Analisis Spasial dan Faktor Penyebab Imunisasi Zero-Dose Pada Anak Di Kota Medan Tahun 2024

Penulis

  • Susilawati Susilawati Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Tini Rezeki Saragih Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Yuana Wangsa Putri Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Risca Muril Khairani Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Istiqomah Istiqomah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nurul Fauziah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Dinda Rahma Auia Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2046

Kata Kunci:

Analisis spasial, GeoDa, Imunisasi dasar, QGIS, Zero-Dose

Abstrak

Zero-dose merupakan istilah yang digunakan untuk anak yang belum pernah menerima satu pun dosis vaksin DPT-HB-Hib (DPT1) sebagai indikator bahwa anak tersebut belum memulai seri imunisasi dasar (WHO, 2023). Kondisi ini menggambarkan adanya kesenjangan dalam pelaksanaan program imunisasi dasar, terutama di wilayah perkotaan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program imunisasi dasar serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi masih ditemukannya zero-dose di Kota Medan. Desain artikel ini menggunakan pendekatan mixed method dengan menggabungkan analisis spasial dan wawancara mendalam. Data kuantitatif berupa jumlah zero-dose per kecamatan tahun 2024 diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Medan dan dianalisis menggunakan aplikasi QGIS serta GeoDa melalui uji Moran’s I menunjukkan nilai 0,0087 (p=0,289) yang mengindikasikan pola acak. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara dengan pemegang program imunisasi untuk mengidentifikasi faktor yang memengaruhi pelaksanaan program. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan imunisasi dasar di Kota Medan telah berjalan dengan baik, namun belum merata di seluruh wilayah. Faktor sosial, budaya, dan koordinasi antar fasilitas kesehatan ditemukan sebagai determinan utama. Diperlukan peningkatan edukasi masyarakat dan penguatan koordinasi antar fasilitas kesehatan agar cakupan imunisasi dasar lebih merata.

Referensi

Chard, A. N., Gacic-Dobo, M., Diallo, M. S., Sodha, S. V., & Wallace, A. S. (2020). Routine Vaccination Coverage Worldwide, 2019. MMWR. Morbidity and Mortality Weekly Report, 69(45), 1706–1710. https://doi.org/10.15585/mmwr.mm6945a7

Coleman, D. C., Markham, C., Guilamo-Ramos, V., & Santa Maria, D. (2024). Relationship between religiosity and HPV vaccine initiation and intention in urban black and hispanic parents. BMC Public Health, 24(1), 265. https://doi.org/10.1186/s12889-024-17653-4

Elbert, B., Zainumi, C. M., Pujiastuti, R. A. D., Yaznil, M. R., Yanni, G. N., Alona, I., & Lubis, I. N. D. (2023). Mothers’ knowledge, attitude, and behavior regarding child immunization, and the association with child immunization status in Medan City during the COVID-19 pandemic. IJID Regions, 8, S22–S26. https://doi.org/10.1016/j.ijregi.2023.03.014

Farrenkopf, B. A., Zhou, X., Shet, A., Olayinka, F., Carr, K., Patenaude, B., Chido-Amajuoyi, O. G., & Wonodi, C. (2023). Understanding household-level risk factors for zero dose immunization in 82 low- and middle-income countries. PLOS ONE, 18(12), e0287459. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0287459

Fitriyah, N. N., & Maulidina, A. (2024). Childhood Vaccination Decisions during the Pandemic: Tradition, Generational Influence, and Spiritual Perspectives. Islamic Review: Jurnal Riset Dan Kajian Keislaman, 13(2), 41–56. https://doi.org/10.35878/islamicreview.v13i2.1257

Hastuty, M., Lubis, D., Hardianti, S., & Riani, R. (2022). Penyuluhan tentang Pentingnya Imunisasi Dasar Lengkap pada Anak di Desa Bangun Sari Kecamatan Kampar Kiri Hilir. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 2085–2087. https://doi.org/10.31004/cdj.v3i3.10193

Hogan, D., & Gupta, A. (2023). Why Reaching Zero-Dose Children Holds the Key to Achieving the Sustainable Development Goals. Vaccines, 11(4), 781. https://doi.org/10.3390/vaccines11040781

Museliza, V., Afrizal, Rimet, Nanda, & Identiti. (2020). The Effect of the Indonesian Ulama Council (MUI) Fatwa Number 4 of 2016 Concerning Immunization Toward Parents’ Decision in Carrying out Basic Child Immunization in Riau Province. Proceedings of the International Conference on Public Administration, Policy and Governance (ICPAPG 2019). https://doi.org/10.2991/aebmr.k.200305.188

Natasya, O. R., & Lailiyah, S. (2024). Literature Review : Analisis Implementasi Kebijakan Pemberian Imunisasi Polio bagi Anak Usia 0-9 Bulan Di Indonesia. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(4), 11361–11371. https://doi.org/10.31004/jkt.v5i4.34484

Ntambue, E. M., Magazani, A. N., Kasonga, J. B., Mudipanu, A., Kabamba Nzaji, M., Ishoso, D. K., & Nkamba, D. M. (2024). Correlates of Zero-Dose Status among Children Aged 12–23 Months in the Luambo Health District, Democratic Republic of Congo: A Matched Case-Control Study. https://doi.org/10.20944/preprints202401.2221.v1

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. (2024). 91 Ribu Anak Sumut Tak Pernah Divaksin, Pemprov Sumut Akan Intervensi Langsung - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Putri, R. S., & Wulandari, R. D. (2025). Literature Review : Implementasi Program Imunisasi Dasar Lengkap Di Indonesia Tahun 2020-2025. Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 6695–6702. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i2.48996

WHO. (2024, December 18). Studi kasus: Peningkatan imunisasi rutin dan kampanye susulan di Sumatera Utara.

Wiysonge, C. S., Uthman, M. M. B., Ndwandwe, D., & Uthman, O. A. (2025). Multilevel Analysis of Zero-Dose Children in Sub-Saharan Africa: A Three Delays Model Study. Vaccines, 13(9), 987. https://doi.org/10.3390/vaccines13090987

World Health Organization. (n.d.). Program Esensial Imunisasi. Retrieved October 17, 2025.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-31