JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jp <p><strong>JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial</strong> memiliki e-ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220106091019230" target="_blank" rel="noopener">2809-7998</a> dan p-ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220106371039127" target="_blank" rel="noopener">2809-8005</a>, menerbitkan artikel ilmiah pendidikan dan ilmu sosial berdasarkan hasil penelitian dan hasil kajian pustaka. <strong>JUPEIS </strong>menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan maupun <em><a href="https://docs.google.com/document/d/1zsPNkI0fnIJmfBICvNA7wUAfk4wFqJae/edit?usp=sharing&amp;ouid=116803818225163091555&amp;rtpof=true&amp;sd=true" target="_blank" rel="noopener">template</a></em> yang sudah disediakan oleh pengelola. <strong>JUPEIS</strong> adalah jurnal <em>open access </em>yang dikelola Yayasan J<em>ompa Research and Development</em>. <strong>JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial</strong> <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/14367#!" target="_blank" rel="noopener">Terakreditasi SINTA 5,</a> sesuai SK Dirjen Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek Nomor: 10/C/C3/DT.05.00/2025. Terbit 4 kali setiap tahun pada bulan Januari, Maret, Juli, dan November</p> Jompa Research and Development en-US JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial 2809-8005 Efektivitas Pendampingan Guru PAI Mengembangkan Konten Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi di SDIT https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jp/article/view/3118 <p><em>Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas program pendampingan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan konten pembelajaran berbasis teknologi informasi di SDIT Sahabat Al-Qur'an. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest yang didukung data kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas 5 guru PAI yang mengikuti enam sesi pendampingan. Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, Paired Sample t-Test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor kompetensi guru meningkat dari 48,2 menjadi 84,6 dengan peningkatan 36,4 poin. Hasil Paired Sample t-Test menunjukkan nilai Sig. = 0,000 (p &lt; 0,05), sedangkan nilai N-Gain sebesar 0,72 termasuk kategori tinggi. Selain itu, tingkat partisipasi guru mencapai 96% dan seluruh peserta berhasil menghasilkan media pembelajaran digital berbasis Canva, Powtoon, Quizizz, serta RPP berbasis teknologi informasi. Temuan ini menunjukkan bahwa program pendampingan efektif meningkatkan kompetensi guru dan dapat menjadi strategi berkelanjutan untuk mendukung transformasi pembelajaran PAI di sekolah dasar</em><em>.</em></p> Chairul Huda Junaidi Junaidi Suerni Suerni Atika Sadariah Nasution Copyright (c) 2026 JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-25 2026-07-25 5 3 1 8 10.57218/jupeis.Vol5.Iss3.3118 Persepsi Dosen terhadap Penggunaan ChatGPT sebagai Asisten Virtual dalam Mendukung Pembelajaran https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jp/article/view/2763 <p><em>Perkembangan teknologi kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT, menghadirkan peluang sekaligus tantangan dalam pembelajaran di pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dosen terhadap penggunaan ChatGPT sebagai asisten virtual dalam mendukung pembelajaran di Fakultas Bahasa dan Budaya Universitas 17 Agustus 1945 Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif eksploratif melalui wawancara mendalam terhadap 10 dosen yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan makna utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen memiliki persepsi yang cenderung positif terhadap penggunaan ChatGPT, terutama dalam meningkatkan efisiensi, kreativitas, serta variasi metode pembelajaran. ChatGPT juga dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam penyusunan materi, pembuatan soal, dan penulisan akademik. Namun demikian, terdapat sejumlah tantangan yang menjadi perhatian, seperti potensi pelanggaran integritas akademik, ketergantungan mahasiswa, serta keakuratan informasi yang perlu diverifikasi. Oleh karena itu, penggunaan ChatGPT perlu diintegrasikan secara bijak dengan mempertimbangkan aspek pedagogis dan etika akademik agar dapat mendukung pembelajaran secara optimal</em><em>.