Transformasi Industri Perak Kotagede: Faktor Perubahan Produksi dan Keberlangsungan Usaha Pengrajin

Authors

  • Afiv Helwabima Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
  • Fitri Nur Fadlilah Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
  • Khoirul Fikri Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
  • Mawarsari Mawarsari Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
  • Natasya Vaninda Febiasari Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
  • Nanda Fitri Novianti Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
  • Nastiti Mufidah Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

DOI:

https://doi.org/10.57218/jupeis.Vol5.Iss3.2816

Keywords:

Dampak, Industri perak, Perubahan, Tantangan

Abstract

Industri kerajinan perak di Kotagede Yogyakarta, mengalami perubahan akibat globalisasi, perkembangan teknologi, dan dinamika pasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab perubahan, bentuk transformasi produksi, serta dampaknya terhadap keberlangsungan usaha pengrajin. Metode yang digunakan adalah Kualitatif dengan pendekatan Deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Lokasi penelitian berada di kawasan Kotagede, Yogyakarta, dengan empat informan yang terdiri dari pengrajin perak dan pemilik usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi industri terjadi pada aspek desain produk, penggunaan teknologi, dan sistem pemasaran digital. Penggunaan mesin modern mampu meningkatkan efisiensi produksi dari sekitar 63,6% menjadi 72–76%. Selain itu, seluruh informan penelitian (100%) menyatakan bahwa pemanfaatan teknologi produksi dan pemasaran digital menjadi strategi utama dalam mempertahankan keberlangsungan usaha kerajinan perak di Kotagede. Selain itu, rendahnya penerus pengrajin menjadi tantangan utama. Untuk bertahan, pengrajin melakukan adaptasi melalui inovasi, pemanfaatan teknologi, dan menjaga kualitas produk. Keberlangsungan industri perak di Kotagede bergantung pada kemampuan adaptasi pengrajin terhadap perubahan tanpa meninggalkan nilai tradisional. Transformasi industri perak di Kotagede dipengaruhi oleh perubahan selera konsumen, teknologi, globalisasi, dan digitalisasi pemasaran yang berdampak pada menurunnya pendapatanKemampuan adaptasi pengrajin menjadi kunci untuk mempertahankan eksistensi industri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alvi Lufiani. (2018). Transformasi kriya dalam berbagai konteks budaya pada era industri kreatif. Jurnal Seni Rupa dan Desain, 21(2), 129–135. https://doi.org/10.24821/ars.v21i2.2889

Anastasia Pungkasisari, & Joko Herutomo. (2017). Pengaruh kecerdasan emosional, motivasi ekstrinsik, dan budaya organisasi terhadap kreativitas karyawan pada industri kerajinan perak di Kotagede Yogyakarta. Jurnal Manajemen, 7(1), 27–33. https://doi.org/10.26460/jm.v7i1.266

Anwar Prabu Mangkunegara. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Penerbit Remaja Rosdakarya.

Armiyati. (2014). Industri perak Kotagede Yogyakarta melawan badai krisis. Jurnal Sejarah dan Budaya, 8(2), 165–175.

Desi Ambarwati. (2016). Industri kerajinan perak di Kotagede Yogyakarta pada masa depresi ekonomi (Malaise) tahun 1929–1939. Mozaik: Jurnal Sejarah Indonesia, 1(3).

Edi Sedyawati. (2010). Budaya Indonesia: Kajian arkeologi, seni, dan sejarah. Penerbit Raja Grafindo Persada.

Elizabeth Widya Nidianita, & Dewi Puspitasari. (2019). Peran kaum muda Kotagede: Konservasi dan regenerasi kelangsungan usaha kreatif perak. Jurnal Studi Pemuda, 6(2), 619–628. https://doi.org/10.22146/studipemudaugm.41394

Indriyanti, E., Efendi N. B., Fitriani, A., & Yasin, M. (2023). Transformasi industri dan pembangunan industri terhadap perekonomian. Jurnal Riset Ekonomi dan Akuntansi, 4(1), 88–97. https://doi.org/10.54066/jrea-itb.v4i1.967

Joko Subiharto. (2023). Contemporary craft art on jewelry: Case study of HS Silver Kotagede Company. Corak: Jurnal Seni Kriya, 11(2), 175–182. https://doi.org/10.24821/corak.v11i2.8505

Mares Pradana, Ary Mazharuddin Shiddiqi, & Bambang Triantoro. (2025). Transformasi digital dalam industri distribusi bahan bangunan. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 5(1), 250–263. https://doi.org/10.53866/jimi.v5i1.705

Riyadi, S. (2018). Strategi adaptasi pengrajin dalam mempertahankan keberlangsungan usaha kerajinan perak di Kotagede Yogyakarta. Jurnal Ekonomi Kreatif dan Industri Kecil, 4(1), 25–34.

Sa’diyah, H. (2024). Transformasi industri dengan teknologi 4.0: Revolusi digital di era modern. Maliki Interdisipliner Journal, 2(7), 353–358.

Sari, N. L. P. (2019). Perubahan preferensi konsumen terhadap produk kerajinan tradisional. Jurnal Ilmiah Ekonomi Kreatif, 5(2), 45–52.

Selo Soemardjan. (2009). Perubahan sosial di Yogyakarta. Penerbit Komunitas Bambu.

Sugiyono. (2024). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Cetakan ke-1). Penerbit Alfabeta.

Sutrisno, E. (2016). Manajemen sumber daya manusia. Penerbit Kencana.

Widyati. (2008). Studi mengenai perkembangan teknologi di sentra industri kerajinan perak Kotagede. Universitas Gadjah Mada.

Downloads

Published

2026-07-30