Peningkatan Kapasitas Kader Dalam Pencegahan Penyakit Infeksi Pencernaan Di Wilayah Rawan Banjir Pekalongan
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2153Kata Kunci:
Banjir, Infeksi, Kader, Kapasitas, PencernaanAbstrak
Bencana banjir merupakan kejadian berulang di Kabupaten Pekalongan yang meningkatkan risiko penyakit infeksi saluran pencernaan. Sekitar 23.066 ha wilayah berisiko banjir, dengan 10.119 ha berisiko tinggi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam pencegahan penyakit infeksi pencernaan di daerah rawan banjir. Pendekatan deskriptif digunakan melalui pelatihan berbasis pretest–posttest kepada 10 kader yang dipilih dari wilayah dengan kerentanan banjir tinggi. Materi meliputi pengelolaan air bersih, sanitasi, dan pencegahan diare serta penyakit infeksi pencernaan lainnya. Pengetahuan dan sikap kader diukur sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan dari 13,02 menjadi 17,97 (p=0,000) dan skor sikap dari 47,20 menjadi 55,13 (p=0,000). Pelatihan ini berkontribusi pada penguatan kapasitas kader sebagai garda terdepan kesiapsiagaan masyarakat dalam mencegah penyakit infeksi pencernaan pada situasi banjir. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi sederhana berbasis kader efektif untuk diterapkan di wilayah rawan banjir lainnya.
Referensi
Afandi, A., Widyawati, S. A., & Irawan, N. (2024). Analisis Kerentanan Kesehatan Penduduk Pasca Bencana. Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, 6(2), 92–95.
Al-Mamun, Md., Kalam, A., Karim, Md. Z., Alam, M., & Khan, T. H. (2025). Menstrual hygiene management in flood-affected Bangladesh: addressing socio-cultural barriers, infrastructure gaps, and policy responses. Frontiers in Public Health, 13. https://doi.org/10.3389/fpubh.2025.1538447
Ananda, D., Siregar, N. A., Syahadah, R. F., Mahendra, A. F. R., Laoli, A. N., & Siregar, P. A. (2023). Gambaran Sanitasi Dasar dengan Kejadian Diare di Kawasan Risiko Banjir. Journal of Educational Innovation and Public Health, 1(3), 24–31. https://doi.org/10.55606/innovation.v1i3.1466
Lutfitiana, P., Ramadhani, R. P., Cahyono, M., Nugoho, E. O., Lestari, S., & Kumala, V. E. (2023). Kajian Banjir Kota Pekalongan (Study of Flood in Pekalongan City). https://www.researchgate.net/publication/358916216
Christian, K. R., Hendrasarie, N., & Ali, M. (2023). Evaluasi Dampak Banjir pada Kesehatan Masyarakat di Kelurahan Krapyak Kota Pekalongan. Junral Kesehatan Tambusai, 4(2), 1923–1932.
Fitri, I., Rahmi, R., & Hotmauli. (2021). Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui Upaya Pemberdayaan Masyarakat. Faletehan Health Journal, 8(3), 166–172. www.journal.lppm-stikesfa.ac.id/ojs/index.php/FHJ
Fitriana, F., Anis, W., & Ferdinandus, E. D. (2022). Optimalisasi Peran Kader Kesehatan dalam Upaya Promotif dan Preventif Tuberkulosis Paru pada Kehamilan. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 488. https://doi.org/10.30651/aks.v6i3.12201
Kusumawati, P. D., Suhita, B. M., Khasanah, M., Mendieta, G., Ambarsari, F., & Sucipto, A. (2024). Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan Dalam Rangka Optimalisasi Kegiatan Integrasi Layanan Primer Di Desa Ternyang. Jurnal Locus Penelitian Dan Pengabdian, 3(12), 1011–1017. https://doi.org/10.58344/locus.v3i12.3472
Marcela, R., & Usiono. (2023). Persepsi Masyarakat Dalam Penanggulangan Bencana Banjir : Sistematic Literature Review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 1–7.
Perdinan, Ryco, F. A., Syafararisa, D. P., Suvany, A., Sabilla, C. J., Revia, M., & Ikrom, M. (2023). Tidal Flood Hazard Assessment in Pekalongan City, Central Java. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1266(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1266/1/012058
Pratita, A. T. K., Mabruro, D. H. F., Bahri, H. S., Amrullah, M. M. F., Rabbani, D. F., Fauziah, S. R., Jenika, V., & Fathurohman, M. (2023). Penyuluhan Pencegahan Penyakit Pasca Banjir dengan Menerapkan Pola PHBS di Dusun Rangkasan. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 517–523. https://doi.org/10.24198/kumawula.v6i3.47787
Salim, M. A., & Siswanto, A. B. (2021). Kajian Penanganan Dampak Banjir Kabupaten Pekalongan. Rang Teknik Journal, 4(2), 295–303. https://doi.org/10.31869/rtj.v4i2.2525
Satriawati, N. N. A., Ngurah, I. G. K. G., Suardana, I. W., Sudiantara, K., Gama, I. K., Achjar, K. A. H., Mustika, W., & Lestari, A. S. (2025). Bay Leaf Brewing Lowers Blood Sugar Levels in Elderly People with Type 2 Diabetes Mellitus. Health Dynamics, 2(6), 233–238. https://doi.org/10.33846/hd20603
Sugiyarto. (2023). Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular Melalui Germas Dan Cerdik. Bhakti Sabha Nusantara, 2(2), 113–118. https://doi.org/10.58439/bsn.v2i2.151
Sulistiyowati, A. N., Hayati, U., Rumaropen, O., Iyowau, F. D. M., & Korano, R. M. (2025). Peran Kader Posyandu dalam Pencegahan dan Deteksi Dini TB pada Ibu dan Anak di Puskesmas Siriwini. Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan, 5(1), 36–49. https://doi.org/10.55606/jpikes.v5i1.4993
Taryana, A., Rifa, M., Mahmudi, E., & Bekti, H. (2022). Analisis Kesiapsiagaan Bencana Banjir Di Jakarta. In Jurnal Administrasi Negara), Februari (Vol. 13).
Trisnaini, I., Sunarsih, E., Budiastuti, A., Pratiwi, L. D., & Erman, E. (2025). Pelatihan Pengolahan Air Sungai sebagai Solusi Akses Air Bersih yang Layak di Pemukiman Lahan Basah. Jurnal Madaniya, 24(04), 294–299.
Wulandari, P., & Marniati, M. (2024). Dampak Kebijakan Kesehatan Lingkungan terhadap Penurunan Penyakit Berbasis Air di Perkotaan: Literature Revie. Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jukes TB), 6(1), 417–429.
Zahiruddin, W. M., Mansor, W. N., Hamid, N. A., Sukeri, S., Hassan, H., Mohamed, Z., Yeong Yeh, L., Muhd Besari, A., Draman, N., & Zakaria, R. (2020). Effectiveness of Community-Based Health Education on Preparedness for Flood-Related Communicable Disease in Kelantan. Malaysian Journal of Public Health Medicine, 20(3), 117–124.












