Pengaruh Edukasi Berbasis Media Digital terhadap Minat Kontrasepsi IUD pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Payakabung

Penulis

  • Intan Sari Universitas Kader Bangsa
  • Ria Permatasari Universitas Kader Bangsa
  • Cerli Maulidina Universitas Kader Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2779

Kata Kunci:

edukasi digital, minat, kontrasepsi IUD, wanita usia subur

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi digital terhadap minat penggunaan kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) pada wanita usia subur di Puskesmas Payakabung. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental melalui pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 110 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengukur minat responden sebelum dan sesudah intervensi. Sebelum dilakukan analisis bivariat, data terlebih dahulu diuji normalitas menggunakan uji Shapiro-Wilk dan menunjukkan data berdistribusi normal (p > 0,05), sehingga analisis dilanjutkan menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor minat meningkat dari 55,2 pada pretest menjadi 72,6 pada posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai t hitung sebesar 9,874 dengan nilai p < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan terhadap peningkatan minat penggunaan kontrasepsi IUD setelah pemberian edukasi digital. Hasil tersebut diperkuat oleh uji Wilcoxon yang juga menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi. Dapat disimpulkan bahwa edukasi digital efektif dalam meningkatkan minat wanita usia subur terhadap penggunaan kontrasepsi IUD.

Referensi

Amalia, R., Sari, D., & Putri, N. (2025). Pengaruh edukasi kesehatan terhadap peningkatan minat penggunaan kontrasepsi IUD pada pasangan usia subur. Community Development Journal, 6 (2), 123–130. https://doi.org/10.31004/cdj.v6i2.2025.

Aminatussyadiah, A., & Febriani, G. A. (2025). Analisis faktor rendahnya penggunaan kontrasepsi IUD di Indonesia berdasarkan data survei kesehatan terbaru. Jurnal Borneo Cendekia Medika, 5 (1), 45–52. https://doi.org/10.54411/jbc.v5i1.626.

Aminatussyadiah, A., & Febriani, G. A. (2025). Determinan penggunaan metode kontrasepsi IUD di Indonesia analisis data SKI tahun 2023. Jurnal Borneo Cendekia, 9 (1). https://doi.org/10.54411/jbc.v9i1.626.

Bearak, J., Popinchalk, A., Ganatra, B., Moller, A.-B., Tunçalp, Ö., Beavin, C., Kwok, L., & Alkema, L. (2020). Unintended pregnancy and abortion by income, region, and the legal status of abortion: Estimates from a comprehensive model for 1990–2019. The Lancet Global Health, 8 (9), e1152–e1161. https://doi.org/10.1016/S2214-109X(20)30315-6.

Biutifasari, V. (2025). Efektivitas metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) dalam menurunkan angka kehamilan tidak diinginkan. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 9 (1), 10–18. https://doi.org/10.20473/imhsj.v9i1.2025.

Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2021). Health behavior: Theory, research, and practice (5th ed.). Jossey-Bass. https://books.google.com/books?id=JTG7zgEACAAJ.

Hall, K. S., Ela, E., Zochowski, M., Caldwell, A., Moniz, M., McAndrew, L., & Ernst, S. (2022). “I don’t know enough to feel comfortable using them:” Women’s knowledge of and perceived barriers to long-acting reversible contraceptives on social media platforms. Contraception, 106, 45–52. https://doi.org/10.1016/j.contraception.2021.11.004.

Jainatun, J., Resmaniasih, K., Oktaviani, O., & Wahyuni, S. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan kontrasepsi IUD terhadap minat penggunaan alat kontrasepsi IUD pasca persalinan pada ibu hamil trimester II dan III. Jurnal Forum Kesehatan, 13 (2), 61–68. https://doi.org/10.52263/jfk.v13i2.185.

Juliana, K., Rahmawati, L., & Siregar, M. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan dengan penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim (IUD) pada wanita usia subur. Jurnal Asuhan Kesehatan dan Ilmu Riset, 4 (2), 89–96. https://doi.org/10.55681/jakir.v4i2.2023.

Juliansyah, R., Nugroho, A., & Pratama, D. (2024). Transformasi digital dalam pelayanan kesehatan: Peluang dan tantangan di era modern. Jurnal Teknologi Kesehatan, 12 (1), 55–63. https://doi.org/10.32668/jtk.v12i1.2024.

Ketut Juliana, Sinaga, K., Surbakti, I. S., Sinaga, A., & Rahmah. (2024). Hubungan pengetahuan wanita usia subur (WUS) dengan penggunaan kontrasepsi IUD di Puskesmas Pagar Merbau Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang tahun 2023. Jurnal Siti Rufaidah, 2(4), 56–65. https://doi.org/10.57214/jasira.v2i4.165.

Kurniawati, L., Rindu, R., & Rini, A. S. (2024). Hubungan pengetahuan sikap dan persepsi suami dengan penggunaan alat kontrasepsi IUD di wilayah kerja Puskesmas Haurwangi Kabupaten Cianjur tahun 2023.Innovative: Journal of Social Science Research, 4 (2), 7706–7719. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i2.10172.

Notoatmodjo, S. (2020). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Ritonga, J. S., Harahap, R., & Lubis, F. (2024). Tingkat pengetahuan wanita usia subur tentang kontrasepsi IUD dan faktor yang mempengaruhinya. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19 (3), 210–218. https://doi.org/10.26714/jkmi.19.3.2024.210-218

Sari, M., Yuliantie, P., Istiqamah, I., & Hidayah, N. (2025). Hubungan pengetahuan dengan persepsi penggunaan kontrasepsi IUD di UPT Puskesmas Lanjas. Health Research Journal of Indonesia, 4 (3). https://doi.org/10.63004/hrji.v4i3.1072.

World Health Organization. (2023). Family planning/contraception methods . World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/family-planning-contraception.

Yue, K., Gudbrandsson, J., & Heller, R. (2021). Digital health interventions to improve reproductive health knowledge among women: A systematic review. BMC Women’s Health, 21 (1), 1–12. https://doi.org/10.1186/s12905-021-01385-9.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-28