Eksplorasi Faktor Sosial Budaya Terhadap Pengetahuan Masyarakat Tentang Suplemen dan Nutrisi Dalam Pencegahan Stunting di Desa Kesetnana

Penulis

  • Barbara Azalya Sarifudin Universitas Citra Bangsa
  • Yeri Delsia Nenogasu Universitas Citra Bangsa
  • Fembrianus Sunario Tanggur Universitas Citra Bangsa
  • Roy Pinta Uli Lembaga Pengembangan SDM Tumbuh Kembang Kasih

DOI:

https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2174

Kata Kunci:

Pencegahan stunting, Sosial budaya, Suplemen dan nutrisi

Abstrak

Stunting masih menjadi masalah gizi kronis di Indonesia, terutama di pedesaan dengan pengaruh kuat norma budaya. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor sosial budaya yang mempengaruhi pengetahuan dan pemanfaatan suplemen gizi dalam pencegahan stunting di Desa Kesetnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Metode yang digunakan yakni desain kualitatif studi kasus dengan populasi masyarakat desa. Sampel 15 informan (ibu hamil/menyusui, kader Posyandu, tenaga farmasi dan kesehatan, tokoh masyarakat, adat, agama) dipilih dengan purposive dan snowball sampling. Variabel meliputi pengetahuan suplemen dan nutrisi, faktor sosial budaya, serta praktik pemanfaatan suplemen gizi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, focus group discussion, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik melalui proses pengkodean data (coding), pengelompokan pola narasi, dan penetapan tema utama yang relevan. Hasil menunjukkan pengetahuan fungsi suplemen masih terbatas, praktik konsumsi sangat dipengaruhi pantangan makanan, otoritas keluarga, serta peran tokoh adat dan agama, sedangkan pemanfaatan tablet tambah darah dan suplemen lain belum konsisten karena miskonsepsi dan kekhawatiran efek samping. Kesimpulannya, faktor sosial budaya menjadi penentu literasi dan pemanfaatan suplemen sehingga pencegahan stunting memerlukan edukasi sensitif budaya dan kolaborasi strategis tenaga farmasi, tenaga kesehatan, kader, serta tokoh lokal.

Referensi

Alfaqeeh, M., Suwantika, A. A., Postma, M. J., Dewi Nugrahani, A., Setyani, R. A., & Zakiyah, N. (2025). Maternal perspectives on multiple micronutrient supplementation (MMS) in Indonesia: A cross-sectional study of knowledge, attitudes, and acceptance. BMC Public Health, 25, Article 4062. https://doi.org/10.1186/s12889-025-24885-5

Atmadani, R. N., Akrom, A., Ananda, D., Saputri, L. Y., & Puspitasari, A. A. (2024). Supports and barriers regarding iron–folic acid supplementation adherence among anemic pregnant women in Indonesia. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(2), 46–56. https://doi.org/10.30597/mkmi.v20i2.32569

Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2023). Statistik Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur 2023. Badan Pusat Statistik. https://ntt.bps.go.id/id/publication/2023/12/28/3b3fa5fbdc11c8f1f90f3e15/statistik-kesehatan-provinsi-nusa-tenggara-timur-2023.html

Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2021). A review of child stunting determinants in Indonesia, including maternal knowledge of animal-source protein and micronutrient needs during pregnancy. Maternal & Child Nutrition, 17(4), e13201. https://doi.org/10.1111/mcn.13201

Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 14(4), e12617. https://doi.org/10.1111/mcn.12617

Birt, L., Scott, S., Cavers, D., Campbell, C., & Walter, F. (2016). Member checking: A tool to enhance trustworthiness or merely a nod to validation? Qualitative Health Research, 26(13), 1802–1811. https://doi.org/10.1177/1049732316654870

Braun, V., & Clarke, V. (2021). Thematic Analysis: A Practical Guide for Health and Community Research. SAGE Publications, London.

Dewi, R. K., Tampubolon, K. T., & Perdana, A. A. (2021). Status gizi dan perilaku makan ibu selama kehamilan trimester pertama. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 6(1), 30–39. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jekk/article/view/10413

González-Fernández, D., Muralidharan, O., Neves, P. A., & Bhutta, Z. A. (2024). Associations of maternal nutritional status and supplementation with fetal, newborn, and infant outcomes in low-income and middle-income settings: An overview of reviews. Nutrients, 16(21), 3725. https://doi.org/10.3390/nu16213725

Martini, D. E., Ekawati, H., Maghfuroh, L., Harmiadillah, S., Gumelar, W. R., & Nisa, A. (2021). Determinants of iron supplementation (Fe) adherence among pregnant women at Puskesmas Sugio Lamongan. The Indonesian Journal of Health Science, retrieved from: https://jurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/TIJHS/article/view/6426

Miike, Y., & Yin, J. (Eds.). (2022). The Handbook of Global Interventions in Communication Theory (1st ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003043348

Puspitasari, Y. D., Indarwati, R., Wahyuni, S. D., & Suraya, A. S. (2025). Community and family-based intervention strategies to prevent stunting. CARE: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 13(2), 286–298. https://jurnal.unitri.ac.id/index.php/care/article/download/6613/pdf

Scott, P. A., Leal, M. L. G., et al. (2021). Community pharmacist-led interventions to improve preconception and pregnancy health: A systematic review. Pharmacy, 9(4), Article 171. https://doi.org/10.3390/pharmacy9040171

United Nations Children’s Fund. (2024). Improving maternal and child nutrition for stunting prevention in Indonesia. UNICEF Indonesia. https://www.unicef.org/indonesia/nutrition

Widya, R., van der Pligt, P., Willcox, J. C., Willcox, J. A., & Worsley, A. F. (2021). Sources of nutrition information for Indonesian women during pregnancy: How information is sought and provided. Public Health Nutrition, 24(7), 2058–2067. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC10195349

World Health Organization. (2023). World Health Statistics 2023: Monitoring health for the SDGs. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240074323.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-05