</em></p> Sony Junaedi Dina Prasetyowati Copyright (c) 2026 JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-25 2026-07-25 5 3 9 19 10.57218/jupeis.Vol5.Iss3.2763 Transformasi Sungai Avour menjadi Sumber Irigasi Berkelanjutan di Desa Ganggangpanjang https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jp/article/view/2761 <p><em>Perubahan iklim meningkatkan kerentanan sektor pertanian, khususnya melalui ketidakpastian musim dan menurunnya ketersediaan air irigasi. Kondisi ini dialami petani di Desa Ganggangpanjang yang mengalami penurunan intensitas masa tanam dari tiga kali menjadi satu kali dalam setahun. Penelitian dilakukan di Desa Ganggangpanjang, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi pemanfaatan aset desa melalui integrasi pendekatan Sustainable Livelihood Approach (SLA) dan Asset-Based Community Development (ABCD) dalam penanganan permasalahan irigasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sungai Avour berhasil dioptimalkan sebagai sumber irigasi melalui sistem pompa dan jaringan pipa PVC berbasis partisipasi masyarakat. Intervensi ini meningkatkan efektivitas distribusi air, memperkuat kelembagaan kelompok tani, serta meningkatkan intensitas tanam dari satu kali menjadi tiga kali dalam setahun. Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi aset lokal melalui pendekatan SLA dan ABCD efektif dalam mendukung keberlanjutan penghidupan petani dan ketahanan pertanian</em><em>.</em></p> Arfindi Yunanda Santoso Isa Elfianto Adhelia Hasri Miracahyani Copyright (c) 2026 JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-25 2026-07-25 5 3 20 34 10.57218/jupeis.Vol5.Iss3.2761 Efektivitas Model Pendampingan BK3S dalam Pemberdayaan Lembaga Kesejahteraan Sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jp/article/view/2968 <p><em>Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model pendampingan yang dijalankan oleh Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Daerah Istimewa Yogyakarta dalam memberdayakan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, karena fenomena yang dikaji bersifat kontekstual dan memerlukan pemahaman mendalam. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 12 informan, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña serta diperkuat triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian membuktikan bahwa BK3S DIY menerapkan model pendampingan multidimensional melalui empat tahap, yaitu identifikasi kebutuhan, pelatihan dan pengembangan kapasitas, fasilitasi jaringan kerja sama, serta monitoring dan evaluasi partisipatif. Model ini terbukti efektif meningkatkan kapasitas manajerial, sumber daya manusia, kualitas program, dan jaringan kerja sama LKS, meskipun masih dihadapkan pada kendala keterbatasan sumber daya dan sistem evaluasi yang belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan sistem evaluasi berbasis indikator terukur dan peningkatan koordinasi lintas sektor sangat diperlukan untuk keberlanjutan program pendampingan LKS di masa mendatang</em><em>.</em></p> Rodi Komba Sebelom Kogoya Copyright (c) 2026 JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-25 2026-07-25 5 3 35 49 10.57218/jupeis.Vol5.Iss3.2968 Peran Fear of Missing Out dan Paparan Media terhadap Hubungan Parasosial: Studi Kuantitatif pada Penggemar JKT48 https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jp/article/view/3225 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) dan paparan media terhadap hubungan parasosial pada penggemar JKT48. Sebanyak 302 penggemar JKT48 berusia minimal 17 tahun, aktif menggunakan media sosial, dan memiliki ketertarikan terhadap JKT48 minimal tiga bulan, yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dilibatkan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner daring dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fear of Missing Out (FoMO) dan paparan media secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap hubungan parasosial pada penggemar JKT48, F(2,299) = 108,4, p &lt; 0,001, R² = 0,420. Temuan ini menunjukkan bahwa Fear of Missing Out (FoMO) dan paparan media secara bersama-sama menjelaskan 42,0% varians hubungan parasosial. Fear of Missing Out (FoMO) memberikan kontribusi yang lebih besar (β = 0,578) dibandingkan paparan media (β = 0,141) dalam memprediksi hubungan parasosial. Dengan demikian, semakin tinggi Fear of Missing Out (FoMO) dan paparan media yang dimiliki penggemar, semakin tinggi pula hubungan parasosial yang terbentuk dengan member JKT48. