Konflik Sosial Kekerasan Bersenjata dan Keamanan Masyarakat Sipil Di Intan Jaya Papua

Authors

  • Aura Imelda Azari Universitas Hang Tuah
  • Savira Indah Septia Putri Universitas Hang Tuah
  • Sylvia Faradiba Universitas Hang Tuah
  • Maheswari Raynasywa Rasalhague Universitas Hang Tuah
  • Dimas Aditya Hendrayana Universitas Hang Tuah
  • Pramudita Aris Widodo Universitas Hang Tuah
  • Nabila Auliyaul Haq Universitas Hang Tuah
  • Agus Subianto Universitas Hang Tuah

DOI:

https://doi.org/10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2347

Keywords:

Keamanan, Ketimpangan, Konflik, Papua, Resolusi

Abstract

Konflik di Intan Jaya, Papua Tengah, mengalami peningkatan sejak akhir tahun 2019 dan hingga kini menjadi salah satu konflik bersenjata paling kompleks di Indonesia. Konflik yang melibatkan pasukan keamanan negara dan kelompok bersenjata TPNPB/KKB ini menimbulkan dampak signifikan bagi warga sipil, seperti pengungsian massal, terganggunya akses pendidikan dan layanan kesehatan, serta trauma sosial yang berkepanjangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akar penyebab konflik di Intan Jaya serta mengevaluasi respons negara terhadap konflik tersebut dengan menggunakan pendekatan teoritis konflik dan resolusi konflik. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang bersumber dari jurnal akademik, laporan Komnas HAM, media kredibel, serta penelitian terdahulu terkait konflik Papua dan kasus serupa seperti Nduga, Poso–Sigi, Rempang, dan Wadas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik tidak semata-mata berakar pada persoalan keamanan, melainkan juga dipengaruhi oleh ketidakadilan historis, marginalisasi sosial, dan ketimpangan pembangunan yang dialami masyarakat Papua. Pendekatan negara yang cenderung militeristik justru meningkatkan ketegangan dan memperdalam ketidakpercayaan masyarakat. Melalui teori konflik struktural Karl Marx, penelitian ini mengidentifikasi ketimpangan relasi kekuasaan dan penguasaan sumber daya sebagai pemicu utama konflik. Sementara itu, Teori Identitas Sosial dan Teori Resolusi Konflik menegaskan pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar manusia. Studi ini menyimpulkan bahwa penyelesaian konflik memerlukan pendekatan yang humanis, dialogis, serta pembangunan yang adil dan inklusif dengan melibatkan masyarakat lokal secara bermakna.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agus, A., & Dwimawanti, I. (2020). Rationality Conflict Between the Government and The Community: A Case Study on Illegal Gold Mining in Prabu Village, West Nusa Tenggara Province. https://doi.org/10.4108/eai.21-10-2019.2294345

Fuzain, N. A. (2023). Konflik Sengketa Lahan Antara Masyarakat Adat Rempang Dengan BP Batam Terhadap Pembangunan Rempang Eco City. Jurnal Hukum Dan HAM Wara Sains, 2(11), 1081–1088. https://doi.org/10.58812/jhhws.v2i11.798

Hutahaen, G. S., & Lase, F. J. (2021). Pembingkaian Berita Konflik Bersenjata Nduga Di Tabloidjubi.Com. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(2), 115–126. https://doi.org/10.14710/interaksi.10.2.115-126

Ilyas. (2014). Kajian penyelesaian konflik antar desa berbasis kearifan lokal di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Jurnal Academica Fisip Untad, 6(1), 1213–1227.

Irfani, F. (2025). Kontak senjata terulang di Intan Jaya Papua, warga sipil jadi korban. BBC News Indonesia.

Ogwang, T., Vanclay, F., & van den Assem, A. (2019). Rent-seeking practices, local resource curse, and social conflict in Uganda’s emerging oil economy. Land, 8(4). https://doi.org/10.3390/land8040053

Prayogi, A., Nasrullah, R., Setiawan, S., & Setyawan, M. A. (2025). The Concept of Conflict and the Theory of Social Conflict in Karl Marx ’ s Thought Konsep Konflik dan Teori Konflik Sosial dalam Pemikiran Karl Marx. 1(1), 1–11.

Salsabila, A. S., Sefani, A., Kirsanto, T. N., Arsita, L. Y., & Nurdin, N. (2023). Konflik Agraria dan Keterlibatan Rezim Lokal pada Konflik Desa Wadas. Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa, 5(1), 15. https://doi.org/10.47134/villages.v5i1.80

Sari, A. N., Halley, M., Author, Y., Juhaidi, A., Afifah, A., Maulida, P., & Author, H. (2023). The Impact of Village Funds on Village Electrification in Indonesia Pendidikan , Kesehatan , dan Kemiskinan ( Studi tentang Efek Pendidikan terhadap Kesehatan dan Kemiskinan di Indonesia ) Disparitas Penetapan Perwalian Ayah Terhadap Anak Kandung Pada Pen. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 6(4).

Subianto, A. (2014). Konflik Nelayan Dalam Tiga Rezim.

Valentine, E., Muhamad, M. N., Ikhsan, M., & Hakim, N. (2023). Konflik Pulau Rempang Dalam Perspektif Teori Kelas Karl Marx. Das Sollen, 2023, 1–17.

Downloads

Published

2026-01-14