Analisis Peran Orang Tua Terhadap Perilaku Seksual Pranikah Remaja Di Kecamatan Tabukan Utara Tahun 2025

Penulis

  • Gracia Christy Tooy Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Jelita Siska Herlina Hinonaung Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Melanthon Junaedi Umboh Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Christien Angreni Rambi Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Meityn Disye Kasaluhe Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Maryati Agustina Tatangidatu Politeknik Negeri Nusa Utara

DOI:

https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2043

Kata Kunci:

Peran orang tua, Perilaku seksual pranikah, Remaja

Abstrak

Perilaku seksual pranikah di kalangan remaja sering dipengaruhi oleh faktor-faktor pendorong, seperti niat internal, dukungan sosial dari orang tua dan teman, kemudahan akses informasi terkait pornografi dan peluang yang mendorong perilaku seksual pranikah di kalangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara peran orang tua dan perilaku seksual pranikah di kalangan remaja di Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan potong lintang. Populasi penelitian terdiri dari orang tua dan remaja, dengan jumlah sampel 120 responden yang dipilih melalui pengambilan sampel konsekutif berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tentang peran orang tua dan perilaku seksual pranikah, dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua memiliki peran yang baik (71,7%), sementara mayoritas remaja menunjukkan perilaku seksual pranikah yang baik (99,2%). Meskipun uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara peran orang tua dan perilaku seksual pranikah (p = 0,110), analisis deskriptif mengungkapkan kecenderungan peran orang tua yang lebih baik dikaitkan dengan perilaku remaja yang lebih positif. Lebih lanjut, sikap menunjukkan hubungan yang signifikan dengan perilaku seksual pranikah (p = 0,000). Kesimpulannya, peran orang tua, pengetahuan, dan sikap berperan penting dalam membentuk perilaku seksual pranikah yang sehat di kalangan remaja; oleh karena itu, intervensi berbasis keluarga perlu diperkuat melalui komunikasi terbuka dan pendidikan seksual yang komprehensif.

Referensi

Adaramoye, T. O., Omotoso, G. T., Olayiwola-Adedoja, T., Dikko, B. O., & Iretor-Oscar, O. B. (2025). Prevalence, Perceived Causes And Consequences Of Pre-Marital Sex Among Secondary School Students In Ekiti State. African Journal of Social and Behavioural Sciences, 15(5).

Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T.

Alaydasari, Z. A. (2024). Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi Di Sma Negeri 2 Banguntapan. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Alwi, A. (2023). Gambaran Perilaku Seksual Remaja Di Indonesia: Literatur Review. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako), 9(1), 94-99. https://doi.org/10.22487/htj.v9i1.660

Amelia, R., Priyanti, S., & Syafitri, M. (2023). Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi di SMAN 2 Padang Panjang Tahun 2022. 'AFIYAH, 10(1).

Arvidiani, M., Muntasir, M., & Sir, A. (2023). Factors Associated with Adolescent Premarital Sexual Behavior. Journal of Health and Behavioral Science, 5(2), 249-262. https://doi.org/10.35508/jhbs.v5i2.10057

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (2018). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (2018). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia.

Bekele, D., Deksisa, A., Abera, W. et al. Parental communication on sexual and reproductive health issues to their adolescents and affecting factors at Asella town, Ethiopia: a community-based, cross-sectional study. Reprod Health 19, 114 (2022). https://doi.org/10.1186/s12978-022-01408-8.

Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development. Harvard University Press. https://doi.org/10.2307/j.ctv26071r6

Caroline, B., Mataagi, L., Eunice, B., & Moses, M. (2024). Relationship between risky sexual behaviour and academic achievement among secondary school students in Wakiso Town Council. International Journal of Academic Pedagogical Research, 8(10), 41–49.

Ekayamti, E. ., Maimunah, S., & Pangesti, T. (2024). Hubungan Pola Komunikasi Dan Peran Orang Tua Dengan Upaya Mencegah Perilaku Seksual Berisiko Pada Remaja. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 10(3), 643-649. https://doi.org/10.33023/jikep.v10i3.2326

El Zaatari, W., & Maalouf, I. (2022). How the Bronfenbrenner Bio-ecological System Theory Explains the Development of Students’ Sense of Belonging to School? Sage Open, 12(4). https://doi.org/10.1177/21582440221134089.