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris mengenai Fear of Missing Out (FoMO) dan paparan media dalam pembentukan hubungan parasosial pada penggemar JKT48. Secara praktis, temuan ini menegaskan pentingnya kesadaran penggemar untuk membatasi diri dalam mengikuti perkembangan idola secara berlebihan, serta tetap memprioritaskan tanggung jawab dan hubungan sosial di kehidupan nyata</em><em>.</em></p> Muhammad Ikbal Wahyu Sukron Ervah Ayu Ningtias Erik Erik Copyright (c) 2026 JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-25 2026-07-25 5 3 50 57 10.57218/jupeis.Vol5.Iss3.3225 Pengaruh Interaksi Petugas Pajak terhadap Kepercayaan dan Kepatuhan Wajib Pajak di Saumlaki https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jp/article/view/3222 <p><em>Penelitian ini bertujuan menganalisis interaksi petugas pajak dan wajib pajak serta pengaruhnya terhadap kepercayaan dan kepatuhan di Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan 7 informan yang terdiri atas tiga kategori, yaitu wajib pajak orang pribadi karyawan (3 orang), wajib pajak pelaku usaha/UMKM (2 orang), dan wajib pajak badan (2 orang), yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan komunikasi petugas pajak memengaruhi kenyamanan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan, tetapi belum mampu meningkatkan kepercayaan terhadap pemerintah yang tetap rendah akibat maraknya pemberitaan korupsi dan penyalahgunaan anggaran negara. Temuan utama mengungkapkan bahwa kepatuhan wajib pajak lebih didominasi oleh enforced compliance yang didorong oleh rasa takut terhadap sanksi dan risiko hukum, dibandingkan voluntary compliance yang bersumber dari kepercayaan sukarela terhadap otoritas pajak. Meskipun demikian, kesadaran wajib pajak akan pentingnya pajak bagi pembangunan negara tetap terjaga. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan transparansi penggunaan anggaran negara, penguatan pengawasan terhadap oknum petugas pajak, serta pendampingan intensif penggunaan sistem Coretax bagi wajib pajak</em><em>.</em></p> Aidit Diego Miru Norbertus Purnomolastu Copyright (c) 2026 JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-28 2026-07-28 5 3 58 71 10.57218/jupeis.Vol5.Iss3.3222 Peran Panglima Laot sebagai Agen Pengendalian Sosial terhadap Penggunaan Alat Tangkap Tidak Ramah Lingkungan di Gampong Ujong Drien https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jp/article/view/2792 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Panglima Laot dalam pengendalian penggunaan alat tangkap tidak ramah lingkungan di Gampong Ujong Drien. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan di tengah tekanan ekonomi dan perkembangan teknologi perikanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 6 orang yang terdiri atas Panglima Laot dan nelayan setempat. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat tangkap di Gampong Ujong Drien masih didominasi oleh alat tangkap tradisional yang relatif ramah lingkungan. Nelayan memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian ekosistem laut, meskipun dalam kondisi tertentu masih terdapat potensi penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan akibat tekanan ekonomi. Panglima Laot berperan sebagai agen pengendalian sosial melalui pendekatan preventif dan persuasif, seperti pemberian nasihat, musyawarah, serta pengawasan terhadap aktivitas nelayan. Mekanisme tersebut terbukti efektif dalam menciptakan kepatuhan tanpa menimbulkan konflik sosial. Namun, pengendalian penggunaan alat tangkap masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan alternatif alat tangkap, kondisi lingkungan, dan kebutuhan ekonomi nelayan. Penelitian ini mengimplikasikan pentingnya penguatan kelembagaan adat Panglima Laot dalam mendukung pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan berbasis masyarakat serta sebagai model pengendalian sosial dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir</em><em>.