Asuhan Keperawatan Dengan Inhalasi Aromaterapi Lavender Untuk Menurunkan Nyeri Pada Anak Di Ruang Lili Infeksi RSUD Arifin Achmad Pekanbaru

Penulis

  • Ruthmita Septiani Universitas Riau
  • Syeptri Agiani Putri Universitas Riau
  • Rosdiana Rosdiana Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.57218/jkj.Vol2.Iss1.647

Kata Kunci:

Aromaterapi lavender, Inhalasi, Nyeri

Abstrak

Nyeri adalah suatu mekanisme pertahanan bagi tubuh yang timbul bila mana jaringan sedang dirusak yang menyebabkan individu tersebut bereaksi dengan cara memindahkan stimulus nyeri. Penanganan yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri yaitu dengan menggunakan Teknik farmakologis (obat-obatan medis) dan non farmakologis. Secara nonfarmakologis nyeri dapat ditangani dengan menggunakan aromaterapi, tarik nafas dalam, distraksi, hipnoterapi, teknik imajinasi terbimbing dan message. Pemberian aromaterapi lavender dinilai efektivif dalam menurunkan nyeri karena memberi rasa nyaman dan rileks sehingga dapat menurunkan rentang nyeri. Metode yang digunakan adalah case study menggunakan 2 responden yang dirawat diruang Lili RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau yang bertujuan untuk melihat perbedaan skala nyeri pasien sebelum dan sesudah diberikan inhalasi aromaterapi lavender. Kriteria pasien pengamatan ini adalah pasien dengan skala nyeri sedang. Asuhan keperawatan ini dilakukan secara langsung pada anak I dan anak II. Intervensi diberikan selama 3 hari, didapatkan hasil perkembangan kondisi pasien yang baik, terjadi penurunan skla nyeri pada anak. Berdasarkan hasil penerapan asuhan keperawatan pada anak dengan nyeri, pemberian inhalasi aromaterapi lavender telah terbukti dapat menurunkan skala nyeri yang dirasakan pasien. sehingga disarankan kepada para perawat anak untuk dapat mempraktikkan pemberian inhalasi aromaterapi lavender dalam penatalaksanaan pasien dengan masalah keperawatan nyeri.

Referensi

Ariyani, T. (2019). Upaya Peningkatan Pola Tidur Dengan Aroma Therapi Lavender Pada Pasien Post Operasi Laparotomi.

Astuti, L., & Aini, L. (2020). Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Skala Nyeri Pada Pasien Post Operasi Fraktur. Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan, 12(1), 171–178.

Erita, Hununwidiastuti, S., & Leniwita, H. (2019). Buku Materi Pembelajaran Keperawatan Jiwa. In Universitas Kristen Indonesia.

J. Nugrahanintyas, W.U., A.I.S (2018). Hubungan Umur Dengan Tingkat Nyeri Pasca Persalinan Setelah Melakukan Teknik Relaksasi Napas Dalam. Medika Respati:Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(3), 1-6. https://doi.org/10.35842/mr.v13i3.205

Sari, P. N., & Sanjaya, R. (2020). Pengaruh Aromaterapi Lavender terhadap nyeri persalinan. Majalah Kesehatan Indonesia, 1(2), 45–49. https://doi.org/10.47679/makein.20209

SIKI DPP PPNI, (2018), Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI), Edisi 1, Jakarta, Persatuan Perawat Indonesia

Tim Pokja SDKI DPP PPNI, (2016), Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI), Edisi 1, Jakarta, PersatuanPerawat Indonesia Tim Pokja

Tim Pokja SLKI DPP PPNI, (2018), Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI), Edisi 1, Jakarta, Persatuan Perawat Indonesia

Widayani, W. (2017). Aromaterapi Lavender dapat Menurunkan Intensitas Nyeri Perineum pada Ibu Post Partum. Jurnal Ners Dan Kebidanan Indonesia, 4(3), 123. https://doi.org/10.21927/jnki.2016.4( ).123-128

Wong, D. L. (2013). Buku Ajar Keperawatan Pediatrik Wong Edisi 6. Jakarta: EGC.

Unduhan

Diterbitkan

2023-06-04