Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Mental Health Remaja Generasi Z di SMA 4 Kota Bima

Penulis

  • Mukhlis Mukhlis STIKES Yahya Bima
  • Ayatullah Ayatullah STIKES Yahya Bima
  • Arif Budi Wibowo STIKES Yahya Bima

DOI:

https://doi.org/10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2697

Kata Kunci:

kesehatan mental, generasi Z, media sosial, remaja

Abstrak

Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan remaja Generasi Z. Penggunaan berlebihan dapat menimbulkan masalah kesehatan mental seperti stres, kecemasan, hingga depresi. Data nasional menunjukkan satu dari tiga remaja Indonesia mengalami masalah kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial dengan kesehatan mental remaja Generasi Z di SMA Negeri 4 Kota Bima. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan Analitik observasional dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 84 responden dari total populasi 755 siswa kelas X dan XI, dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen berupa kuesioner penggunaan media sosial (17 item) dan kesehatan mental (19 item). Analisis data dilakukan dengan uji Spearman Rank menggunakan SPSS 16.0. Hasil : Sebagian besar responden memiliki intensitas penggunaan media sosial tinggi (53,6%) dan kondisi kesehatan mental sedang (52,4%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penggunaan media sosial dan kesehatan mental (p-value = 0,004; r = 0,314). Kesimpulan : Terdapat hubungan signifikan dengan arah korelasi positif antara penggunaan media sosial dan kesehatan mental remaja Generasi Z di SMA Negeri 4 Kota Bima, meskipun tingkat hubungan lemah.

Referensi

Anwar, I. C. (2023, 10 Oktober). Info Data Kesehatan Mental Masyarakat Indonesia Tahun 2023. Diakses pada 30 November 2023, dari Info Data Kesehatan Mental Masyarakat Indonesia Tahun 2023 (tirto.id).

APJII. (2023). Survei APJII Pengguna Internet di Indonesia Tembus 215 Juta Orang. APJII. https://dataindonesia.id/internet/detail/remaja-paling-banyak-gunakaninternet-di-indonesia-pada-2022.

Aprilia, R., Sriati, A. and Hendrawati, S. (2020) ‘Tingkat Kecanduan Media Sosial pada Remaja, 3 (1), 41–53.

Atina. (2023), di akses pada tanggal 11 Maret 2025 dari: https://lombok.tribunnews.com/2023/03/01/jumlah-odgj-di-kota-bima-terus-bertambah-didominasi-remaja-dengan-faktor-ekonomi-sulit Wikipedia, Instagram, 2019, (https://id.m.wikipedia.org/wiki/Instagram).

Ayuningtyas, D., Misnaniarti, M., & Rayhani, M. (2018). Analisis situasi kesehatan mental pada masyarakat di Indonesia dan strategi penanggulangannya. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 9(1), 1–10. https://doi.org/10.26553/jikm.2018.9.1.1-10.

Cahya, P. (2021). Literature Review: Gambaran Peran Keluarga Terhadap Masalah Kesehatan Mental Emosional Pada Remaja Putri (Vol. 3, Issue 2).

Carlin, R., et al. (2024). Social media use and depressive symptoms during early adolescence: A longitudinal cohort study. JAMA Network Open. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/40397441/

Chen, T., Ou, J., Li, G., Luo, H., & dkk. (2025). Balancing the benefits and risks of social media on adolescent mental health in a post-pandemic world. Child and Adolescent Psychiatry and Mental Health.

Czeisler, M. É., Lane, R. I., Petrosky, E., Wiley, J. F., Christensen, A., Njai, R., Weaver, M. D., Robbins, R., Facer-Childs, E. R., Barger, L. K., & others. (2020). Mental health, substance use, and suicidal ideation during the COVID-19 pandemic—United States, June 24--30, 2020. Morbidity and Mortality Weekly Report, 69(32), 1049.

Fitri Sulidar, 2017, Dampak Positif dan Negatif Sosial Media Terhadap Perubahan Sosial Anak, Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya.

Handayani, S.E. (2022). Kesehatan Mental (Mental Hygiene). Universitas Islam Kalimantan Muhammad Asryad Al-Banjari Banjarmasin. https://eprints.uniska-bjm.ac.id/10851/1/kesehatan%20mental.pdf.

Hidayat, A. (2018). Pengertian Simple Random Sampling, Jenis dan Contoh. Statistikian. diakses pada Kamis, 10 Maret 2025. link: https://www.statistikian.com/2018/02/pengertian-simplerandom-sampling.html.

