Hubungan Kunjungan Ibu ke Pelayanan Kesehatan Dengan Jumlah Balita Bawah Garis Merah (BGM) di Desa Samili Kecamatan Woha Kabupaten Bima Tahun 2022
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol1.Iss1.744Kata Kunci:
Anak BGM, Kunjungan ibu, Pelayanan kesehatanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keaktifan ibu dalam pelayanan kesehatan terpadu dengan pengurangan jumlah balita di bawah garis merah (BGM) di Desa Samili, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian analitik, data diambil dengan cross sectional, subjek penelitian ini adalah dua ratus delapan belas bayi berusia satu sampai lima puluh sembilan bulan. Data dianalisis dengan uji chi-square. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa ibu yang aktif mengunjungi pelayanan kesehatan namun mengalami status BGM adalah 4,7% sedangkan ibu tidak aktif mengunjungi pelayanan kesehatan namun mengalami status BGM adalah 20,6%. Analisis data penelitian menggunakan uji chi-square, menunjukkan bahwa nilai p-value = 0,000 dengan tingkat signifikansi (alpha) sebesar 0,05. Dengan demikian nilai p-value kurang dari tingkat signifikan, sehingga Ho ditolak yang berarti ada hubungan keaktifan ibu dengan berkurangnya jumlah balita BGM di Desa Samili, Kec. Woha, Kabupaten Bima tahun 2022.
Referensi
Fao, W. F. P. (2012). IFAD. 2012. The state of food insecurity in the world, 8-11.
Kemenkes RI. ( 2010). Riset Kesehatan Dasar, RISKESDAS. Jakarta: Balitbang.
Kemenkes RI. (2010). Standar Antropomertri Penlilaian Status Gizi Anak. Jakarta
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia tahun (2018). Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI
Sari, Y. A. (2013). Sistem Informasi Administrasi Rawat Inap Dan Rawat Jalan Pada Puskesmas Bangetayu Semarang. Jurnal Sistem Informasi, 1-15.
Sulistyoningsih, H. (2011). Gizi Untuk Kesehatan Ibu Dan Anak, Graha Ilmu.
Wulandari, dan Erawati (2016). Buku Ajar Keperawatan Anak. Yogyakarta: pustaka Pelajar.











