Efektivitas Edukasi dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Remaja tentang Vaksinasi HPV di SMKN 1 Bandung Tulungagung
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2096Kata Kunci:
edukasi;, Pengetahuan, sikap, skrining, vaksin HPVAbstrak
Kanker serviks masih menjadi penyebab utama kematian perempuan, terutama akibat rendahnya pengetahuan mengenai vaksinasi HPV dan skrining dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi vaksin HPV dan manfaat skrining terhadap pengetahuan serta sikap remaja putri di SMKN 1 Bandung Tulungagung. Penelitian menggunakan desain pre-test post-test dengan sampel 112 siswi kelas X. Edukasi diberikan melalui presentasi dan sesi tanya jawab, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon (α = 0,05). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (59% menjadi 94,6%) dan sikap positif (89% menjadi 94,6%) setelah intervensi (p < 0,05). Disimpulkan bahwa edukasi mengenai vaksin HPV dan skrining efektif meningkatkan pengetahuan serta membentuk sikap positif remaja putri dalam pencegahan kanker serviks.
Referensi
Akhter, N., & Nasrin, S. (2025). Knowledge, practice and awareness of adolescent girls on human papillomavirus vaccine. International Journal of Reproduction, Contraception, Obstetrics and Gynecology, 14(2), 426–430.
Azwar, S. (2019). Sikap manusia: Teori dan pengukurannya (Edisi ke-3). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Dedey, F., Tetteh, J., & Asare, G. A. (2024). School-based HPV education and its impact on adolescent awareness and attitudes. Journal of Adolescent Health, 75(2), 123–131.
Grandahl, M., Rosenblad, A., & Tydén, T. (2016). School-based intervention for the prevention of HPV infection and associated diseases: A cluster randomized trial. BMJ Open, 6(1), e009875.
Kementerian Kesehatan RI. (2022). Kesehatan reproduksi remaja: Permasalahan dan upaya pencegahan. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Rencana aksi nasional eliminasi kanker serviks 2023–2030. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2024). Profil kesehatan Indonesia 2024. Jakarta: Kemenkes RI.
Liu, Z., Ding, Y., & Luo, Y. (2019). Effect of health education on HPV vaccination willingness among female students in China. Public Health Nursing, 36(3), 376–383.
Notoatmodjo, S. (2014). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Sitaresmi, M. N., Rozanti, N. M., Simangunsong, L. B., & Wahab, A. (2020). Improvement of parents’ awareness, knowledge, perception, and acceptability regarding human papillomavirus vaccination after a structured educational intervention. BMC Public Health, 20, 1836.
Surinati, I. D. A. K., Runiari, N., & Sipahutar, I. E. (2023). Edukasi pencegahan kanker serviks dengan media audiovisual pada remaja putri di SMAN 1 Mengwi Badung. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada, 5(2), 413–420.
Widiyastuti, N. E. (2022). Impact of reproductive health education on adolescent knowledge, attitudes and behaviors. Jurnal Kebidanan Malahayati, 8(2), 256–264.
World Health Organization. (2019). WHO guidelines on adolescent health. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization. (2019). Adolescent health: The missing population in universal health coverage. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization. (2024). Cervical cancer. Geneva: World Health Organization.











