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Umairoh, Y., Supardi, & Dharmanto, A. (2025). Pengaruh beban kerja terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening di Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi. Neraca Akuntansi Manajemen, Ekonomi (MUSYTARI), 23(5). https://doi.org/10.8734/mnmae.v1i2.359
Wahyuningsih, U., dkk. (2021). Pengenalan keselamatan dan kesehatan kerja di PT Cita Rasa Palembang. TERANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri, 3(2), 155–162. https://doi.org/10.33322/terang.v3i2.431.












