Faktor yang Berhubungan dengan Keputusan Memulai Hemodialisis pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Tahap Akhir

Penulis

  • Vidi Mayumi Anggita Lubis Universitas Riau
  • Bayhakki Bayhakki Universitas Riau
  • Arneliwati Arneliwati Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2414

Kata Kunci:

dukungan sosial, hemodialisis, keyakinan diri, pengambilan keputusan, pengetahuan

Abstrak

Keputusan memulai hemodialisis sangat penting untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas pasien, namun dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan pengambilan keputusan pasien gagal ginjal kronik tahap akhir dalam memulai terapi hemodialisis. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan studi retrospektif yang dilaksanakan di RSUD Arifin Achmad pada 75 pasien yang menjalani terapi hemodialisis, dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia >46 tahun (58,7%), berjenis kelamin laki-laki (52,0%), berpendidikan tinggi (60,0%), tidak bekerja (52,0%), dan memiliki asuransi kesehatan (98,7%). Sebagian besar responden memiliki dukungan sosial yang baik (77,3%), self-efficacy tinggi (70,7%), pengetahuan baik (53,3%), serta tidak menunda dalam memulai terapi hemodialisis (69,3%). Berdasarkan hasil uji chi-square, terdapat hubungan antara usia (p value = 0,011), dukungan sosial (p value = 0,002), self-efficacy (p value = 0,000), dan pengetahuan (p value = 0,001) dengan pengambilan keputusan dalam memulai terapi hemodialisis. Sementara itu, tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin (p value = 0,464), tingkat pendidikan (p value = 0,240), pekerjaan (p value = 1,000), dan kepemilikan asuransi (p value = 1,000) dengan pengambilan keputusan dalam memulai terapi hemodialisis. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial, self-efficacy, dan pengetahuan yang tinggi meningkatkan kemungkinan pasien mengambil keputusan untuk memulai terapi hemodialisis secara tepat waktu. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya peran tenaga kesehatan dalam meningkatkan edukasi, memperkuat dukungan sosial, serta membangun self-efficacy pasien guna mencegah keterlambatan memulai terapi hemodialisis.

Referensi

Abdu, S., & Satti, Y. C. (2024). Analysis of Determinants of Quality of Life in Chronic Kidney Failure Patients Undergoing Hemodialysis Therapy. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, 7(1), 236–245.

Anggraini, S., & Fadila, Z. (2023). Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Dengan Dialisis di Asia Tenggara : a Systematic Review. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1), 77–83.

Astuti, P., Herawati, T., & Kariasa, I. M. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Self-Management pada Pasien Hemodialisis di Kota Bekasi. Healthcare Nursing Journal, 1(1), 1–12.

Ayunarwanti, R., & Maliya, A. (2020). Self-Efficacy Terhadap Hipertensi Intradialis Pada Pasien Gagal Ginjal. Jurnal Berita Ilmu Keperawatan, 13(1), 54–61.

Bayhakki, Utomo, W., Dewi, A. P., & Lai, C. K. (2021). Evaluation of Dialysis Adequacy, Interdialytic Weight Gain and Quality of Life of Hemodialysis Patients within Coronavirus Disease 2019 Pandemic. Journal of Medical Sciences, 9(G), 190–194.

Cahyani, A., Prasetya, D., Abadi, M., & Prihatiningsih, D. (2022). Gambaran Diagnosis Pasien Pra-Hemodialisa di Rsud Wangaya Tahun 2020-2021. Jurnal Ilmiah Hospitality, 11(1), 661–666.

Chayati, N., & Destyanto, A. A. (2021). Mekanisme Koping dengan Kualitas Hidup: Studi Korelasi pada Pasien yang Menjalani Terapi Hemodialisis di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Journal of Innovation Research and Knowledge, 1(2), 115–124.

Dame, A. M., Rayasari, F., Besral, Irawati, D., & Kurniasih, D. N. (2022). Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kecemasan Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis. Jurnal Keperawatan, 14(S3), 831–844.

Daryani. (2011). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Inisiasi Dialisis Pasien Gagal Ginjal Tahap Akhir di RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Universitas Indonesia.

Eviwindha, & Retnaningsih, D. (2024). Karakteristik Faktor Risiko Pasien Chronic Kidney Desease (CKD) Yang Menjalani Hemodialisa. Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan, 8(2), 59–63.

Favel, K., & Dionne, J. (2020). Factors Influencing the Timing of Initiation of Renal Replacement Therapy and Choice of Modality in Children With End-Stage Kidney Disease. Pediatric Nephrology, 35(1), 145–151.

Feronika, N., Bayhakki, & Hasneli, Y. (2025). Hubungan Lama Hemodialisis dan Dukungan Keluarga Terhadap Interdialytic Weight Gain (IDWG) pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di Unit Hemodialisis. Malahayati Nursing Journal, 7(2), 486–502.

Hasanah, U., Dewi, N., Ludiana, Pakarti, A., & Inayati, A. (2023). Analisis Faktor-Faktor Risiko Terjadinya Penyakit Ginjal Kronik pada Pasien Hemodialisis. Jurnal Wacana Kesehatan, 8(2), 96–103.

Hasanuddin, F. (2022). Adekuasi Hemodialisa Pasien Gagal Ginjal Kronik. Penerbit NEM.

Herlina, S., Ladesvita, F., & Diane, C. (2020). Penolakan Hemodialisis Pada Pasien dengan Gagal Ginjal Kronis. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 10(01), 7–12.