</em></p> Aldy Maulidi Fazillah Baihaqi Ahlun Nazar Susila Fitri Nisrina Nisrina Ulan Alwi Tio Rindu Sopar Sopar Copyright (c) 2026 JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-28 2026-07-28 5 3 72 84 10.57218/jupeis.Vol5.Iss3.2792 Pengetahuan dan Pemanfaatan Chat GPT dalam Pembelajaran: Studi Kasus Mahasiswa PJKR Universitas Insan Budi Utomo https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jp/article/view/3226 <p><em>Chat GPT merupakan kecerdasan buatan yang saat ini semakin populer dan dipakai diberbagai bidang, salah satunya di bidang pendidikan. Penelitian ini menganalis perilaku bagaimana pemanfaatan Chat GPT khususnya di kalangan mahasiswa PJKR Universitas Insan Budi Utomo. Penelitian ini menggunakan metode survei dimana data dikumpulkan untuk mengetahui sejauh mana mahasiswa menggunakan Chat GPT, selain itu juga menganalisis sejauh mana manfaat penggunaannya. Data dikumpulkan dari 250 mahasiswa PJKR angkatan 2024 melalui kuesioner dan wawancara mendalam. Data yang diperoleh akan dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas mahasiswa sebesar 74,9% mempunyai wawancara atau pengetahuan yang luas mengenai Chat GPT. Sebesar 62,4 % responden juga memakai atau menggunakan Chat GPT. Mereka menggunakan sebagai sumber informasi tambahan diberbagai konteks. Misalnya untuk tugas akademis, komunikasi interpersonal dan juga hiburan. Temuan juga didapatkan bahwa pola perilaku dalam pengguanaan Chat GPT beragam. Sebagian besar dari responden sebesar 78,4% menggunakan Chat GPT sebagai sumber referensi tugas kuliah dan informasi tambahan. Sebanyak 21,6% menggunakan Chat GPT sebagai alat bantu untuk menyelesaikan tugas-tugas kuliah mereka. Adapun implikasi sosial dari temuan ini adalah diperdebatkan dalam konteks evolusi teknologi komunikasi dan juga dampaknya terhadap bagaimana cara mahasiswa memperoleh, memproses dan berbagi informasi. Dalam penelitian ini mengkaji pentingnya mengetahui dan memahami bagaimana cara mahasiswa mengadopsi dan berinteraksi dengan teknologi seperti Chat GPT. Dengan adanya potensi implikasi bagi pendidikan diharapkan interaksi dan perkembangan teknologi lebih lanjut di masa mendatang</em><em>.</em></p> Praharisti Kurniasari Agusti Mardikaningsih Johan Dwi Pradifta Copyright (c) 2026 JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-28 2026-07-28 5 3 85 93 10.57218/jupeis.Vol5.Iss3.3226 Transformasi Motivasi dan Hasil Belajar Matematika melalui Penguatan Positif (Reward): Kajian Literatur https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jp/article/view/3125 <p><em>Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya motivasi belajar, kurangnya disiplin, dan kecemasan siswa terhadap materi yang bersifat abstrak. Meskipun berbagai penelitian telah mengkaji efektivitas reward dalam pembelajaran matematika, hasilnya masih tersebar pada berbagai konteks, metode, dan bentuk penghargaan sehingga belum memberikan gambaran yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan menyintesis temuan empiris mengenai bentuk reward, dampaknya terhadap motivasi dan hasil belajar matematika, serta implikasi penerapannya di sekolah dasar. Kebaruan penelitian terletak pada sintesis komprehensif berbagai desain penelitian untuk memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai implementasi reward. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data berupa 12 artikel ilmiah yang diterbitkan pada periode 2022–2026 dan dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kesesuaian topik, jenjang sekolah dasar, serta kriteria inklusi. Data dianalisis menggunakan content analysis melalui tahapan identifikasi, reduksi, komparasi, dan sintesis. Hasil kajian menunjukkan bahwa bentuk reward meliputi penguatan verbal, penghargaan simbolis, hadiah material, dan kombinasi reward dengan strategi pembelajaran. Penerapan reward terbukti meningkatkan motivasi, disiplin, efikasi diri, minat belajar, dan hasil belajar matematika siswa. Efektivitas reward dipengaruhi oleh jenis penghargaan, karakteristik siswa, serta cara guru mengimplementasikannya dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reward merupakan strategi penguatan positif yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar apabila diterapkan secara proporsional dan berorientasi pada proses belajar. Temuan ini dapat menjadi referensi bagi guru dalam merancang sistem penghargaan yang mendukung motivasi intrinsik siswa serta bagi peneliti dalam mengembangkan kajian tentang strategi penguatan positif dalam pembelajaran matematika.