Hubungan Intensitas Konsumsi Alkohol Terhadap Kadar Kreatinin Serum Pada Pria Dewasa di Desa Sawahan, Kabupaten Trenggalek
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2169Kata Kunci:
Alkohol, Intensitas konsumsi, Kadar kreatininAbstrak
Fenomena maraknya konsumsi alkohol dapat memicu risiko terhadap kesehatan, khususnya mengenai kecanduan dan dampaknya terhadap fungsi tubuh, seperti kinerja ginjal. Fungsi ginjal dapat dinilai dengan mengukur kadar kreatinin pada pria dewasa yang berada di rentang 0,7 - 1,2 mg/dL. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan antara intensitas konsumsi alkohol dan kadar kreatinin serum pria dewasa di Desa Sawahan, Kabupaten Trenggalek. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, dimana sebanyak 30 responden pria dewasa dipilih dengan metode purposive sampling. Pemeriksaan kadar kreatinin serum dilakukan dengan metode fotometeri. Analisis hubungan intensitas konsumsi alkohol dan kadar kreatinin serum menggunakan uji Spearman-Rho karena distribusi data bersifat tidak normal. Hasil observasi menunjukkan bahwa sebanyak 40% responden intens mengonsumsi alkohol selama 5-10 tahun dan 60% intens mengonsumsi > 10 tahun. Hasil uji kadar kreatinin serum menunjukkan 60% memiliki kadar kreatinin normal, sementara 40% memiliki kadar abnormal. Uji Spearman-Rho menunjukkan adanya hubungan signifikan antara intensitas konsumsi alkohol dan kadar kreatinin (r = 0,539; p = 0,002). Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara intensitas konsumsi alkohol dan kadar kreatinin serum. Konsumsi alkohol lebih dari 10 tahun berpotensi menimbulkan gangguan fungsi ginjal pada pria dewasa.
Referensi
Atmojo, J. T., Yuliyanto, D. J., Hasanah, Y. I. F., Widiyanto, A., Anasulfalah, H., & Mubarok, A. S. (2024). Incidence of chronic kidney failure and alcohol consumption: Meta analysis. Journal for Quality in Public Health, 7(2), 169–176. https://doi.org/10.30994/jqph.v7i2.496
Ávila, M., Mora Sánchez, M. G., Bernal Amador, A. S., & Paniagua, R. (2025). The metabolism of creatinine and its usefulness to evaluate kidney function and body composition in clinical practice. Biomolecules, 15(1), Article 1. https://doi.org/10.3390/biom15010041
Chen, Y., Yang, H., Yang, T., Zhang, H., Zhao, Y., Li, L., & Fan, H. (2021). Protective effects of low-dose alcohol against acute stress-induced renal injury in rats: Involvement of CYP4A/20-HETE and LTB4/BLT1 pathways. Oxidative Medicine and Cellular Longevity, 2021(1), 4475968. https://doi.org/10.1155/2021/4475968
Daryaswanti, P. I., Putri, N. K. D. L., & Yudhawati, N. L. P. S. (2021). Characteristic respondents with creatinine levels in patients undergoing hemodialysis. Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 6(0), 49. https://doi.org/10.30604/jika.v6iS1.759
Dhila, Y., Rahmawati, P. Z., & Husna, Y. A. (2024). Gambaran kadar kreatinin pada peminum alkohol di komunitas timur kota malang. Jurnal Kesehatan Bhakti Husada, 10(2), 11–18. https://doi.org/10.37848/jurnal.v10i2.210
Fitriani, Y., & Restuaji, I. M. (2024). Analisis kadar kreatinin dengan metode fotometeri pada pengkonsumsi alkohol di desa panggung kalak, kabupaten tulungagung. Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya, 19–25. https://doi.org/10.56399/jst.v5i1.173
Gunawan, S., Astuti, R., Prihartono, W., & Hamonangan, R. (2025). Prediksi diabetes mellitus tipe 2 dengan algoritma logistic regression untuk pendeteksian dini. Jurnal Informatika Dan Teknik Elektro Terapan, 13(1), Article 1. https://doi.org/10.23960/jitet.v13i1.5747
Indrasari, D. A. R. P., Dharmawati, I. G. A. A., & Habibah, N. (2023). Gambaran kadar kreatinin serum pada peminum tuak di desa sangeh kabupaten badung. JURNAL SKALA HUSADA : The Journal Of Health, 20(2), 15–20. https://doi.org/10.33992/jsh:tjoh.v20i2.3074
Lin, F., Luo, S., Tu, H., Chuang, H., Yang, C., & Hung, C. (2025). Association between alcohol consumption and renal function in patients with diabetes mellitus and hypertension: Insights from the Taiwan Biobank. BMC Nephrology, 26(1), 256. https://doi.org/10.1186/s12882-025-04174-4
Maheswari, D. (2023). Perbedaan kadar serum kreatinin pada peminum arak tingkat ringan, sedang dan berat di kelurahan renon, kecamatan denpasar selatan, kota denpasar. The Journal Of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist, 6(2), Article 2. https://doi.org/10.30651/jmlt.v6i2.14549
Pigeaud, L., de Veld, L., & van der Lely, N. (2023). Elevated creatinine kinase levels amongst Dutch adolescents with acute alcohol intoxication. European Journal of Pediatrics, 182(3), 1371–1375. https://doi.org/10.1007/s00431-023-04820-9
Sano, K., Terauchi, R., Fukai, K., Furuya, Y., Nakazawa, S., Kojimahara, N., Hoshi, K., Nakano, T., Toyota, A., & Tatemichi, M. (2023). Association between alcohol consumption patterns and glaucoma in japan. Journal of Glaucoma, 32(11), 968–975. https://doi.org/10.1097/IJG.0000000000002308
Sato, Y., Yoshihisa, A., Maki, T., & Takeishi, Y. (2020). Effects of daily alcohol intake on glomerular filtration rate over three years. Fukushima Journal of Medical Science, 67(1), 1–7. https://doi.org/10.5387/fms.2020-20
Tumenggu, A. R., Magdaleni, A. R., Furqon, M., Sawitri, E., & Putra, I. S. (2024). Hubungan usia dan fraksi ejeksi ventrikel kiri dengan kadar kreatinin pada penderita penyakit jantung koroner. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 11(10), Article 10. https://doi.org/10.33024/jikk.v11i10.15880
Yamamoto, R., Li, Q., Otsuki, N., Shinzawa, M., Yamaguchi, M., Wakasugi, M., Nagasawa, Y., & Isaka, Y. (2023). A dose-dependent association between alcohol consumption and incidence of proteinuria and low glomerular filtration rate: A systematic review and meta-analysis of cohort studies. Nutrients, 15(7), 1592. https://doi.org/10.3390/nu15071592.











