Etika Islam Dalam Pemikiran Ibnu Miskawaih dan Relevansinya Pada Pembentukan Karakter Murid dan Guru

Authors

  • Syaukani Ismar Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
  • Ringgo Putri Lestari Universitas Nggusuwaru

DOI:

https://doi.org/10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2500

Keywords:

Guru, Ibnu Miskawai, Murid, Pendidikan karakter

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secera komprehensif konsep etika Islam dalam pemikiran Ibnu Miskawaih sebagaimana tertulis dalam kitab Tahdzib al- Akhlak wa Tathir al-A’raq, serta menganalisis relevansinya terhadap pembentukan karakter murid dan guru dalam konteks pendidikan kontemporer.  latar belakang penelitian ini didorong oleh meningkatnya degradasi moral, maraknya kekerasan, nirempati, serta disoreantasi peran guru dan murid dalam dunia pendidikan Indonesia, sehingga dibutuhkan rumusan etika dengan berbasis pada nilai-nilai Islam. metode penelitian menggunakan penelitian kepustakaan (library research). Data dianalisis menggunkan metode deskriptif-analisis melalui proses interpretasi dan klasifikasi gagasan utama etika Ibnu Miskawaih. Temuan penelitian menunjukkan bahwa etika Ibnu Miskawaih dibangun atas konsep penyucian jiwa, pengendalian hawa nafsu, pembiasaaan moral berkesinambungan, serta prinsip jalan tengah sebagi fondasi kebajikan. Pemikiran ini memiliki relevansi bagi pendidikan karakter guru yang dituntut membangun integritas moral melalui keteladanan dan keseimbangan jiwa sedangkan murid dilatih untuk mengembangkan akal, menahan dorongan negatif dan membiasakan perilaku baik. Penelitian ini menegaskan bahwa etika Ibnu Miskawah dapat menjadi rujukan filosofis bagi penguatan pendidikan karakter yang lebih humanis, rasional dan religius.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akbar, R., & Alkhadafi, R. (2025). Pendidikan Islam berbasis akhlak: Analisis pemikiran Ibnu Miskawaih dalam perspektif filsafat moral. AEJ (Advances in Education Journal). https://orcid.org/0009-0003-2996-5164

Atas, T., & Tahzib, K. (2023). Pendidikan etika moral dalam perspektif Ibnu Miskawaih: Telaah atas Kitab Tahzib. Tajdid, 7(2), 129–143. https://doi.org/10.52266/tadjid.v7i2.1106

Bakker, A., & Zubair, A. C. (2007). Metodologi penelitian filsafat. Kanisius.

Bakri, S. (2018). Pemikiran filsafat manusia Ibnu Miskawaih: Telaah kritis atas Kitab Tahdzib al-Akhlaq. Al-A’raf: Jurnal Pemikiran Islam dan Filsafat, 15(1), 147–166. https://doi.org/10.22515/ajpif.v15i1.1102

Dwi Novianti, F., Dinata, F. R., & Putra, H. P. (2023). Strategi membentuk manusia berkarakter (Model pendidikan karakter holistik). Jurnal Al-Hikmah Way Kanan, 4, 14–24.

Fakhry, M. (1986). A history of Islamic philosophy (M. Kartanegara, Trans.). Pustaka Jata.

Fauzani, M. M. (2025). Konsep jiwa perspektif Ibnu Miskawaih. Jurnal Pemikiran Islam Mazalat, 6(2), 19–29. https://doi.org/10.64367/m-jpi.v6i2.26

Fitriyanto, A., & Mintarsih, A. S. (2025). Adab peserta didik terhadap pendidik dalam Kitab Ta‘līm al-Muta‘allim: Kajian aksiologis Ibn Miskawayh. JRTIE, 8(2), 201–227. https://doi.org/10.24260/jrtie.v8i2.4835

Hadariansyah, A. B. (2012). Pengantar filsafat Islam: Mengenal filosof-filosof Muslim dan filsafat mereka. Kafusari Press.

Hakim, A. (2014). Filsafat etika Ibn Miskawaih. Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin, 13(2), 135–143.

Hamim, N. (2014). Pendidikan akhlak: Komparasi konsep pendidikan Ibnu Miskawaih dan Al-Ghazali. Ulumuna, 18(1), 21–40.

Hanifah, N., Soleh, A. K., & Bastomi, R. (2025). Analisis komparasi etika Islam Ibnu Miskawaih dan modifikasi perilaku dalam psikologi Barat. Tasfiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 9(1), 123–147.

Hanifah, S., & Bakar, M. Y. A. (2024). Konsep pendidikan karakter dalam pemikiran Ibnu Miskawaih: Implementasi pada pendidikan modern. Journal of Education Research, 5(4), 5989–6000. https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.1831

Iqbal, M. (2023). Upaya guru pendidikan agama Islam dalam membentuk akhlak siswa. SURAU: Journal of Islamic Education, 1(2), 190–202. https://doi.org/10.30983/surau.v1i2.7437

Kartanegara, M. (2003). Menyibak tirai kejahilan: Pengantar epistemologi Islam. Mizan.

Khodijah, I. S., Khodijah, A., Adawiyah, N., & Tabroni, I. (2021). Tantangan pendidikan karakter di era digital. Lebah, 15(1), 23–32.

Leaman, O. (2002). An introduction to classical Islamic philosophy. Cambridge University Press.

Maghfiroh, M. (2016). Pendidikan akhlak menurut Kitab Tahzib al-Akhlaq karya Ibnu Miskawaih. TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 206–218. https://doi.org/10.19105/tjpi.v11i2.1169

Miskawayh, I. (2011). Tahdzib al-akhlaq wa tathir al-a‘raq. Mansyurot al-Jamal.

Miswar, M. (2020). Konsep pendidikan akhlak menurut Ibnu Miskawaih. Al-Fikru: Jurnal Ilmiah, 14(1), 13–21. https://doi.org/10.51672/alfikru.v14i1.32

Muhsin, L. (2005). Para filosof: Sebelum dan sesudah Mulla Shadra. Al-Huda.

Putri, E. W. (2019). Comparative study of classical Greek ethics and Islamic ethics. Ulumuna Journal of Islamic Studies, 23(1), 90–112. https://doi.org/10.20414/ujis.v23i1.346

Retno, L. (2025.). Kasus kekerasan di sekolah melonjak dua kali lipat, FGSI: 358 korban sepanjang 2025. Tempo.

Santalia, I., & Awal. (2023). Pemikiran etika Ibnu Miskawaih.

Subekti, F. R., & Wibowo, T. A. (2025). The phenomenon of dancing in sholawat assemblies viewed from the moral perspectives of Ibnu Miskawaih and Jean-Paul Sartre.

Downloads

Published

2026-01-31