Hull M. (2022). Anxiety Disorders Facts and Statistics. https://www.washingtonpost.com/health/2022/02/27/depression-worldwide.

Iryadi, A., Adriani, C. A., Salwa, N., & Pertiwi, Q. (2024). Pengaruh Durasi Penggunaan Media Sosial terhadap Kesehatan Mental Remaja di Desa Kertosono. Anggaran, 3(3), 233–249. https://journal.areai.or.id/index.php/anggaran/article/download/1703/1791/8385

Kemenkes RI. (2018). Profil kesehatan Indonesia tahun 2017. Diperoleh tanggal 3 April 2022, dari https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatanindonesia/Profil-Kesehatan-Indonesia-tahun-2017.pdf.

Khairunnisa, H., Nanda, F., & Anggraini, D. (2024). Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap Kesehatan Mental Remaja. Nusantara Hasana Journal, 4(1), 90–102. https://nusantarahasanajournal.com/index.php/nhj/article/view/1147

Lalu Hamzi Fikri. (2024, 24 Oktober). Info Data Kesehatan Mental Remaja Provinsi NTB. Diakses pada 08 Maret 2025. https://suarantb.com/2024/10/24/ratusan-remaja-alami-gangguan-mental/

Latifah Nur Ahyani dan Dwi Astuti, Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja (Kudus: Badan Penerbit Universitas Muria Kudus, 2018), 81.

Liu, M., Kamper-DeMarco, K. E., Zhang, J., Xiao, J., Dong, D., & Xue, P. (2022). Time spent on social media and risk of depression in adolescents: A dose–response meta-analysis. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(9), 5164. https://doi.org/10.3390/ijerph19095164

Meilinda, M. (2021). Kesehatan mental anak dan remaja. 1(1), 1–63. https://doi.org/http://ejournal.iainptk.ac.id/index.php/assyamil/article/view/342

Nagata, J. M., et al. (2025). Social media use and adolescent depressive symptoms: A longitudinal study. JAMA Network Open. (DOI dalam jurnal terkait)

National Adolescent Mental Health Survey. (2022). Hasil Survei I-NAMHS: Satu dari Tiga Remaja Indonesia Memiliki Masalah Kesehatan Mental. Universitas Gadjah Mada. https://ugm.ac.id/id/berita/23086-hasil-survei-i-namhs-satu-dari-tiga-remajaindonesia-memiliki-masalah-kesehatan-mental/

Notoatmodjo, S. 2018, Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta: Rineka Cipta

Putri, W. S. R., Nurwati, N., & S., M. B. (2016). Pengaruh Media Sosial Terhadap Perilaku Remaja. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1). https://doi.org/10.24198/jppm. v3i1.13625

Sakti, B. C., & Yulianto, M. (2018). Penggunaan Media Sosial Instagram dalam Pembentukan Identitas Diri Remaja. Interaksi-Online, 6(4), 1–12. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-0nline/article/download/21950/20197

Schønning, V., Hjetland, G. J., Aarø, L. E., & Skogen, J. C. (2020). Social Media Use and Mental Health and Well-Being Among Adolescents - A Scoping Review. Frontiers in Psychology, 11, 1949. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.01949

UGM. (2022). Hasil Survei I-NAMHS: Satu dari Tiga Remaja Indonesia Memiliki Masalah Kesehatan Mental. Universitas Gadjah Mada.

Vaingankar, J. A., van Dam, R. M., Samari, E., Chang, S., Seow, E., Chua, Y. C., Luo, N., Verma, S., & Subramaniam, M. (2022). Social media–driven routes to positive mental health among youth: Qualitative enquiry and concept mapping study. JMIR Pediatrics and Parenting, 5(1), e32758. https://doi.org/10.2196/32758 PMC

WHO. (2022). Adolescent health. Diperoleh tanggal 3 April 2022, dari https://www.who.int/southeastasia/health-topics/adolescent-health

Widada, C. K. (2018). Mengambil Manfaat Media Sosial dalam Pengembangan Layanan. Journal of Documentation and Information Science, 2(1), 23–30. https://doi.org/10.33505/jodis.v2i1.130

Yasin, R. Al, Anjani, R. R. K. A., Salsabil, S., Rahmayanti, T., & Amalia, R. (2022). Pengaruh Sosial Media Terhadap Kesehatan Mental Dan Fisik Remaja: a Systematic Review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 3(2), 83–90. https://doi.org/10.31004/jkt.v3i2.4402.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30