Determinan Status Gizi Remaja Di Wilayah Pesisir Kecamatan Tabukan Tengah Kabupaten Kepulauan Sangihe

Penulis

  • Ferdinand Gansalangi Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Meityn Disye Kasaluhe Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Astri Juwita Mahihody Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Yana Sambeka Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Mareike Doherty Patras Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Grace Angel Wuaten Politeknik Negeri Nusa Utara

DOI:

https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2155

Kata Kunci:

Citra tubuh, Pesisir, Remaja, Status gizi

Abstrak

Remaja merupakan masa transisi dari masa anak menuju ke dewasa dimana muncul beberapa perubahan baik secara fisik, mental, emosional dan perubahan tersebut terjadi dengan cepat. Oleh karena terjadi peningkatan pertumbuhan dan perkembangan fisik secara signifikan, remaja membutuhkan zat gizi yang tinggi. Peralihan gaya hidup dan pola makan remaja cukup mempengaruhi tingkatan asupan maupun kebutuhan gizinya, Remaja merupakan kelompok rentan yang dapat mengalami berbagai permasalahan terkait kesehatan maupun gizi khusunya remaja putri. Terdapat beberapa alasan mengapa remaja putri termasuk dalam kelompok rentan. Hal ini disebabkan oleh percepatan pertumbuhan dan perkembangan tubuh remaja yang membutuhkan energi dan zat gizi yang lebih banyak. Selain itu, perubahan pola hidup dan kebiasaan makan menuntut penyesuaian asupan energi dan zat gizi. Alasan lain yang tidak kalah penting yakni terjadinya kehamilan, keikutsertaan dalam olahraga atau kegiatan dengan aktivitas fisik tinggi serta kecanduan alkohol dan obat.  selain itu beberapa remaja putri juga mengkonsumsi makanan dalam jumlah berlebih dan pada akhirnya mengalami obesitas. Tujuan penelitian untuk mengetahui determinan status gizi remaja di Wilayah pesisir Kecamatan Tabukan Tengah. Jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu convenience sampling dengan jumlah sampel 127 responden. Berdasarkan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) mayoritas remaja di Kecamatan Tabukan Tengah termasuk pada kategori kurus (51,2%). Uji statistik faktor determinan status gizi menunjukkan pengetahuan (P Value = 0,857), Citra Tubuh ((P Value = 0,028), Aktivias Fisik (P Value = 0,660). Kesimpulan terdapat hubungan antara pandangan remaja tentang citra tubuh (body image) dengan status gizi remaja.

Referensi

Agustini, M. P. A., Yani, M. V. W., Pratiwi, M. S. A., & Yuliyatni, P. C. D. (2021). Hubungan Perilaku Makan dan Citra Tubuh Dengan Status Gizi Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Denpasar. Jurnal Medika Udayana, 10(9). https://stikes-yogyakarta.e-journal.id/JKSI/article/view/85/80

Astuti, N. P. T., Bayu, W. I., & Destriana. (2022). Indeks Massa Tubuh, Pola Makan, dan Aktivitas Fisik : Apakah Saling Berhubungan? Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI), 1(2), 154–167.

Damayanti, A. E. (2016). Hubungan Citra Tubuh, Aktivitas Fisik dan Pengetahuan Gizi Seimbang dengan Status Gizi Remaja Putri. Universitas Airlangga.

Erny, E., & Tri handari, S. R. (2019). Hubungan Antara Aktivitas Fisik dan Konsumsi Zat Besi dengan Status Gizi pada Remaja Putri di SMP Yayasan Pendidikan Islam Bintaro Jakarta Selatan Tahun 2017. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 15(1), 56. https://doi.org/10.24853/jkk.15.1.56-62

Fauziah, L. F., Ma’arif, M. Z., & Pamungkas, F. G. (2021). Hubungan Citra Tubuh dan Ttatus Gizi Remaja Putri. Jurnal Matrnitas Aisyah (JAMAN AISYAH), 2(1), 68–74.

Fitria, F., Musniati, N., & Mulyawati, D. A. (2022). Gambaran Tingkat Pengetahuan tentang Gizi Seimbang pada Siswa SMA Muhammadiyah 13 Jakarta. Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF), 3(1), 11. https://doi.org/10.24853/mjnf.3.1.11-16

Hartanti, A., Harwati, R., & Arswinda. (2024). Hubungan Pengetahuan Tentang Nutrisi Dengan Status Gizi Pada Remaja Putri Kelas VII Di SMP N 3 Boyolali. Jurnal Cakrawala Keperawatan, 01(02), 134–145.

