Adopsi dan Transformasi Teori Evolusi Darwin Dalam Antropologi: Genealogi Teori Evolusi Budaya Sebagai Paradigma Mandiri

Authors

  • Ach. Zainullah Universitas Gadjah Mada
  • Qurratul Layyinah Universitas Nurul Jadid

DOI:

https://doi.org/10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2476

Keywords:

Antropologi, Charles Darwin, Paradigma, Pewarisan ganda, Teori evolusi budaya

Abstract

Teori evolusi budaya (cultural evolution theory) muncul sebagai paradigma mandiri dalam antropologi melalui proses adopsi dan transformasi konseptual yang panjang dari teori evolusi biologis Charles Darwin. Penelitian ini menggunakan metode studi Pustaka sistematis dan analisis historis-konseptual untuk menelusuri perjalanan intelektual tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa adopsi awal pada abad ke-19 oleh Herbert Spencer, E.B. Tylor, dan L.H. Morgan bersifat spekulatif dan linear yang menerapkan metafora evolusi biologis untuk membangun skema universal dalam perkembangan masyarakat. Fase ini, meski dikritik tetapi berhasil menegaskan kebudayaan sebagai objek studi ilmiah. Transformasi paradigmatik signifikan terjadi pada pertengahan abad ke-20, didorong oleh sintesis evolusi modern dalam biologi dan konteks politik anti-rasis pasca Perang Dunia II. Teori evolusi budaya modern, yang dikembangkan oleh Boyd, Richerson, Cavalli-Sforza, dan lainnya, secara formal mengadopsi mekanisme inti evolusi Darwin yang bervariasi, seleksi, dan pewarisan tetapi mendefinisikannya dalam ranah non genetik melalui konsep seperti pewarisan ganda (dual inheritance) dan seleksi kelompok budaya. Dengan demikian, teori ini telah berkembang menjadi paradigma ilmiah yang utuh, lengkap dengan asumsi dasar, model, konsep kunci, dan metodologi pluralistik yang khas. Kesimpulannya, teori evolusi budaya merepresentasikan sintesis kreatif yang menawarkan penjelasan ultimat (ultimate explanation) bagi asal-usul dan dinamika fenomena sosial-budaya, sekaligus mengisi celah penjelasan yang tidak terjangkau oleh paradigma interpretatif atau struktural dalam antropologi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahimsa-Putra, H. S. (2007). Paradigma, Epistemologi, dan Metode Ilmu Sosial Budaya. (pp. 1-48). Yogyakarta: CRCS-UGM.

Ahimsa-Putra, H. S. (2009). Paradigma Ilmu Sosial-Budaya. (pp. 1-23). Bandung: Program Studi Linguistik, Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia.

Batubara, T. (2022). Teori Evolusi Budaya Dalam Perspektif Sejarah. Jurnal Paradigma: Jurnal Multidisipliner Mahasiswa Pascasarjana Indonesia, 56-65.

Cameron Brinitzer. (2024). Historicizing the liberal antiracism of Cultural Evolution. History and Philosophy of the Life Sciences, 1-28.

Darwin, C. (1859). On the Origin of Species by Means of Natural Selection, or the Preservation of Favoured Races in the Struggle for Life. London: John Murray.

Francisco Brahm, & Joaquin Poblete. (2022). Cultural Evolution Theory and Organizations. Organization Theory, 1-30.

Haris, M. H., Melantika, M. D., Muntazza, S., & Safitri, S. (2025). Evolusi Kebudayaan Manusia: Menggali Hubungan Waktu Dan Tempat Dalam Perubahan Sosial. GURUKU: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 176-184.

Jay David Bolter, & Richard Grusin. (1999). Remediation: Understanding New Media.

Jean Burgess, & Joshua Green. (2018). YouTube, Online Video and Participatory Culture.

Koentjaraningrat. (1987). Sejarah Teori Antropologi I. Jakarta: Universitas Indonesia.

Lewens, T. (2017). Human nature, human culture: the case of cultural evolution. Interface Focus, 1-7.

Mhairi A. Gibson, & David W. Lawson. (2015). Applying Evolutionary Anthropology. Evolutionary Anthropology , 3-14.

Münch, R. (1994). Sociological Theory: From the 1850s to the 1920s. Chicago: Nelson-Hall.

Nurazzura Mohamad Diah, Dewan Mahboob Hossain, Sohela Mustari, & Noor Syafika Ramli. (2014). An Overview of the Anthropological Theories. International Journal of Humanities and Social Science, 155-164.

Peter J. Richerson , & Robert Boyd. (2005). Not by Genes Alone: How Culture Transformed Human Evolution. Chicago and London: The University of Chicago Press.

Ryan Nichols, Mathieu Charbonneau , Azita Chellappoo, Taylor Davis, Miriam Haidle, Erik O. Kimbrough, . . . Jose Segovia-Martin. (2024). Cultural evolution: A review o f theoretical challenges. Evolutionary Human Sciences, 1-25.

Saifuddin, A. F. (2006). Antropologi Kontemporer, Suatu Pengantar Kritis . Jakarta: Kencana.

Downloads

Published

2026-01-24