</em></p> Rif'atul Ajizah Rika Rahayu Muhammad Tohir Mastika Mastika Copyright (c) 2026 JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-28 2026-07-28 5 3 94 105 10.57218/jupeis.Vol5.Iss3.3125 Peran Media Pembelajaran Digital dalam Meningkatkan Minat Belajar Matematika Siswa Kelas VI: Studi Kualitatif di Sekolah Dasar https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jp/article/view/3122 <p><em>Rendahnya minat belajar matematika di tingkat sekolah dasar kerap dikaitkan dengan karakteristik materi yang bersifat abstrak serta penerapan strategi pembelajaran yang kurang bervariasi. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya keterlibatan dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran media pembelajaran digital dalam meningkatkan minat belajar matematika siswa kelas VI sekaligus memperkuat kompetensi abad ke-21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di salah satu Madrasah Ibtidaiyah Cawang, Jakarta Timur. Informan penelitian berjumlah 6 orang, 2 orang guru kelas VI dan 4 orang siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan keterlibatan langsung mereka dalam pembelajaran matematika berbasis media digital. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Adapun media pembelajaran digital yang digunakan mencakup canva dan video pembelajaran. </em><em>Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran digital berkontribusi positif terhadap peningkatan perhatian, keaktifan, dan antusiasme siswa dalam pembelajaran matematika. Media digital juga membantu siswa memahami konsep matematika yang abstrak melalui penyajian visual yang lebih konkret dan interaktif. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran digital yang dirancang secara sistematis berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar</em><em>.</em></p> Muthia Khansa Fazzahra Ima Mulyawati Alexandra Fitrianov Novanita Whindi Arini Copyright (c) 2026 JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-28 2026-07-28 5 3 106 113 10.57218/jupeis.Vol5.Iss3.3122 Transformasi Industri Perak Kotagede: Faktor Perubahan Produksi dan Keberlangsungan Usaha Pengrajin https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jp/article/view/2816 <p><em>Industri kerajinan perak di Kotagede Yogyakarta, mengalami perubahan akibat globalisasi, perkembangan teknologi, dan dinamika pasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab perubahan, bentuk transformasi produksi, serta dampaknya terhadap keberlangsungan usaha pengrajin. Metode yang digunakan adalah Kualitatif dengan pendekatan Deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Lokasi penelitian berada di kawasan Kotagede, Yogyakarta, dengan empat informan yang terdiri dari pengrajin perak dan pemilik usaha. </em><em>Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi industri terjadi pada aspek desain produk, penggunaan teknologi, dan sistem pemasaran digital. Penggunaan mesin modern mampu meningkatkan efisiensi produksi dari sekitar 63,6% menjadi 72–76%. Selain itu, seluruh informan penelitian (100%) menyatakan bahwa pemanfaatan teknologi produksi dan pemasaran digital menjadi strategi utama dalam mempertahankan keberlangsungan usaha kerajinan perak di Kotagede</em><em>. Selain itu, rendahnya penerus pengrajin menjadi tantangan utama. Untuk bertahan, pengrajin melakukan adaptasi melalui inovasi, pemanfaatan teknologi, dan menjaga kualitas produk. Keberlangsungan industri perak di Kotagede bergantung pada kemampuan adaptasi pengrajin terhadap perubahan tanpa meninggalkan nilai tradisional. Transformasi industri perak di Kotagede dipengaruhi oleh perubahan selera konsumen, teknologi, globalisasi, dan digitalisasi pemasaran yang berdampak pada menurunnya pendapatanKemampuan adaptasi pengrajin menjadi kunci untuk mempertahankan eksistensi industri</em><em>.