Kementerian Kesehatan RI. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Pedoman Gizi Seimbang. Kementerian Kesehatan RI, 1–96. https://doi.org/10.1007/s13398-014-0173-7.2

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI). In Kota Kediri Dalam Angka.

Lathifah, D. N. (2022). Hubungan aktivitas fisik dengan status gizi remaja di SMAS IT Raudhatul Jannah Kota Cilegon. Muhammadiyah Surakarta.

Lestari, P. Y., Tambunan, L. N., & Lestari, R. M. (2022). Hubungan Pengetahuan Tentang Gizi Terhadap Status Gizi Remaja. Jurnal Surya Medika (JSM), 8(1), 65–69.

Meilana, A. S. B., Bachtiar, F., Condrowati, & Nazhira, F. (2022). Hubungan Antara Aktivitas Fisik dengan Indeks Massa Tubuh pada Remaja. PhysioHS, 4(Desember).

Niza, T. F., Puspitasari, D. I., & Firmansyah. (2025). Hubungan Body Image dan Perilaku Makan dengan Status Gizi pada Remaja SMA di Kecamatan Banjarsari Surakarta. Ranah Research, 8(1), 913–923.

Novelia Putri, R., Widajanti, L., & Achadi Nugraheni, S. (2021). Hubungan Citra Tubuh dan Pengetahuan Gizi Seimbang dengan Pemilihan Makanan Remaja Putri Usia 15-19 Tahun di Kota Semarang. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(1), 193–199. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/mkmi

Pantaleon, M. G. (2019). Hubungan Pengetahuan Gizi dan Kebiasaan Makan Dengan Status Gizi Remaja Putri di SMA Negeri II Kota Kupang. Journal of Chemical Information and Modeling, 3(3), 69–76.

Peltzer, K., & Pengpid, S. (2015). Trying To Lose Weight Among Non-Overweight University Students From 22 Low, Middle And Emerging Economy Countries. Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition, 24(1), 177–183. https://doi.org/10.6133/apjcn.2015.24.1.16

Saint, H. O., & Ernawati. (2019). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Pada Siswa X dan XII IPA SMAN 7 Surakarta periode 2017/2018. Tarumanagara Medical Juornal, 2(1), 54–58.

Sari, N., Kelana, D., Sopiah, P., Studi III Keperawatan, P. D., & Pendidikan Indonesia, U. (2023). Hubungan Citra Tubuh (Body Image) Dengan Status Gizi KEK Pada Siswi SMKN Sukasari. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 2774–5848.

Syalfina, A. D., Mafticha, E., Putri, A. D., Irawati, D., Priyanti, S., & Sulistyawati, W. (2024). Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Aktivitas Fisik Pada Remaja Di MAN 2 Kabupaten Mojokerto. Al Tamimi Kesmas, 13(2), 298–306.

UNICEF. (2018). Undernutrition Contributes To Nearly Half Of All Deaths In Children Under 5 And Is Widespread In Asia And Africa.

UNICEF. (2025). Child Nutrition Report 2025, Feeding Profit: How food environments are failing children. https://www.unicef.org/reports/feeding-profit

Utami, S. (2022). Hubungan Pengetahuan tentangGgizi dan IMT dengan Perilaku Konsumsi Makan pada Remaja Putri. Journal of Midwefery and Health Administration Research, 2(2), 127–135.

Widiastuti, A. O., & Widiyaningsih, E. N. (2023). Relationship Physical Activity With Nutritional Status Of High School In Surakarta. University Research Colloqium, 2621–0584.

Wulandari, A., Sudrajat, I., Agustika, K., Pribadi, M. F., Deliana, R., Atiqa, S., & Nasution, A. S. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan Gizi dengan Status Gizi pada Mahasiswa Universitas Ibn Khaldun Bogor. Tropical Public Health Journal, 1(2), 72–75. https://doi.org/10.32734/trophico.v1i2.7266

Zerlina, M., & Humayrah, W. (2023). Hubungan Kesadaran dan Pengetahuan Gizi serta Kesadaran Kesehatan terhadap Status Gizi Remaja Jakarta. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi (JABJ), 12(1), 220–231.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-07