Uji Efektivitas Ekstrak Kayu Bajakah (Spatholobus littoralis) Terhadap Mortalitas Cimex hemipterus

Penulis

  • Arista Kurniasari Budi Fristiani Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Citra Firnanda Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Annisa Nurul Hikmah Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Tulus Ariyadi Universitas Muhammadiyah Semarang

DOI:

https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2132

Kata Kunci:

Cimex hemipterus, Insektisida alami, Kayu bajakah

Abstrak

Cimex hemipterus merupakan serangga penghisap darah yang mengganggu kenyamanan tidur dan gigitannya dapat menimbulkan ruam, reaksi alergi, kemerahan pada kulit, hingga lepuh. Pengendalian serangga yang umum dan efektif yaitu insektisida kimia namun berisiko bagi kesehatan, sehingga diperlukan alternatif yang lebih aman. Salah satunya menggunakan ekstrak kayu bajakah (Spatholobus littoralis) yang mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, dan triterpenoid. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak kayu bajakah terhadap mortalitas Cimex hemipterus. Metode penelitian yaitu eksperimental dengan teknik purposive sampling. Sampel berjumlah 125 ekor Cimex hemipterus dibagi dalam lima kelompok (konsentrasi 5%, 10%, 15%, kontrol positif, dan kontrol negatif) dengan lima kali pengulangan sesuai rumus federer. Cimex dinyatakan mati apabila tidak menunjukkan pergerakan dan tidak bereaksi saat disentuh menggunakan pinset. Data dianalisis secara univariat, diuji normalitas Shapiro-Wilk, uji Kruskal-Wallis, uji Mann-Whitney, serta analisis probit untuk menentukan nilai LC50 dan LC90. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi 15% menyebabkan mortalitas 100% dalam 24 jam. Nilai LC50 sebesar 6,56% dan LC90 sebesar 11,39%. Uji Kruskal-Wallis menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p<0,05). Mann Whitney menunjukkan konsentrasi 10% dan 15% tidak berbeda signifikan dengan Baygon (p>0,05). Kesimpulan, ekstrak kayu bajakah terbukti efektif dalam menyebabkan kematian Cimex hemipterus, dengan konsentrasi 15% menunjukkan efektivitas tertinggi yaitu 100% mortalitas dalam 24 jam).

Referensi

Afifah, H., & Iskandar, Y. (2024). Kandungan kimia dan aktivitas farmakologi akar kayu bajakah (Spatolobus litoralis H.): Review artikel. Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia, 13(1), 12–17. https://doi.org/10.51887/jpfi.v13i1.1796

Ayuchecaria, N., Aryzki, S., & Sari, A. K. (2023). Formula dan evaluasi karakteristik mutu fisik sediaan masker peel-off ekstrak tampala (Spatholobus littoralis Hassk.). Benzena Pharmaceutical Scientific Journal, 2(1), 26–36. https://doi.org/10.31941/benzena.v2i01.3102

Darmadi, & Eli, Y. (2021). Pengaruh ekstrak kulit duku (Lansium domesticum Corr.) terhadap kematian kutu busuk. Jurnal Penelitian Farmasi & Herbal, 4(1), 48–54. https://doi.org/10.36656/jpksy.v4i1.760

Dhurhania, C. E., & Novianto, A. (2018). Uji kandungan fenolik total dan pengaruhnya terhadap aktivitas antioksidan dari berbagai bentuk sediaan sarang semut (Myrmecodia pendens). Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, 5(2), 62–68. https://doi.org/10.20473/jfiki.v5i22018.62-68

Firman, I., Safaruddin, S., Nurisrah, N., & Yuliana, B. (2023). Acute oral toxicity evaluation of bajakah extract (Spatholobus littoralis Hassk.) in mice. Pharmaceutical Reports, 2(1), 1–5. https://doi.org/10.33096/pharmrep.v2i1.225

Isnaini, M., Pane, E. R., & Wiridianti, S. (2015). Pengujian beberapa jenis insektisida nabati terhadap kutu beras (Sitophilus oryzae L.). Jurnal Biota, 1(1), 1–8. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/biota/article/view/379

Istiqomah, & Safitri, D. (2021). Pharmacological activities of Spatholobus littoralis. Jurnal Info Kesehatan, 11(2), 463–469. https://jurnal.ikbis.ac.id/index.php/infokes/article/view/402

Kartini, R., Handayani, A., & Susilo, R. J. (2021). Variasi respons fisiologis serangga terhadap insektisida nabati. Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika, 21(1), 42–50.

Lai, O., Ho, D., Glick, S., & Jagdeo, J. (2016). Bed bugs and possible transmission of human pathogens: A systematic review. Archives of Dermatological Research, 308(8), 531–538. https://doi.org/10.1007/s00403-016-1661-8

Lee, C. Y. (2025). Global perspective of insecticide resistance in bed bugs and management options. Entomological Research, 55, e70038. https://doi.org/10.1111/1748-5967.70038

Marsuki, M. (2020). Identifikasi dan uji bioaktivitas senyawa metabolit sekunder dari batang bajakah tampala (Spatholobus littoralis Hassk.). Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia, 25(1), 1–7. https://doi.org/10.35580/chemica.v25i1.58556

Meisyara, D., Guswenrivo, I., & Singham, G. V. (2023). Perception, attitudes, and knowledge on infestation and management of bed bugs in major cities of Indonesia: A cross-sectional online survey. PLOS ONE, 18(7), e0288682. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0288682

Mirna, Baharuddin, M., Zahra, U., & Sappewali. (2023). Efektivitas ekstrak n-heksana daun tembelekan (Lantana camara L.) dan mimba (Azadirachta indica A. Juss.) terhadap mortalitas keong mas (Pomacea canaliculata L.). Jurnal Agro, 10(1), 110–122. https://doi.org/10.15575/24080

Mossa, A. H., Mohafrash, S. M. M., & Chandrasekaran, N. (2018). Safety of natural insecticides: Toxic effects on experimental animals. BioMed Research International, Article 4308054. https://doi.org/10.1155/2018/4308054

Riddick, E. W. (2024). Evaluating the effects of flavonoids on insects: Implications for managing pests without harming beneficials. Insects, 15(12), 956. https://doi.org/10.3390/insects15120956

Ronawati, D. A., Hestiningsih, R., Kusariana, N., & Saraswati, L. D. (2022). Faktor perilaku yang berhubungan dengan keberadaan Cimex spp. di Desa Purbayasa, Purbalingga tahun 2021. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 7(1), 375–381. https://doi.org/10.14710/jekk.v7i1.13114

Setiadi, D., Tarmadja, S., & Wilisiani, F. (2021). Efektivitas Bacillus thuringiensis Berliner dan sipermetrin serta campuran keduanya dalam mengendalikan Tirathaba di perkebunan kelapa sawit. Journal Agroista, 5(1), 19–28. https://doi.org/10.55180/agi.v5i1.129

Shalsadila, R., Nuryanti, M., & Purwaeni. (2023). Potential of various natural materials as natural insecticides for head lice (Pediculus humanus capitis): Review article. Journal of Pharmaceutical and Science, 6(2), 664–672. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v6i2.114

Sharma, P., & Singh, D. (2018). Toxic effects of plant secondary metabolites on insect pests: A review. Journal of Entomology and Zoology Studies, 6(2), 150–158.

Yamani, S. Z., & Ciptono. (2022). Pertumbuhan dan produksi kokon cacing tanah (Eisenia foetida) akibat paparan insektisida berbahan aktif sipermetrin. Kindom: The Journal of Biological Studies, 8(1), 74–84.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-29