Fauziah, S., Astuti, T. W. P., & Khofiyah, N. (2023). Gambaran Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMK Muhammadiyah 2 Moyudan Sleman. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(4), 5523–5533. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/4176

Febriliani Masitoh. (2016). Remaja Surabaya Anggap Wajar Ciuman saat Pacaran. Antara Jatim.

Febriyana, R., Hisni, D., & Suralaga, C. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Remaja Mengenai Pendidikan Seks Dengan Perilaku Mengarah Kepada Seks Bebas Di Smk Kota Tangerang Selatan Tahun 2021. JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama, 10(1), 1-15. https://doi.org/10.31596/jkm.v10i1.899.

Hanriyani, F., & Suazini, E. R. (2022). Perubahan Fisik, Emosi, Sosial dan Moral pada Remaja Putri. Jurnal Medika Cendikia, 9(1), 60–67. https://doi.org/10.33482/medika.v9i1.181

Hurlock, E. B. (2015). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Ida, O. V., & Suryawati, N. (2024). Perilaku Seksual Pranikah Dalam Pergaulan Bebas Remaja Dari Prespektif Hukum Positif Di Indonesia. Yustitia, 10(1), 75–87. https://doi.org/10.31943/yustitia.v10i1.227.

Irawan, E. (2016). Gambaran Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi. Jurnal Keperawatan BSI.

Kang, S., & Cappella, J.N. (2014). The Role of Attitude in Behavioral Prediction.

Kasingku, J., & Warouw, W. N. (2025). Berpacaran dan Pengaruhnya Terhadap Prestasi Belajar Siswa. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(1), 247–260. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i1.17479.

Kim-Spoon, J., Longo, G. S., McCullough, M. E., & Bickel, W. K. (2014). Processes linking parents’ and adolescents’ religiousness and adolescent substance use: Monitoring and self-control. Journal of Family Psychology, 28(5), 615–625. https://doi.org/10.1037/a0036688.

Kisara. (2024). Kenapa berbicara tentang seks itu masih tabu di kalangan remaja. Kisara Bali. https://kisara.or.id/tabu-kah-berbicara-tentang-seks-di-kalangan-remaja/.

Lukman, A. (2020). Hubungan Sikap dan Pengetahuan Remaja Terhadap Perilaku Seksual Pranikah. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Mediawati AS, Yosep I, Mardhiyah A. Life skills and sexual risk behaviors among adolescents in Indonesia: A cross-sectional survey. Belitung Nurs J. 2022 Apr 26;8(2):132-138.

Meylawati, L.E. (2024). Analisis Pengetahuan Remaja Terhadap Perilaku Seksual Berisiko. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Motrik, D. (2011). Perilaku Seksual Remaja Berdasarkan Analisis Faktor Dari Survei Kesehatan Remaja Indonesia. Universitas Airlangga Repository.

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.

Novita, R. (2024). Pengaruh Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Seksual Pranikah di Kalangan Remaja. Jurnal Psikologi dan Konseling.

Premaswari, C. & Lestari, D. (2017). Perilaku Seksual Pranikah pada Remaja. Jurnal Psikologi.

Puspitasari, D., et al. (2019). Peran Orang Tua dan Sikap Remaja dalam Perilaku Seksual Pranikah. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Putri, D. & Ibrahim, F. (2023). Hubungan Pengetahuan Responden dengan Perilaku Seks Bebas pada Remaja SMA 3 Pinrang. Jurnal Kesehatan.

Qian, M., Jin, R., Lu, C., & Zhao, M. (2024). Parental emotional support, self-efficacy, and mental health problems among adolescents in Hong Kong: A moderated mediation approach. Frontiers in Psychiatry, 15, 1458275. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2024.1458275.

Rahmawati, D., & Wulandari, S. (2021). Gender differences in participation in community health research. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(2), 87–95.

Rahmawati, N. (2024). Hubungan Pengetahuan Remaja Tentang Aktivitas Seksual Berisiko. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia.

