Dinamika Psikologis Teknik Reminiscence dalam Meningkatkan Well-Being pada Lansia
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2244Kata Kunci:
lansia, kesehatan, psikologi, reminiance, well-beingAbstrak
Lansia merupakan tahapan terakhir dalam siklus perkembangan manusia dengan berbagai macam masalahnya misalnya ditinggal meninggal oleh pasangan, aktivitas yang semakin tidak maksimal, kehidupan sosial yang terbatas, pensiun, dan lainnya yang menyebabkan lansia merasa tidak berdaya dan terbebani. Dampaknya lansia yang memiliki well-being rendah akan rentan mengalami depresi dan kecemasan. Tujuan penelitian untuk bentuk well-being pada lansia yang telah menggunakan teknik reminiance. Pendekatan yang digunakan ialah kualitatif fenomenologi. Subjek penelitian ditentukan menggunakan purposive sampling dengan kriteria 1) lansia dengan usia minimal 60 tahun, 2) anggota dari sekolah Lansia tangguh BKL Cantik Palangka Raya, 3) Status pernikahan janda atau duda, 4) Tidak memiliki gangguan kesehatan yang berat (diabetes, kanker, ginjal, dll). Tahapan penelitian dengan mencari sesuai keriteria yang telah ditetapkan, kemudian melakukan wawancara semi terstruktur, dan menganalisis menggunakan analisis isi. Hasil yang di dapatkan lansia dapat menemukan well-being dalam bentuk interaksi sosial yang positif dari lingkungan dan autonomi dalam melakukan kegiatan sehari-hari.
Referensi
Creswell, J.W. (2015). Penelitian kualitatif & desain riset. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hindriyastuti, S. & Safitri, F. (2022). Hubungan Kesepian dengan Tingkat Depresi pada Lansia di Posyandu Lansia Desa Geritan Kecamatan Pati. Jurnal Profesi Keperawatan. Vol. 9 (2). https://doi.org/10.31596/jprokep.v9i2
Hurlock, E.B. (2013). Psikologi perkembangan. Jakarta: Erlangga
Jamalluddin. (2021). Keputusan pekerja lansia tetap bekerja pasca pensiun dan kaitannya dengan kebahagiaan. Jurnal Samudra Ekonomi & Bisnis. Vol. 12 (1). 89-101. https://doi.org/10.33059/jseb.v12i1.2450
Karni, A. (2018). Subjective well-being pada lansia. Syi’ar. Vol. 18 (2). 84-102.
Nalle, N, C, et al. (2020). Gambaran psychological well being pada lansia yang berstatus janda. Jurnal Psikologi Konseling. Vol. 16(1). 624-633.
Octavia, I.A., et al. (2022). Psychological well being pada lansia. Jurnal Sudut Pandang (SJP). Vol. 2(12). 2798-5962. https://doi.org/10.55314/jsp.v2i12
Pratama, A., et al. (2023). Gambaran masalah kesehatan jiwa pada lansia di panti werdha: narrative review. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Indonesia. Vol. 11 (2): 331-344. DOI:10.26714/jkj.11.2.2023.331-344s
Putri, M., & Nora, R. (2024). Pengaruh terapi reminiscence terhadap penurunan tingkat kecemasan dan peningkatan pengetahuan pada lansia dengan penyakit penyerta dalam menghadapai masa new normal covid 19. Jurnal Binawakya. Vol. 16(1). 6221-6230. https://doi.org/10.33758/MBI.V16I1.1225
Rafki, M., & Kurniawati, D. (2024). Hubungan tingkat kesepian dengan psychological well-being pada lansia di wilayah kerja puskesmas alahan panjang. Jurnal Ilmiah Keperawatan. Vol 10 (2): 351-356. https://doi.org/10.33023/jikep.v10i2.2155
Rangkuti, S., et al. (2024). Dampak terapi reminiscence terhadap emosional kesejahteraan lansia dengan demensia. Jurnal Internasional Penelitian Keperawatan dan Kebidanan. Vol. 3(1). https://doi.org/10.35335/ners.v3i1.372
Resvi, A. (2024). Konseling reminiscence untuk meningkatkan kualitas hidup lansia di sentra gau mabaji gowa. Jurnal La Tenriruwa. Vol. 3(2). 68-76. https://doi.org/10.30863/jbpi.v3i2.8070
Salsabila, A. H., & Handayani, H, R. (2020). Pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap keputusan penduduk lanjut usia untuk bekerja (studi kasus kota semarang). Dipenogoro Journal of Economics. Vol 9(2). 91-104. https://doi.org/10.14710/djoe.31537
Smith, J. A. (2009). Psikologi kualitatif panduan praktis metode riset. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Yusuf, A. M. (2017). Metode penelitian: kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan. Jakarta: Kencana.











