Implementasi Promosi Kesehatan Di UPTD Rumah Sakit Khusus Paru Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2055Kata Kunci:
Promosi kesehatan, PKRS, Rumah sakit, UPTD RS Khusus paruAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) di UPTD Rumah Sakit Khusus Paru Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2025. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya PKRS dalam meningkatkan kesadaran, sikap, dan perilaku sehat pasien serta keluarga mereka, serta mendukung pencapaian status kesehatan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi dan wawancara mendalam dengan petugas PKRS, serta tinjauan dokumen rumah sakit. Implementasi PKRS telah berjalan cukup baik, ditandai dengan adanya unit PKRS khusus dan dukungan dari manajemen rumah sakit melalui penyusunan SOP dan pemantauan serta evaluasi rutin. Kegiatan promosi kesehatan dilakukan melalui edukasi individu atau kelompok, serta memanfaatkan media cetak, elektronik, dan media sosial. Penelitian ini menemukan beberapa hambatan, termasuk keterbatasan anggaran, infrastruktur, dan waktu pasien yang terbatas untuk berpartisipasi dalam penyuluhan. Aksesibilitas program dianggap cukup baik karena informasi kesehatan dapat diakses melalui berbagai layanan rumah sakit dan media sosial. Secara keseluruhan, PKRS di UPTD Rumah Sakit Khusus Paru Provinsi Sumatera Utara telah dilaksanakan sesuai standar, meskipun masih memerlukan penguatan dalam hal sumber daya dan dukungan anggaran untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan berkelanjutan.
Referensi
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2011). Badan penelitian dan pengembangan kesehatan: Riset kesehatan dasar. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Larasanti, A. (2017). Pelaksanaan promosi kesehatan rumah sakit di RSU Haji Surabaya. Jurnal Promkes, 5(2), 117–127. https://doi.org/10.20473/jpk.v5.i2.2017.117-127
Mery, R. (2022). Gambaran promosi kesehatan di Rumah Sakit Madina Bukittinggi tahun 2022 (Disertasi doktor, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat).
Muharani, A. (2020). Memberikan promosi kesehatan di rumah sakit dan pendidikan untuk meningkatkan keselamatan pasien.
Nurdiana, F. (2017). Pelaksanaan promosi kesehatan di Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya. Jurnal Promkes, 5(2), 217–231.
Panggabean, S. (2020). Pelaksanaan promosi dan evaluasi kesehatan untuk meningkatkan budaya keselamatan pasien di rumah sakit.
Priyadi, B., Arsyati, A. M., & Nauli, H. A. (2023). Gambaran pelaksanaan standar promosi kesehatan rumah sakit pada rawat jalan di Rumah Sakit Medika Dramaga Bogor tahun 2022. Promotor, 6(4), 320–325.
Priyatno, D., Auliya, Q. A., & Duri, I. D. (2023). Pendidikan tuberkulosis. Penerbit NEM.
Rahmadhani, Z. T. (2019). Implementasi strategi promosi kesehatan dengan pendekatan pemberdayaan diri (Studi kasus program PKRS Rumah Sakit Kusta Sumberglagah Kabupaten Mojokerto) (Disertasi doktor, Universitas Airlangga).
Rohmah, E. (2023). Buku ajar promosi kesehatan untuk mahasiswa kesehatan. Rena Cipta Mandiri.
Sanggelorang, S., Doda, D. V., Hkapantow, N., & Ilmu Kesehatan Masyarakat. (2024). Penerapan promosi kesehatan di RSUD Maria Walanda Maramis Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(1), 1340–1347.
Seruni, N., & Purwaningsih, E. (2024). Analisis pelaksanaan program promosi kesehatan (PKRS) di Rumah Sakit Siaga Al Mumawwarah Samarinda. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 5(3), 3011–3016.
Sholihah, N. A., & Sakinah, S. (2022). Buku ajar promosi kesehatan dan ilmu perilaku kesehatan. Penerbit NEM.
Wole, B. D., & Santosa, D. H. (2025). Analisis implementasi program promosi kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Reda Bolo Kabupaten Sumba Barat Daya. Jurnal ARSI: Administrasi Rumah Sakit Indonesia, 11(2), 5.
Ximenes, L., & Martins, L. V. (2024). Teori dan aplikasi dalam pengumpulan data kesehatan. CV. Intelektual Manifes Media.











