Pengembangan Instrumen Penilaian Afektif Kemampuan Bernalar Kritis Peserta Didik Sekolah Menengah Atas
DOI:
https://doi.org/10.55784/jupeis.Vol1.Iss2.61Keywords:
Bernalar kritis, Penelitian dan pengembanganAbstract
Bernalar kritis merupakan kemampuan belajar yang harus diajarkan pada peserta didik karena kemampuan ini sangat diperlukan dalam kehidupan. Bernalar kritis sebagai suatu proses kompleks yang melibatkan penerimaan dan penguasaan data, analisis data, dan evaluasi data. Tujuan penelitian untuk mengetahui 1) inovasi indikator instrumen penilaian; 2) mengkaji proses pengembangan instrumen penilaian; 3) pembakuan instrumen penilaian dari uji validitas dan reliabilitas; 4) efektifitas penggunaan instrumen penilaian. Jenis penelitian ini penelitian dan pengembangan. Subjek siswa kelas XI di SMAN 5 Yogyakarta. Prosedur pengembangan instrumen yakni: model hipotetis; validasi ahli; revisi; uji keterbacaan; instrumen final; dan efektifitas implementasi instrumen final. Analisis meliputi: validitas ahli uji Aikens; uji reliabilitas Cronbach Alpha; validitas isi; validitas konkuren; dan validitas konstruk analisis faktor dengan teknik Principal Component Analysis. Hasil penelitian, 1) Indikator instrumen yaitu mencari informasi, menilai informasi, kesimpulan, dan keputusan; 2) Guru mengevaluasi peserta didik bersifat subyektifitas; 3) pembakuan instrumen pengukuran terdiri atas 4 indikator sebanyak 20 butir. Instrumen telah melalui tahapan pembakuan, persyaratan validitas dan reliabilitas, uji validitas konstruk, diperoleh 4 faktor yang terbentuk; 4) Rata-rata bernalar kritis siswa SMAN 5 Yogyakarta 62,82 dan mayoritas 167 siswa (74,2%) termasuk kategori sangat tinggi.
Downloads
References
Amalia, N.F. & Sulistianingsih, E. (2014). Pengembangan Instrumen Penilaian Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Asam Basa. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 8(2): 1380-89.
Ardiyanti, Y. (2016). Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Kunci Determinasi.Jurnal Pendidikan Indonesia, 5 (2), 193-202.
Asnani, Mislia, S. (n.d.). Implementasi Kebijakan Pendidikan Karakter Dalam Meminimalisasi Kenakalan Remaja. Jurusan Tarbiyah Prodi MPI Institut Agama Islam Negeri Bone, Carigading.
Dahliyana, A. (2017). Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah. JURNAL SOSIORELIGI, 15(1), 54–64.
Djemari Mardapi. (2012). Teknik Penyusunan Instrumen dan Nontes. Yogyakarta: Mitra Cendikia Offset.
Ejin, S. (2016). Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Terhadap Pemahaman Konsep dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SDN Jambu Hilir Baluti 2 Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Jurnal Pendidikan, 1(1). 65-71.
Firdaos, Y. dan R. (2017). Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Masyarakat pada Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 8(Ii), 267–279.
Kemendikbud. (2020). Pendidikan Karakter Wujudkan Pelajar Pancasila.Https://M.Antaranews.Com/Berita/1824776/Mendikbud-Pendidikan-Karakter-Wujudkan-Pelajar-Pancasila.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2020). Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Kemdikbud.
Khotimah, D. N. (2019). Implementasi Program Penguatan Pendidikan Karakter ( PPK ) Melalui Kegiatan 5s Di Sekolah Dasar. Inopendas Jurnal Ilmiah Kependidikan, 2(1), 28–31.
Lie, A. (2007). Cooperative Learning. Jakarta: Grasindo Lolonga.
Montessori, M. (2002). Pendidikan Kewarganegaraan dan Keterampilan Berpikir. Jurnal Demokrasi,1(1): 52-59.
Mulyono, D.d. (200). Pengukuran Dalam Bidang Pendidikan. Jakarta: Grasindo.
Nata, A. dan Sofyan, A. (2014). Pengembangan Desain Model Pembelajaran PAI Berbasis Barakter Mulia Yang Holistik, Humanis, Emansipatoris, Dan Efektif. Journal Of Education In Muslim Society (Tarbiya), 1 (1): 35-50.
Naziah, S.T, Maula, L.H, Sutisnawati, (2020). Analisis Keaktifan Belajar Siswa Selama Pembelajaran Daring Pada Masa Covid- 19 Di Sekolah Menengah Atas. Jurnal JPSD. 7(2). 109-120.
Nur Fidiyanti. (2017). Effect Of Implementation Of Cooperative Learning Model Make A Match Technique On Student Learning Motivation In Social Science Learning. International Journal Pedagogy of Social Studies,2(1),1-6.
Paul and Elder, The Miniature Guide to Critical Thinking Concepts and Tools, (Dillon Beach: Foundation for Critical Thinking Press, 2010).
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 22 Tahun 2016 Tentang Standar Proses.
Putri Rachmadyanti. (2017). Penguatan Pendidikan Karakter bagi Siswa Sekolah Dasar Melalui Kearifan Lokal. Jurnal JPSD, 3(2), 201–214.
Putria, H., Maula, L.H, Uswatun, D.A. (2020). Analisis Proses Pembelajaran Dalam Jaringan (Daring) Masa Pandemi Covid-19 Pada Guru Sekolah Menengah Atas Jurnal Basicedu, 4 (4). 861-872.
Rusman. (2010). Model-Model Pembelajaran. Bandung: Multi Mandiri Pers.Sani, R.A. (2013). Inovasi Pembelajaran. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Slam, Z. (2020). Implementasi Pembelajaran Jigsaw Untuk Meningkatkan Kolaborasi Peserta didik Melalui Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jurnal Civic Hukum, 5 (2): 125-135.
S.N.et al.(2016). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X-6 SMAN 1 Wawotobi Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Pada Materi Keseimbangan Lingkungan dan Perubahannya. Jurnal Ampibi, 1(1), 58-64.
Sukardi, M. (2012). Evaluasi Pendidikan. 1st ed. Jakarta: Bumi Aksara.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. 12th ed. Bandung: ALFABETA.
Widodo, H. (2019). Penguatan Pendidikan Karakter di SD Muhammadiyah Macanan Sleman Yogyakarta. Jurnal:LENTERA PENDIDIKAN, 22(1), 40–51.
Widoyoko, E. P., (2016). Teknik Penyusunan Instrumen Penilaian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Winataputera dan Budimansyah. (2007). Civic Education. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Wulandari, D.T., Suyatna, A. & Rosidin, U. (2013). Pengembangan Lembar Penilaiaan Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis. Lampung: Journal Unila.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