</em></p> Afiv Helwabima Fitri Nur Fadlilah Khoirul Fikri Mawarsari Mawarsari Natasya Vaninda Febiasari Nanda Fitri Novianti Nastiti Mufidah Copyright (c) 2026 JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-30 2026-07-30 5 3 114 124 10.57218/jupeis.Vol5.Iss3.2816 Analisis Persepsi Siswa Kelas X-1 terhadap Pengelolaan Sampah di SMA Negeri 1 Baros https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jp/article/view/3019 <p><em>Sampah merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang dapat memengaruhi kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah di SMA Negeri 1 Baros. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 31 siswa kelas X-1 yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket yang terdiri atas 15 butir pernyataan dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan persentase pada setiap indikator. Hasil persentase kemudian diinterpretasikan berdasarkan kategori yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah di SMA Negeri 1 Baros secara garis besar berada pada kategori baik. Ketersediaan sarana dan pengelolaan sampah memperoleh nilai tertinggi, sedangkan kondisi kebersihan lingkungan sekolah dan perilaku warga sekolah masih memerlukan peningkatan. Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi dan refleksi bagi sekolah dalam meningkatkan pengelolaan sampah melalui penguatan</em><em>.</em></p> Muhamad Nazibullah Laila Rahma Susanto Nasywaa Zakiyyah Komala Amelia Nopa Septiani Copyright (c) 2026 JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-30 2026-07-30 5 3 125 134 10.57218/jupeis.Vol5.Iss3.3019 Pengaruh Kemampuan Bahasa Asing terhadap Keberhasilan Personel Kontingen Garuda dalam Operasi Perdamaian https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jp/article/view/3077 <p><em>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemampuan bahasa asing terhadap keberhasilan pelaksanaan tugas personel Kontingen Garuda dalam operasi pemeliharaan perdamaian PBB serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan tersebut. Penelitian menggunakan metode mixed methods dengan desain sequential explanatory. Data kuantitatif diperoleh dari 500 personel Kontingen Garuda, sedangkan data kualitatif diperoleh dari empat informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman dan kemampuan penyampaian bahasa asing berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan pelaksanaan tugas, baik secara parsial maupun simultan. Selain itu, kemampuan bahasa asing dipengaruhi oleh seleksi awal, pelatihan pra-tugas, pengalaman lapangan, penggunaan bahasa lokal, dukungan organisasi, dan strategi adaptasi komunikasi interkultural. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan bahasa asing merupakan kompetensi strategis yang perlu diperkuat melalui pembinaan berkelanjutan untuk mendukung efektivitas tugas personel Kontingen Garuda di daerah misi</em><em>.</em></p> Togap Siburian Indra Kristian Budhi Achmadi Copyright (c) 2026 JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-30 2026-07-30 5 3 135 144 10.57218/jupeis.Vol5.Iss3.3077 Efektivitas Model Pembelajaran Guided Inquiry terhadap Pemahaman Konsep Globalisasi Siswa Kelas VIII di SMPN 20 Surabaya https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jp/article/view/2919 <p><em>Pemahaman konsep globalisasi merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), namun masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menghubungkan konsep tersebut dengan fenomena kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran guided inquiry terhadap pemahaman konsep globalisasi siswa kelas VIII SMPN 20 Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 62 siswa yang terdiri atas 31 siswa kelas eksperimen dan 31 siswa kelas kontrol, dipilih menggunakan teknik cluster purposive sampling. Instrumen penelitian berupa 20 soal pilihan ganda yang mengukur indikator pemahaman konsep globalisasi, meliputi kemampuan menjelaskan konsep, mengidentifikasi bentuk dan karakteristik globalisasi, menganalisis dampak globalisasi, serta menerapkan konsep dalam konteks kehidupan sehari-hari. Instrumen telah memenuhi kriteria validitas dan memiliki reliabilitas yang sangat baik dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,880. