Pengaruh Rebusan Daun Sirsak (Annona muricata L) dan Kunyit (Curcuma Domestica Val.) Terhadap Penurunan Flour Albus Pada Akseptor KB
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2059Kata Kunci:
Akseptor KB, Keputihan, Kunyit, Rebusan daun sirsakAbstrak
Keputihan merupakan cairan (selain darah) dari vagina yang berasal dari leher rahim, dinding vagina atau kelenjar di sekitar organ reproduksi wanita.. Salah satu pengobatan non farmakologi bagi penderita keputihan adalah rebusan Daun Sirsakdan Kunyit. Daun Sirsakmemiliki kandungan senyawa kimia bernama eugenol yang bersifat anti jamur dan dapat menangkal jamur candida albicans. Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Rebusan Daun Sirsak(Annona muricata L.) dan Kunyit (Curcuma Domestica Val.) terhadap Penurunan Flour Albus pada Akseptor KB. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan one group pre-post test design. Populasi sejumlah 60, dan sampel sejumlah 38 yang diambil dengan metode purposive sampling. Data yang digunakan data primer dengan lembar observasi, yang diolah dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Dari hasil uji wilcoxon didapatkan selisih negatif antara hasil pengukuran Flour Albus (pre-test) dan Flour Albus (post-test) adalah 38. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan Flour Albus yang dirasakan oleh responden sebelum dan setelah diberikan intervensi konsumsi rebusan Daun Sirsakdan Kunyit. Selisih positif antara hasil pengukuran Flour Albus (pre-test) dan Flour Albus (post-test) adalah 0 yang artinya tidak ada responden yang mengalami peningkatan Flour Albus. Berdasarkan output test statistic pada hasil uji wilcoxon, asymp sig (2-tailed) bernilai 0,001. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian rebusan Daun Sirsak(Annona muricata L.) dan Kunyit (Curcuma domestica Val.) terbukti memberikan pengaruh yang signifikan dalam menurunkan kejadian Fluor Albus pada akseptor KB. Penurunan ini terlihat melalui perbaikan gejala, berkurangnya jumlah keputihan, serta peningkatan kenyamanan pada responden setelah intervensi diberikan.
Referensi
BKKBN. (2018). Sosialisasi tentang reproduksi PIK-R. Kampung KB. https://kampungkb.bkkbn.go.id
Fatmawati, Z., Rustanti, E., & Fatmawati, I. (2020). Ekstrak rebusan Annona muricata L. sebagai anti leucorrhea pada akseptor kontrasepsi hormonal di PMB Ny N Desa Pulodegang Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang. Hospital Majapahit: Jurnal Ilmiah Kesehatan Politeknik Kesehatan Majapahit Mojokerto, 12(2), 69–76. https://doi.org/10.5281/zenodo.4275424
Hidayanti, D., & Pascawati, R. (2021). Rebusan sirih merah mengurangi fluor albus pada remaja putri. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 13(1), 246–253. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v13i1.1919
Hidayati, T., Hanifah, I., & Hastiyani, L. (2020). Efektivitas pemberian ekstrak daun sirsak (Annona muricata Linn) terhadap kejadian keputihan patologis pada wanita usia subur. Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery), 6(2), 135–142. https://doi.org/10.33023/jikeb.v6i2.613
Komariyah, S., Sucipto, E., & Izah, N. (2016). Gambaran pengetahuan remaja putri tentang keputihan di kelas XI SMK Negeri 1 Kota Tegal. Siklus: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal, 5(2), 151–159. https://doi.org/10.30591/siklus.v5i2.412
Kirana, A., Hikmanti, A., & Rini, S. (2023). Pengaruh rebusan daun sirsak dalam penanganan flour albus. Proceedings Series on Health & Medical Sciences, 4, 133–135.
Kurniyanti, N., & Lutfiyati, A. (2022). Perilaku menjaga kesehatan genetalia berhubungan dengan kejadian keputihan di SMK Muhammadiyah 4 Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu, 13(2), 87–90.
Lidiana, D., Hidayati, A. N., & Purnomo, W. (2020). Analisis penggunaan kontrasepsi dengan hasil tes Papanicolaou pada pasangan usia subur di Polindes Tiru Lor wilayah kerja Puskesmas Adan-Adan Kabupaten Kediri. Jurnal Keperawatan, 13(1), 1–6.
Nurmaliza, Ratih, R. H., & Yusmaharani. (2023). Hubungan pemberian kunyit asam jawa dengan kejadian keputihan pada remaja putri. Ensiklopedia of Journal, 5(4), 226–230.
Nurhumairah, N., Salmah, U., & Tamar, M. (2020). The effect of reproductive health education with video learning multimedia on the increase of knowledge and attitude about prevention of pathological fluor albus in female adolescents. International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, 7(4), 161–167.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Pedoman pelayanan kontrasepsi dan keluarga berencana. Kementerian Kesehatan RI.
Pradnyandari, I. A. C., Surya, I. G. N. H. W., & Aryana, M. B. D. (2019). Gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang vaginal hygiene terhadap kejadian keputihan patologis pada siswi kelas 1 di SMA Negeri 1 Denpasar periode Juli 2018. Intisari Sains Medis, 10(1), 88–94. https://doi.org/10.15562/ism.v10i1.357
Puspitasari, D., Br. Ginting, A. S., & Astarie, A. D. (2023). Efektivitas rebusan daun sirsak (Annona muricata L.) terhadap keputihan pada wanita usia subur di PMB Ny. D Kabupaten Garut tahun 2023. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(10), 4095–4106.
Riza, Y., Qariati, N. I., & Asrinawaty. (2019). Hubungan personal hygiene dan penggunaan kontrasepsi dengan kejadian keputihan pada wanita usia subur. MPPKI (Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia): The Indonesian Journal of Health Promotion, 2(2), 69–74.
Solomon-Wisdom, G. O., Ugoh, S. C., & Mohammed, B. (2014). Phytochemical screening and antimicrobial activities of Annona muricata Linn leaf extract. American Journal of Biological, Chemical and Pharmaceutical Sciences, 2(1), 1–7.
World Health Organization. (2023). Reproductive health in the Western Pacific. WHO.