Ratliff, E. L., Morris, A. S., Cui, L., Greer, K. B., Maas, M. K., & Cui, L. (2023). Supportive parent-adolescent relationships as a foundation for adolescent emotion regulation and adjustment. Frontiers in Psychology, 14,1193449. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1193449.

Rizki, R., et al. (2019). Hubungan Sikap dan Perilaku Seksual Pranikah pada Remaja. Jurnal Psikologi.

Rogers, A.A., et al. (2015). Quality of Parent-Adolescent Conversations about Sex and Adolescent Sexual Behavior. Journal of Adolescent Health.

Rorintulus, S. J., Doda, D. V. D., & Lampus, H. F. (2025). Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Di Kelurahan Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado. Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 2414–2419. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i1.43681

Ross-Gray, M. (2020). Parental supervision and monitoring and deviant adolescent behavior [Doctoral dissertation, Walden University]. Walden University ScholarWorks. https://scholarworks.waldenu.edu/dissertations/8486.

Sanvictores, T., & Mendez, M. D. (2022). Types of parenting styles and effects on children. StatPearls. StatPearls Publishing.

Sari, L.A., & Dewi, I. (2019). Pengaruh Pengetahuan Tentang Kontrasepsi Terhadap Perilaku Seksual Remaja. Jurnal Kesehatan.

Sari, L.A., et al. (2018). Pengaruh Pornografi terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Seksual Remaja di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Sari, A., & Pratiwi, L. (2023). Motivasi sosial dan empati sebagai faktor pendorong partisipasi perempuan dalam penelitian masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial dan Kesehatan, 5(3), 112–120.

Situmorang, D. D. B. (2024). Implementation of sex education in Indonesia: A “sine qua non” in taboo. Buletin Psikologi, 32(1), 103–112. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.95836

Sternberg, R.J. (1986). A Triangular Theory of Love. Psychological Review.

Suryoputro, A., dkk. (2006). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual remaja di Jawa Tengah. Makara Kesehatan.

Syarifuddin, D. (2024). 75 Perilaku Seksual Pranikah Dalam Perspektif Sosial dan Agama. Jurnal Pemuda.

Triwibowo, H., & Ningrum, H. F. P. L. (2023). Relationship between effective communication about sexuality in family and early adolescent attitudes about free association of students’ VII grade of junior high school. JSRET (Journal of Scientific, Research, Education, and Technology), 2(1).

Van Roy, B., Groholt, B., Heyerdahl, S., & Clench-Aas, J. (2010). Understanding discrepancies in parent-child reporting of emotional and behavioural problems: Effects of relational and socio-demographic factors. Child and Adolescent Psychiatry and Mental Health, 4, 1–12. https://doi.org/10.1186/1753-2000-4-19.

Wahyuni, Y. F., Fitriani, A., Fatiyani, F., & Mawarni, S. (2023). Hubungan pengetahuan dan sikap remaja dengan perilaku seks pranikah di Desa Kampung Jawa Lama Kota Lhokseumawe. Media Informasi, 19(1), 90–96. https://doi.org/10.37160/bmi.v19i1.57.

Wahyuni, S.Y. (2023). Hubungan Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi dengan Perilaku Seksual Pranikah. Jurnal Ilmu Kesehatan.

Waliyanti, E. (2023). Sexual education for adolescents: parent role in rural area.

Wati, D.I. (2025). Pengaruh Pemberian Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Bahaya Seks Berisiko dan Penyakit Menular Seksual. Skripsi, Jakarta.

Yanti, F. & Aris, E. (2024). Survei Perilaku Seksual Berisiko Pada Remaja di Indonesia. Komite Nasional Perlindungan Anak (KPAI).

Yuliani, R., Setiawan, H., & Putri, M. (2022). Female participation in social and behavioral health studies: A comparative analysis. Indonesian Journal of Public Health Research, 9(1), 45–54.

Zhao, L., et al. (2024). Parental Participation on Adolescent Behavioral Outcomes. PeerJ.

Zubair, A. G. H., Buana, A. F. S. S. P., & Aditya, A. M. (2024). Gambaran sikap remaja terhadap perilaku seksual pranikah di Kota Makassar. Jurnal Psikologi Karakter, 4(2), 691–696. https://doi.org/10.56326/jpk.v4i2.3764.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-23