Hinur, F., Yunus, P., & Pakaya, A. W. (2023). Gambaran Pengetahuan Pasien Gagal Ginjal Kronik Tentang Terapi Hemodialisis di RSUD Toto Kabila. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Gizi, 1(1), 185–191.

Idzharrusman, M., & Budhiana, J. (2022). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik RSUD Sekarwangi. Jurnal Keperawatan, 10(1), 61–69.

Kemenkes RI. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018.

Komariyah, N., Aini, D. N., & Prasetyorini, H. (2024). Hubungan Usia, Jenis Kelamin dan Tingkat Pendidikan dengan Kepatuhan Pembatasan Cairan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 14(3), 1107–1116.

Kristina, Ainun, K., & Saragih, S. L. (2021). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Manfaat Hemodialisis Terhadap Motivasi Harapan Hidup pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di Rumah Sakit Umum Daerah H. Sahudin Kota Cane Tahun 2021. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda, 7(2), 124–131.

Kurniawati, A., & Asikin, A. (2018). Gambaran Tingkat Pengetahuan Penyakit Ginjal Dan Terapi Diet Ginjal Dan Kualitas Hidup Pasien Hemodialisis Di Rumkital Dr. Ramelan Surabaya. Open Access under CC BY – SA License., 125–135.

Lestari, A. R. (2023). Hubungan Intensitas Paparan Informasi Penyuluhan Imunisasi dengan Tingkat Pengetahuan Ibu dalam Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap pada Balita di Dusun Mentigi Kabupaten Lombok Utara. Nusantara Hasana Journal, 2(12), 13–26.

Liu, Y., Wang, L., Han, X., Wang, Y., Sun, X., Jiang, H., Shi, W., Liu, W., Fu, P., Ding, X., Lin, H., & Chen, X. (2020). The Profile of Timing Dialysis Initiation in Patients With End-Stage Renal Disease in China: a Cohort Study. Kidney and Blood Pressure Research, 45(2), 180–193.

Lydia, A. (2020). Peran Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis Dalam Pemerataan Layanan Pengganti Ginjal di Indonesia. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 7(3), 186–193.

Mandaku, E., Janah, U., Silaban, M., & Wahyudi, H. (2024). Hubungan Anemia dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis di RSU Bhakti Asih Kota Tangerang. Medical Nurse Journal, 1(2), 55–72.

Patricia, H., & Harmawati. (2021). Hubungan Dukungan Keluarga dan Mekanisme Koping Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Terapi Haemodialisa. In Prosiding Seminar Nasional STIKES Syedza Saintika, 1(1), 313–322.

Pertiwi, J. (2020). Dukungan Keluarga dan Keputusan Inisiasi Hemodialisis Pasien Gagal Ginjal Kronik di RSUD Kota Madiun. Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat, 1(2), 34–43.

Pradnyaswari, L. B., & Rustika, I. M. (2020). Peran Dukungan Sosial dan Efikasi Diri Terhadap Resiliensi Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Terapi Hemodialisa di Bali. Jurnal Psikologi Udayana, 1, 67–76.

Pratama, A., Pertiwi, H., Setiyadi, A., & Pamungkas, I. (2023). Kepatuhan Diet pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis dalam Perspektif Pengetahuan Pasien dan Dukungan Keluarga: Studi Cross-Sectional. Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(2), 129–133.

Putri, & Afandi, A. (2022). Eksplorasi Kepatuhan Menjalani Hemodialisa Pasien Gagal Ginjal Kronik. Universitas dr Soebandi.

Putri, R. S., Raveinal, & Lenggogeni, D. P. (2023). Pengalaman Hidup Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Inisiasi Hemodialisis. Jurnal Ners, 7(1), 93–99.

Rabbaniyah, F., & Nadjib, M. (2019). Social Economic Analysis in Utilizing Health Facilities for Outpatient Treatment in West Java Province: Susenas Data Analysis, 2017. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(1), 73–80.

RSUD Arifin Achmad. (2023). Data Rekam Medis RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.

Silaban, C. P., & Agustina, M. (2020). Pengaruh Dukungan Keluarga terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Hemodialisa di Rumah Sakit Advent Bandar Lampung. Link, 16(2), 111–116.

Simanjuntak, E. Y., Amila, & Anggraini, V. (2020). Kecemasan dengan Kualitas Hidup Pasien yang Menjalani Hemodialisis. Health Sciences and Pharmacy Journal, 4(1), 7–14.

Subekti, D. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Diet dengan Kepatuhan Diet pada Pasien Gagal Ginjal Kronik. Jurnal Pengembangan Ilmu Dan Praktik Kesehatan, 3(1), 40–51.

Tanjung, N. F., & Ladesvita, F. (2023). Hubungan Natrium dan Hemoglobin dengan Glomerulus Filtration Rate (GFR) pada Pasien Gagal Ginjal Kronik. Jurnal Keperawatan, 15(1), 439–450.

Warsini, & Septiawan, C. (2021). Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Pengambilan Keputusan Vaksinasi HPV. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 11(2), 97–107.

Watson, A., Hayes, W., Vondrak, K., Ariceta, G., Schmitt, C., Ekim, M., Fischbach, M., & Edefonti, A. (2013). Factors Influencing Choice of Renal Replacement Therapy in European Paediatric Nephrology Units. Pediatric Nephrology, 28(12), 2361–2368.

Welly, & Rahmi, H. (2021). Self-Efficacy dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa. JKA (Jurnal Keperawatan Abdurrab), 5(1), 38–44.

WHO. (2021). The World Health Organization: Global Kidney Disease Report.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-22