Efektivitas Akupresur Titik P⁶ dan ST³⁶ serta Relaksasi Napas Dalam terhadap Postoperative Nausea and Vomiting pada Pasien Sectio Caesarea
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2199Kata Kunci:
akupresur, mual muntah pascaoperasi, relaksasi napas dalam, operasi sesarAbstrak
Postoperative Nausea and Vomiting (PONV) merupakan komplikasi umum pasca Sectio Caesarea (SC) yang menyebabkan ketidaknyamanan dan memperlambat pemulihan. Akupresur dan relaksasi napas dalam merupakan terapi nonfarmakologis menurunkan PONV. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas akupresur titik P⁶ dan ST³⁶ serta relaksasi napas dalam terhadap penurunan intensitas PONV pasien SC. Desain penelitian yang digunakan yaitu quasi experiment dengan rancangan Two Group Pre-Test and Post-Test Design. Sampel 64 subjek penelitian dibagi dua kelompok. Pengukuran intensitas PONV menggunakan skala RINVR. Analisis data dengan Paired Sample T-Test dan Independent Sample T-Test. Hasil menunjukkan rata-rata PONV sebelum perlakuan kelompok pertama sebesar 14,44 dan sesudah 7,34 (p < 0,05). Rata-rata sebelum perlakuan kelompok kedua sebesar 14,63 dan sesudah 9,38 (p < 0,05). Terdapat perbedaan efektivitas signifikan antara kedua kelompok (p < 0,05), perlakuan kelompok pertama lebih efektif menurunkan PONV. Kesimpulannya akupresur titik P⁶ dan ST³⁶ lebih efektif dibandingkan relaksasi napas dalam terhadap penurunan intensitas PONV pasien SC.
Referensi
Abraham, I., & Supriyati, Y. (2022). Desain Kuai Eksperimen dalam Pendidikan: Literatur Review. Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME), 8(3), 2476-2482. http://dx.doi.org/10.58258/jime.v8i3.3800
Alfira, N. (2020). Efek Akupresur pada Titik P6 dan ST36 untuk Mencegah Post Operative Nausea and Vomiting pada Pasien Laparatomi dengan Spinal Anestesi. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 16(1), 115–122. https://doi.org/10.26630/jkep.v16i1.899
Ambar, P. (2024). Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam terhadap Kejadian Post Operative Nausea And Vomiting (PONV) pada Pasien Post Operasi dengan Spinal Anestesi di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2023. Jurnal Kesehatan Terapan, 4(1), 33–40. http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/5151
Amirshahi, M. et al., (2020). Prevalence of Postoperative Nausea and Vomiting: a Systematic Review and Meta-Analysis. Saudi Journal of Anaesthesia, 14(1), 48–56.
https://doi.org/10.4103/sja.SJA_401_19
Anjarwati, N. et al., (2025). Overview of Nausea and Vomiting in Postoperative Patients (PONV) in the Recovery Room. Jurnal Ilmu Kesehatan, 10(2), 2356-5543. https://doi.org/10.24929/jik.v10i2.4268
Artika, R., & Mustikarani, N. (2024). Penerapan Therapy Acupressur pada Post Operative Nausea And Vomiting (PONV) dengan Spinal Anastesi. Jurnal Ilmu Kesehatan, 12(1), 50–58. http://eprints.ukh.ac.id/id/eprint/6308
Darwin, F. et al., (2021). Etika Profesi Kesehatan. Deepublish.
Judin, R. & Suhadi. (2023). Upaya Pemberian Terapi Relaksasi Napas Dalam untuk Menurunkan Kejadian Mual Muntah pada Pasien Pasca Anestesi. Jurnal Terapi Komplementer, 6(3), 122–129. https://doi.org/10.61132/natural.v1i3.1231
Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia 2019. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kemenkes RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Levin, D. et al., (2025). Effectiveness of P6 Stimulation and Transdermal Scopolamine Patch for the Reduction of Nausea and Vomiting During Caesarean Section Under Combined Spinal-Epidural Anesthesia: A Randomized Clinical Trial. Journal of clinical medicine, 14(7), 2521.
https://doi.org/10.3390/jcm14072521
Nurdiamsyah, P. et al., (2024). Overview of the Incidence of Post Operative Nausea and Vomiting in Spinal Anesthesia for Sectio Caesarea Patients in the Recovery Room of Fatimah Cilacap Islamic Hospital. Java Nursing Journal, 2(1), 2988–4152. https://doi.org/10.61716/jnj.v2i1.31
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.
Nursalam. (2019). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Salemba Medika.
Rahmawati, I. et al., (2020). Akupresur: Alternatif Mengurangi Mual dan Muntah Akibat Kemoterapi: Literature Review. Jurnal Kesehatan Onkologi, 3(1), 15–22.
https://doi.org/10.24198/jnc.v3i3.24502
Rizqoni, D. & Mariyam (2023) Pemberian Akupresur untuk Mengurangi Mual Muntah. Jurnal Unimus. 4(1), 2723-8067. https://doi.org/10.26714/nm.v4i1.9163
Sajid, M. et al., (2016). A Comparative Study to Evaluate the Effectiveness of P6 Acupoint Stimulation versus Ondansetron for Prevention of Postoperative Nausea and Vomiting. J. Evid. Based Med. Healthc. 3(67), 3644-3648. https://doi.org/10.18410/JEBMH/2016/782
Siregar, F. et al., (2023). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) pada Pasien Pasca Anestesi Umum. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(2), 821-830. https://doi.org/10.37287/jppp.v6i2.2296
Soeprajogo, S., & Ratnaningsih, N. (2020). Statistik untuk Penelitian Kesehatan. Unesa University Press.
Sugiyono. (2017). Statistika untuk Penelitian. Alfabeta.
Triyono. (2020). Analisis data kuantitatif dengan SPSS. Bumi Aksara.
Noviyani, D. (2023). Pengaruh Latihan Pernapasan Diafragma terhadap Kecemasan dan Mual Muntah Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi. Jurnal Praktik Keperawatan, 6(1), 90–94. http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/201033
WHO. (2023). WHO Global Cesarean Section Report 2023.











