Pengalaman Lansia Dalam Pencegahan Stunting Di Keluarga Multigenerasi Di Desa Tanjung Gunung

Penulis

  • Desvina Khairunisa Institut Citra Internasional
  • Indah Permata Sari Institut Citra Internasional
  • Nurwijaya Fitri Institut Citra Internasional
  • Nova Mardiana Institut Citra Internasional

DOI:

https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2181

Kata Kunci:

Budaya lokal, Keluarga multigenerasi, Pencegahan stunting, Pengalaman lansia, Pola asuh

Abstrak

Stunting merupakan masalah kesehatan publik global yang mempengaruhi 148 juta anak di bawah lima tahun. Indonesia mencatat prevalensi 21,6% pada 2022, dengan Desa Tanjung Gunung menunjukkan 24 kasus pada 2025. Lansia memiliki potensi signifikan dalam pencegahan stunting melalui pengasuhan cucu, namun penelitian mendalam tentang pengalaman mereka masih terbatas. Metode yang digunakan adalah metode Penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi melibatkan enam partisipan (tiga lansia dan tiga anggota keluarga) melalui wawancara semi-terstruktur. Analisis data menggunakan metode tematik Braun dan Clarke dengan triangulasi sumber untuk validasi kredibilitas. Hasilnya Ditemukan enam tema utama: (1) pengetahuan lansia tentang stunting terbatas namun dipengaruhi pengalaman pribadi, (2) lansia berperan aktif dalam pengasuhan melalui penyediaan makanan bergizi dan kebersihan, (3) sikap lansia menunjukkan kepedulian meskipun pemahaman belum optimal, (4) budaya lokal berpengaruh signifikan terhadap praktik pengasuhan, (5) pola asuh lansia terstruktur dan konsisten, dan (6) dukungan lingkungan positif mendukung peran mereka. Lansia memiliki potensi besar dalam pencegahan stunting melalui praktik pengasuhan sehari-hari. Pendekatan edukasi berbasis komunitas yang menghormati nilai budaya lokal diperlukan untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan lansia dalam mendukung tumbuh kembang anak optimal.

Referensi

Afiyanti, Y. (2020). Metodologi penelitian kualitatif dalam riset keperawatan. Raja Grafindo Persada.

Afiyanti, Y., Rachmawati, I. N., & Milanti, A. (2014). Kesehatan ibu dan anak dalam perspektif budaya. Salemba Medika.

Aguinis, H., & Solarino, A. M. (2024). Transparency and replicability in qualitative research: The case for methodological notes on qualitative research. Academy of Management Review, 49(1), 18–41. https://doi.org/10.5465/amr.2021.0377

Arianto, & Handayani, S. (2024). Data saturation in qualitative research: Understanding the concept and its application. Jurnal Penelitian Kualitatif, 8(2), 145–162.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Braun, V., & Clarke, V. (2023). Reflecting on reflexive thematic analysis. Qualitative Research in Sport, Exercise and Health, 15(4), 589–597. https://doi.org/10.1080/2159676x.2023.2319946

Braun, V., & Clarke, V. (2024). Reflecting on reflexive thematic analysis. In H. Simons & R. Hertz (Eds.), Handbook of research on qualitative research (pp. 234–251). Sage Publications.

Brown, G., & Lloyd, R. (2001). Purposive sampling in qualitative research. Journal of Qualitative Research, 5(2), 12–20.

Creswell, J. W. (2015). Phenomenology and postpositivism [Conference presentation]. American Educational Research Association Annual Meeting, Chicago, IL, United States.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

Dahlia. (2024). Hubungan budaya terhadap tingginya kejadian stunting pada anak usia 0–59 bulan di Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah [Skripsi tidak dipublikasikan]. Akademi Kebidanan Koba.

Fajar, N. A., Setiawati, S., & Pratami, Y. (2023). Family-centered nursing approach in stunting prevention: A systematic review. Jurnal Keperawatan Indonesia, 26(1), 78–89.

