Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Jaringan Tumbuhan Di Kelas XI SMA Teladan Pematang Siantar

Authors

  • Donna Cicilia Pangaribuan Universitas HKBP Nommensen Pematang Siantar
  • Masni Veronika Situmorang Universitas HKBP Nommensen Pematang Siantar
  • Gunaria Siagian Universitas HKBP Nommensen Pematang Siantar

Keywords:

Pembelajaran berbasis masalah, Hasil belajar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa pada materi jaringan tumbuhan di kelas XI SMA Teladan Pematang Siantar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian Quasi eksperimen dengan rancangan non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas XI MIPA SMA Teladan Pematang Siantar. Teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan sampel kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Variabel penelitian ini meliputi variabel bebas yaitu model pembelajaran berbasis masalah dan variabel terikat yaitu hasil belajar. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes, Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda. Data hasil belajar dianalisis dengan uji Independent Sample T-test. Hasil Belajar peserta didik kelas eksperimen mencapai karakteristik baik dan kelas kontrol hanya mencapai pada karakteristik cukup. Mean post-test kelas eksperimen 83,1 dan mean post-test kelas kontrol 74,04. Hasil Uji Independent Sample t-test menunjukkan nilai thitung = 3.363 > ttabel = 1.989 yang berarti bahwa model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik, dan nilai Sig. (2-tailed) < 0,05 yaitu 0,001. Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akinoglu, O. and Tandogan, R.O. (2007) ‘The Effect of Problem Based Active Learning of Student’s Academic Achievement, Attitude and Concept Learning’, Eurasia Journal of Mathemathics, science & Technology Education, 3.

Amin, S. (2017) ‘Pengaruh Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Geografi’, Jurnal Pendidikan Geografi, Vol 4, pp. 2356–5225.

Arikunto, S. (2013) Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Edisi Revi. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Kusumawati, M.U. (2016) ‘Identifikasi Kesulitan Belajar Materi Struktur - Fungsi Jaringan Tumbuhan Pada Siswa Sma Negeri 3 Klaten Kelas Xi Semester 1 Tahun Ajaran 2015/2016’, Jurnal Pendidikan Biologi, Vol 5 No 7, pp. 19–26.

Rianti, L. and Nulhakim, L. (2017) ‘Pengaruh Model Student Facilitator And Explaining (Sfae) Terhadap Pemahaman Konsep Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran Ipa.’, JPSD, 3, pp. 64–73.

Solehah and Riyanto (2016) ‘Penerapan Metode Mind Mapping Dan Model Student Facilitator And Explaining (Sfae) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII Apada Materi Sistem Respirasi Di Smp Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang.’, JEMS (Jurnal Edukasi Matematika Dan Sains), 4(2), pp. 121–128.

Sufairoh (2016) ‘Pembelajaran Saintifik dan Kurikulum 2013’, Jurnal Pendidikan Profesional, Vol 5(3), pp. 116-125.

Sugiyono (2017) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Trianto (2009) Mendisain Model Pembelajaran Inovatif Progresif: Konsep Landasan dan Implementasinya Pada Kurikulum Satuan Tingkat Pendidikan. Surabaya: Media Group.

Downloads

Published

2022-11-19