Hubungan Dukungan Ibu Kandung Dengan Keberhasilan ASI Eksklusif Pada Primipara
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol2.Iss1.666Kata Kunci:
ASI eksklusif, Dukungan ibu kandung, PrimiparaAbstrak
Pemberian ASI merupakan hal yang penting dalam tumbuh kembang bayi. Dukungan ibu kandung merupakan salah satu yang paling mampu memberikan pengaruh kepada ibu menyusui untuk memaksimalkan pemberian ASI eksklusif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan ibu kandung dengan keberhasilan ASI eksklusif pada primipara di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Metode penelitian ini bersifat deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh responden berjumlah 96 primipara dengan bayi usia 2-11 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara dukungan ibu kandung dengan keberhasilan ASI eksklusif pada primipara di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru, berdasarkan uji chi-square dengan koefisien korelasi 0,000, p value < 0,05. Mayoritas dukungan yang diberikan ibu kandung dalam kategori tinggi dan primipara cenderung berhasil dalam pemberian ASI eksklusif. Semakin tinggi dukungan ibu kandung maka semakin tinggi tingkat keberhasilan dalam memberikan ASI eksklusif. Dapat disimpulkan bahwa: ada hubungan antara dukungan ibu kandung dengan keberhasilan ASI eksklusif pada primipara di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru.
Referensi
Agrina, Kimura, R. Tsuda, A. Mother’s exclusive breastfeeding behavior : A cross sectional study in Pekanbaru, Indonesia. (2015). International Journal of Research in Medical Sciences, 3(1), pp. 109-118.
Andri dan Ubay B. Asnol. (2014). 1000 hari pertama kehidupan. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.
Amila, D. Hardiani, R. S. Sulistyorini, L. Perbedaan dukungan nenek dalam keluarga extended family pada pemberian ASI eksklusif dan tidak eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Arjasa Kabupaten Jember. (The Differences of Grand Mother Support in Extended Family on Exclusive and Non-Exclusive Breastfeed). (2018). Pustaka Kesehatan, 6(1), 153-160.
Depkes RI. (2010). Capaian pembangunan kesehatan Tahun 2011. Jakarta.
Dinas Kesehatan Provinsi Riau, (2013). Profil kesehatan provinsi Riau. Pekanbaru: Dinas Kesehatan Provinsi Riau.
Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru. (2019). Profil kesehatan kota Pekanbaru. Pekanbaru: Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru
Friedman, M.M. (2014). Buku ajar keperawatan: Riset, teori,dan praktik Edisi ke-5. Jakarta: EGC.
Manuaba, IAC., I Bagus, dan IB Gde. (2010). Ilmu kebidanan, penyakit kandungan dan KB untuk pendidikan bidan. Edisi kedua. Jakarta: EGC.
Natia Wiji, R. (2013). ASI dan pedoman ibu menyusui. Yogyakarta: Nuha Medika.
Nurssalam. (2017). Metodelogi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis.(P.P. Lestari, Ed..)(4th ed). Jakarta: Salemba Medika.
Proverawati, Atikah dan Eni Rahmawati. (2010). Kapita selekta ASI dan menyusui. Yogyakarta: Nuha Medika.
Sholeh, R. Agrina, Safri. (2019). Hubungan dukungan suami terhadap pelaksanaan inisiasi menyusu dini (IMD) Di Rumah Sakit. Journal of Holistic Nursing and Health Science, 2(2), 17-25.
Timiyatun, E., & Oktavianto, E. (2018). Dukungan suami dalam pemberian ASI berhubungan erat dengan motivasi menyusui pada ibu. Health Sciences and Pharmacy Journal,2(2), 75.
World Health Organization. (2018). Exclusive Breastfeeding.