Fitriyah, H., & Wibowo, Y. (2022). Lansia sebagai agen perubahan dalam keluarga: Studi partisipatif di daerah rawan stunting. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(2), 78–88.

Harahap, D. A., Simatupang, M., & Siregar, M. L. (2021). Peran kakek-nenek dalam pengasuhan anak pada keluarga multigenerasi. Jurnal Sosiologi Dilema, 36(2), 131–141.

Idauli, S., Anwar, F., & Budiono, B. (2024). Penguatan peran lansia dalam pencegahan stunting dalam keluarga di Desa Cihanjuang Rahayu. Journal of Community Empowerment, 3(1), 12–18.

Kallio, H., Pietilä, A. M., Johnson, M., & Kangasniemi, M. (2016). Systematic methodological review: Developing a framework for a qualitative semi-structured interview guide. Journal of Advanced Nursing, 72(12), 2954–2965. https://doi.org/10.1111/jan.13031

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Hasil studi status gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Laporan survei kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam angka (Revisi I). Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications. https://doi.org/10.4135/9781412985727

Maulidiah, S., & Wulandari, D. (2022). Pengaruh pengetahuan dan sikap kakek-nenek terhadap perilaku pengasuhan cucu balita di Surabaya. Jurnal Gizi dan Pangan, 17(1), 45–52. https://doi.org/10.25182/jgp.2022.17.1.45-52

Nugroho, H. S., & Setyawati, R. (2021). Analisis budaya dan praktik pengasuhan dalam pencegahan stunting di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 15(4), 160–168.

Rachmawati, I. N., & Afiyanti, Y. (2020). Uji keabsahan dalam penelitian kualitatif. In Y. Afiyanti, Metodologi penelitian kualitatif (pp. 113–135). Raja Grafindo Persada.

Sargeant, J. (2012). Sampling for qualitative research: Purposive and theoretical approaches. Canadian Journal of Qualitative Methods, 15(3), 23–30. https://doi.org/10.1177/1609406912830146

Sarwar, M., Ahmad, S., & Yusuf, A. (2024). Childhood stunting: Global trends, determinants, and interventions. Journal of Nutrition and Public Health, 15(2), 101–110.

Simbolon, I., Tambunan, E. H., & Wulandari, I. S. M. (2024). Penguatan peran lansia dalam pencegahan stunting dalam keluarga di Desa Cihanjuang Rahayu. Journal of Community Empowerment, 3(1), 12–18.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Alfabeta.

Syamsuddin. (2023). Peran lansia di dalam keluarga: Satu tinjauan konseptual. Sosio Informa, 9(1), 1–12.

Torkar, T., Kastelic, K., Gorenc, M., Dernovšek, M. Z., & Tavcar, R. (2023). Triangulation study of needs assessment of people with severe mental illness attending follow-up day hospital programmes. Journal of Nursing Practice, 28(4), 234–245.

University of Texas at Arlington. (2022). Phenomenology. In Doctoral research methods in social work (Chapter 19.4). OpenStax. https://utas.pressbooks.pub/doctoral-research-methods-social-work/

UNICEF. (2020). Preventing stunting: Why it matters. United Nations Children's Fund. https://www.unicef.org/documents/preventing-stunting-why-it-matters

UNICEF. (2022). The state of the world's children 2022: Children, food and nutrition. United Nations Children's Fund. https://www.unicef.org/reports/state-worlds-children-2022

World Health Organization. (2024). Malnutrition. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/malnutrition

Wulandari, I. S. M., Santoso, S., & Prabowo, T. (2023). Peran pengetahuan lansia terhadap praktik gizi pada keluarga multigenerasi. Jurnal Nutrisi Kesmas, 15(1), 25–34. https://doi.org/10.21109/jnk.v15i1.XXXX

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-31