Determinasi Kesehatan Mental Narapidana: Peran Dukungan Sosial, Penyesuaian Diri, dan Optimisme Terhadap Resiliensi

Penulis

  • Nazir Ultama Anugrah Universitas Negeri Jakarta
  • Zulfa Indira Wahyuni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Syahid Izharuddin Universitas Negeri Jakarta
  • Redo Tridinata Wijaya Universitas Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2161

Kata Kunci:

Dukungan sosial, Narapidana, Penyesuaian diri, Optimisme, Resiliensi

Abstrak

Lingkungan lembaga pemasyarakatan yang memiliki tekanan tinggi menimbulkan kerentanan psikologis yang serius, sehingga diperlukan upaya memahami bagaimana narapidana dapat bertahan dan pulih secara mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis signifikansi pengaruh dari dukungan sosial, penyesuaian diri, dan optimisme terhadap tingkat resiliensi pada narapidana. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 185 narapidana pria dewasa berusia 21 hingga 60 tahun dilibatkan sebagai subjek penelitian melalui teknik convenience sampling dan analisis regresi berganda diaplikasikan untuk menguji hipotesis penelitian. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan dari dukungan sosial, penyesuaian diri, dan optimisme terhadap resiliensi narapidana. Lebih lanjut, hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh variabel independen tersebut mampu menerangkan 40,3% varians dari resiliensi narapidana. Sementara itu, sisa 59,7% varians dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak tercakup dalam ruang lingkup penelitian ini. Saran penelitian berdasarkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan dan dikembangkan lebih lanjut dalam studi mendatang, dengan menyertakan variabel-variabel lain yang berpotensi memengaruhi resiliensi narapidana, seperti psychological well-being, kepuasan hidup, self-efficacy, self-esteem, dan sejenisnya.

Referensi

Arafat, S. M. Y., Kar, S. K., Abhayanayake, C., Sharma, P., & Marthoenis, M. (2024). Prison mental health in South-East Asia: A narrative review. Brain and Behavior, 14, e70004. https://doi.org/10.1002/brb3.70004

Betty, K. A., & Rahayu, M. N. M. (2021). Hubungan antara dukungan sosial dengan resiliensi pada penyintas COVID-19. Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (JPSP), 7(1), 1–8. https://doi.org/10.24198/jpsp.v7i1.39606

Bidola, V. R., Leon, R. D., Ignacio, E., Mori, M. J., Valdez, S. N., & Bernabe, J. (2024). Life after bars: a narrative-case study of ex-convicts. American Journal of Human Psychology, 2(1), 22–32. https://doi.org/10.54536/ajhp.v2i1.2554

Favril, L., et al. (2024) Mental and physical health morbidity among people in prisons: An umbrella review. The Lancet Psychiatry, 11(4), 315–329. https://doi.org/10.1016/S2468-2667(24)00023-9

Folk, J. B., Stuewig, J., Mashek, D., Tangney, J. P., & Grossmann, J. (2019). Behind bars but connected to family: Evidence for the benefits of family contact during incarceration. Journal of Family Psychology, 33(4), 453–464. https://doi.org/10.1037/fam0000520

Gabrysch, C., Fritsch, R., Priebe, S., Mundt, A. P. (2019) Mental disorders and mental health symptoms during imprisonment: A three-year follow-up study. PLOS ONE 14(3): e0213711. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0213711

Juliane, Z., & Machmud, P. (2020). Factors Associated with Depression among Prisoners in Womens Class II-A Prison Jakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(3), 338-343. https://doi.org/10.15294/kemas.v15i3.19850

Liu, H., Qu, X., Wong, W. Y., & Chen, S. (2022). Measuring everyday adaptation after imprisonment: The post-release living inventory for ex-prisoners (PORLI-ex). International Journal of Clinical and Health Psychology, 23(2), 100352. https://doi.org/10.1016/j.ijchp.2022.100352

Mangestuti, R., Sholichatun, Y., Aziz, R., & Wahyuni., E. N. (2020). Urgency of resilience and optimism in improving students’ mental health. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 5(4), 154–161. https://doi.org/10.17977/um001v5i42020p154

Munir, A., Prihatin, P., Freddy, H., & Saudi, A. (2024). Overcrowding warga binaan di lembaga pemasyarakatan ditelisik dari perspektif viktimologi (studi terhadap overcrowding warga binaan di provinsi riau). Jurnal Trias Politika, 8(2), 193 - 204. https://doi.org/10.33373/jtp.v8i2.6416

Picken, J. (2012) The coping strategies, adjustment and well being of male inmates in prison environment. Internet Journal of Criminology, 1-29

Prayadi, T., & Subroto, M. (2021) Resiliensi narapidana seumur hidup yang lanjut usia elderly lifetime prisoner reliance. Jurnal Syntax Admiration 2(12). https://doi.org/10.46799/jsa.v2i12.353

Riza, M., Herdiana, I. (2013) Resiliensi pada narapidana laki-laki kelas 1 medaeng. Jurnal Psikologi Kepribadian dan Sosial, 2(1), 1-6

Schneiders, A., A. (1960) Personal Adjustment and Mental Health. USA: Library of Congress

Seligman, M. E. P. (2011). Learned optimism: How to change your mind and your life. Vintage Books.

Smith, B. W., Dalen, J., Wiggins, K., Tooley, E., Christopher, P., & Bernard, J. (2008). The Brief Resilience Scale: Assessing the ability to bounce back. International Journal of Behavioral Medicine, 15(3), 194–200. https://doi.org/10.1080/10705500802222972

Souri, H., Hasanirad, T. (2011) Relationship between resilience, optimism and psychological well-being in students of medicine. Social and Behavioral Sciences, 30, 1541 – 1544 https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2011.10.299.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-07