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran guided inquiry secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep globalisasi dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Temuan ini menunjukkan bahwa guided inquiry merupakan model pembelajaran yang efektif dalam membantu siswa membangun pemahaman konseptual secara lebih aktif, kritis, dan kontekstual sehingga layak dipertimbangkan sebagai alternatif pembelajaran IPS pada materi globalisasi</em><em>.</em></p> Aninda Najma Agustina Silvi Nur Afifah Copyright (c) 2026 JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 3 145 152 10.57218/jupeis.Vol5.Iss3.2919 Learning Environment Perceptions, Motivation, and Academic Performance among Nursing Students: A Cross-Sectional Study https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jp/article/view/3093 <p><em>Motivation plays an important role in nursing students’ academic success; however, its relationship with the learning environment remains complex. This study examined the relationships among nursing students’ perceptions of the learning environment, motivation to become a nurse, and grade point average (GPA). A cross-sectional study was conducted among 143 nursing students using questionnaires to assess perceptions of the learning environment and motivation, along with documented GPA records. Multiple linear regression analysis was performed. Students’ perceptions of the learning environment explained 37.8% of the variance in motivation to become a nurse (R² = 0.378, p &lt; 0.001), although perceptions of lecturers showed the largest regression coefficient, the association was not statistically significant(p = 0.052). Motivation to become a nurse significantly predicted GPA (R² = 0.116, p &lt; 0.001), while perceptions of the learning environment were not directly associated with GPA. These findings suggest that motivation may play an important role in linking students’ learning environment perceptions with academic performance. The results highlight</em><em>.</em></p> Rezki Yeti Yusra Mutiara Pebriani Copyright (c) 2026 JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 3 153 160 10.57218/jupeis.Vol5.Iss3.3093 Analysis of University Students' Digital Literacy Based on Five Dimensions of Digital Competence https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jp/article/view/3163 <p><em>I</em><em>nformation in the digital space. Using a quantitative descriptive survey design, 30 active undergraduate students from various Indonesian universities were selected through purposive sampling. Data were collected via a 30-item questionnaire based on five digital literacy dimensions: information access, information management and processing, digital communication and collaboration, digital security and privacy, and critical thinking and digital ethics, measured on a five-point Likert scale. Validity testing using corrected item-total correlation showed all items exceeded the 0.30 threshold, while reliability testing yielded a Cronbach's Alpha of 0.968, indicating excellent internal consistency. Descriptive statistics (mean scores and percentages) revealed that students' digital literacy generally falls into the high to very high category. The highest grand means were found in digital communication and collaboration (4.26) and digital security and privacy (4.26), both very high, followed by critical thinking and digital ethics (4.23). Information access (4.18) and information management and processing (4.15) fell into the high category. These findings indicate that while students are proficient in digital communication, collaboration, and security, further strengthening is needed in evaluating information credibility, using academic reference tools, and understanding copyright and data ethics</em><em>.</em></p> Auliya Rusmayanti Jun Anas'ash Ritonga Nezifa Qhayummi Zahra Mawaddah Rahmah Nurdalilah Nurdalilah Desniarti Desniarti Copyright (c) 2026 JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 3 161 170 10.57218/jupeis.Vol5.Iss3.3163